Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Mengatur Strategi dan Merasakan Kepala Ingin Hancur


__ADS_3

Apa yang Tu Long katakan memang benar adanya, ia sama sekali tidak membual atau sombong, itu karena semangat bertarungnya saat ini mulai bangkit. Terlebih ia juga tidak puas saat melawan Du Jian beberapa waktu lalu.


“Heng, jika mereka berani menyentuh keluargaku di klan, maka akan ku hancurkan Kekaisaran Qian Long dan Sekte Harimau Besi bersama dua orang dari Dinasty itu saat ini,” dengus Du Jian langsung bangkit.


“Dasar idiot, apa yang akan kau lakukan? Cepat duduk,” dengus Meng Chen langsung menarik Du Jian.


“Walau kau kuat, tidak mungkin kau bisa membunuh mereka semua di satu tempat, itu butuh waktu yang lama bagimu mendatangi mereka semua satu persatu,” sambung Meng Chen langsung membuat Du Jian tersadar.


Duan Du yang mendengar itu sedikit menyipitkan matanya, tak lama ia langsung tersenyum tipis. “Apa yang dia katakan benar, sekuat apapun kita, jika melawan banyak orang dan juga tidak mengenal situasi, itu malah akan membahayakan atau mengancam orang terdekat kita.” Sambung Duan Du.


“Bayangkan saja jika paman Jian mendatangi Kekaisaran Qian Long lalu membunuh mereka semua, dan beberapa pasukan Kekaisaran berhasil lolos darimu lalu memberitahu Sekte Harimau Besi, dan pada saat yang sama ada yang mengenalmu atau pernah melihatmu bersama seseorang, misalnya klan tempat anggota keluargamu berada.”


“Aku yakin mereka pasti akan langsung kesana untuk membalas dendam dan hanya menyisakan beberapa untuk di jadikan sandra hanya agar dapat membunuhmu.”


“Intinya, hanya mengandalkan kekuatan saja itu tidak akan berguna, bahkan jika kita kuat, tetap saja melawan seorang diri itu adalah kesalahan yang fatal, karena itu akan menambah banyak korban jiwa yang tidak kita harapkan, lantaran melakukan hal egios seorang diri.” Ucap Duan Du menjelaskan.


Pandangan Duan Du pun melirik Du Jian yang kini terdiam, lalu Duan Du beralih melirik Meng Chen, Tu Long, Han Liu, Qian Liyun dan terahir Xiu Bai.


Melihat Xiu Bai tetap tenang, Duan Du yakin jika kakaknya ini pasti sudah dapat menebak apa yang ia katakan.


“Untuk melawan mereka, tentunya yang kita butuh ada dua, pertama sebuah kelompok dan kerjasama yang dapat saling mempercayai satu sama lain,” ucap Duan Du.


“Sebuah kelompok ini sangatlah penting, karena dengan sebuah kelompok kita bisa saling mengandalkan dan saling melindungi punggung masing-masing, walau saat ini aku melihat jumlah kita hanya 6 orang, bisa di katakan ini sangatlah sedikit, tapi jika kita bisa bekerjasama dalam memahami peran masing-masing, aku rasa kita mampu mengatasi mereka dan mengurangi jumlah korban jiwa.” Sambung Duan Du terdiam sesaat sambil melirik yang lain.


“Lalu yang kedua adalah strategi, dengan menggunakan strategi, kita bisa mengecilkan kembali korban jiwa, dan setelah mengetahui kekuatan musuh, itu juga memudahkan kita mengatur rencana dan membagi kelompok untuk melawan mereka masing-masing.” Ucap Duan Du.

__ADS_1


Qian Liyun yang mendengar itu langsung mengangkat tangannya setuju. “Apa yang dia katakan benar. Kebetulan aku cukup mengetahui kekuatan Kekaisaran Qian Long, namun untuk Sekte Harimau Besi, aku tidak informasi pastinya.” Ucap Qian Liyun.


“Jika bisa, harus ada yang menyusup kesana untuk mengetahui jumlah kekuatan mereka, maka itu bisa memudahkan kita menyusun strategi melawan mereka.” Sambung Qian Liyun sambil melirik ke arah Xiu Bai, apakah ia akan setuju.


Bukan hanya Qian Liyun, semuanya juga melirik Xiu Bai saat ini.


“Hemm..!! Ada sedikit tambahan dari apa yang Liyun katakan tadi, tambahannya adalah menyusup dalam sekali jalan, lalu menghancurkan mereka setelah mengetahui kekuatan musuh.” Ucap Xiu Bai tersenyum tipis.


“Jadi siapa yang akan pergi di antara kalian berdua?” Tanya Xiu Bai melirik Duan Du dan Meng Chen.


Untuk Meng Chen, mungkin Xiu Bai sudah mengenal jelas keahliannya, tapi untuk Duan Du, ia belum mengenal jauh tentang keahliannya. Jadi ia sedikit berharap Duan Du yang mengambil tugas tersebut.


Dan benar saja apa yang Xiu Bai harapkan. Kini Duan Du dengan cepat mengangkat tangannya.


“Biar aku saja yang pergi, namun dengan siapa saja aku akan pergi?” Tanya Duan Du.


“Heh,, apa kau meremehkanku kak, walau aku masih terbilang lemah, jangan remehkan kecerdasanku ini, hanya dengan menggunakan kepalaku, aku yakin bisa menghancurkan satu sekte seorang diri dalam waktu satu tahun,” ucap Duan Du penuh keyakinan.


“Tapi karena kita di kejar waktu, tentunya aku butuh seseorang yang kuat dan benar-benar dapat menghancurkan sekte tersebut dalam sehari jika perlu. Namun tidak mungkin jika aku di temani satu orang saja,” sambung Duan Du.


Mata Meng Chen, Du Jian, Han Liu dan Qian Liyun seketika menyipit saat mendengar jika ucapan Duan Du terlihat di lebih-lebihkan.


Tentu saja mereka tak percaya jika hanya menggunakan kecerdasan saja mampu menghancurkan satu sekte dalam waktu satu tahun dan itu terbilang mustahil menurut mereka.


Sementara Tu Long tersenyum kecil, karena ia percaya akan ucapan keponakannya yang penuh dengan trik licik.

__ADS_1


Untuk Xiu Bai, saat melihat bola mata Duan Du, ia pun langsung membenarkan ucapan Duan Du.


“Hemm..!! Aku merekomendasikan paman Han Liu dan mereka bersepuluh untuk menemanimu, dan apapun yang kau perintahkan, mereka ber 10 akan melaksanakannya, asal jangan kau menyuruh mereka untuk meledakkan diri saja. Karena mereka anggota keluargaku, jika bisa kalian semua kembali dengan selamat,” ucap Xiu Bai melirik ke arah 10 anggota Iblis penghancur yang tiba-tiba muncul.


Lalu pandangan Xiu Bai mengarah ke Han Liu. “Apa paman Han Liu setuju dengan rekomen-”


“Hehe,, tentu saja aku setuju, terlebih lagi jika kau terlalu lama bersama mereka berdua, itu membuatku sedikit muak,” kekeh Han Liu secara blak-blakan mengejek Meng Chen dan Du Jian sambil mengangguk.


Blush..!!


“Dasar bocah palsu, apa kau ingin ku makan hidup-hidup hah,” teriak Du Jian melotot ke arah Han Liu.


Han Liu pun dengan santai mengalihkan pandangan sambil bersiul-siul, seolah tidak mendengar teriakan Du Jian.


Hal tersebut membuat wajah Du Jian terlihat benar-benar ingin meremas tubuh Han Liu.


“Cukup paman, kau ini setidaknya cobalah untuk menggunakan otakmu untuk berpikir, jangan hanya gunakan mulut dan otot saja.” Ucap Xiu Bai kini memijit keningnya saat melihat mereka sudah mulai ribut.


Jika Xiu Bai tidak menghentikannya langsung, ia yakin jika mereka ber 5 akan langsung adu mulut hingga beralih ke perkelahian yang menyebabkan tempat ini hancur. Bahkan tidak mungkin jika kota ini bisa selamat.


Karena Xiu Bai dapat melihat jika Tu Long dan Duan Du terlihat ingin memihak Han Liu dan tentunya Meng Chen pasti akan memihak Du Jian.


...


Melihat Du Jian kembali tenang, tapi terlihat masing melirik Han Liu dengan tatapan tajam tanpa mengatakan sesuatu. Xiu Bai pun sedikit merasa tenang.

__ADS_1


“Baiklah, jika begitu kalian langsung pergi sekarang saja, jika kalian masih di sini, aku yakin kota ini bakalan hancur tidak lama lagi,” ucap Xiu Bai melirik Duan Du dan Han Liu.


__ADS_2