
“Sial, apakah aku akan tertangkap,” gumam Ling Bai Xie terlihat tidak mampu bergerak karena tekanan yang berasal dari pusaran lubang hitam tersebut.
...
“Tidak,” seketika Du Jian, Meng Chen dan yang lainnya langsung berteriak saat melihat sebuah tangan yang sangat besar muncul dan hendak menangkap Ling Bai Xie.
Wuss wuss..!!
Dengan sekuat tenaga mereka semua menerjang ke arah pusaran lubang hitam.
Dret..!!
Bom..!!
Saat tangan tersebut hampir mencapai Ling Bai Xie, sebuah lesatan cahaya seketika datang dari tempat yang sangat jauh dan langsung menghancurkan tangan beserta pusaran lubang hitam.
“I..Ini,” gumam semua orang yang ingin membantu Ling Bai Xie, seketika membelalakkan mata mereka.
Pandangan mereka pun mengarah ke dari mana sinar cahaya berasal.
“Itu berasal dari Benua Naga,” ucap Du Jian.
“Apakah ada orang sekuat Penetua Agung berasal dari sana?” Sambung Meng Chen terlihat berpikir.
Kini, semua orang langsung bergumam dalam hati dan mencoba menebak siapakah yang membantu mereka.
Sementara Ling Bai Xie yang merasakan energi tersebut, kini hanya bisa tersenyum bahagia, karena ia tahu aura dari energi tersebut yang tak lain adalah milik ayahnya.
“Hem,, tapi kenapa ayah tidak langsung datang kesini menyelamatkan Xie'er?” Gumam Ling Bai Xie seketika cemberut.
“Awas saja, akan Xie'er adukan kepada nenek,” sambung Ling Bai Xie yang terlihat mengharapkan ayahnya datang kesini membantu. Bukannya membantu hanya dari kejauhan saja.
Tak lama setelah itu, Ling Bai Xie pun langsung mengajak semuanya kembali dan melupakan apa yang baru saja terjadi, agar mereka semua tidak shok.
***
Di tempat Xiu Bai, ia yang menjentikkan jari telunjuknya kini menatap ke arah dimana pusaran lubang hitam pertama kali muncul.
“Hemm..!! Dari energinya, itu adalah perbuatan pemimpin pertama Fraksi Perang Menara ayah,” ucap Bai Han melalui telepati.
Bai Han tentu dapat merasakannya juga, walau jaraknya sangat jauh, ia merasakannya dari adiknya yang sedang dalam bahaya.
“Apa ibu perlu mengejar orang yang mengejar cucu nenek?” Tanya Hua Qian terlihat sedikit memasang wajah mengerikan saat tahu jika ada orang yang menyerang cucu perempuan satu-satunya.
Pandangannya terlihat mengarah ke putranya Xiu Bai saat ini.
Xiu Bai yang merasakan tatapan mengerikan ibunya langsung menggelengkan kepalanya.
“Sudah ada yang mengejarnya Bu, Ibu pasti sudah tahu siapa orangnya,” jawab Xiu Bai terlihat tersenyum hangat. Namun di balik senyumnya, Xiu Bai sedikit merinding saat melihat ekspresi neneknya yang terlihat sangat ingin memanjakan cucunya, itu karena hanya Xie'er satu-satunya cucu wanita.
Mendengar itu, Huan Qian pun sedikit lega karena ia tentu yang putranya maksud adalah ibu mertuanya, Xiu Mu Lian.
***
Wuss..!! Wuss..!!
Di ruang hampa, kini terlihat Xiu Mu Lian yang asli bersama Xiu Lou terlihat melesat mengejar 3 sosok yang telah berubah menjadi Siluman.
“Sial, aku tak menyangka jika target kita adalah orang yang sosok terkuat klan Asura sangat lindungi,” umpat sosok berjubah hitam kini mengutuk dirinya yang ceroboh.
__ADS_1
Wung..!!
“Menghindar,” teriak sosok berjubah hitam langsung melempar dirinya ke arah kanan.
Duar..!!
Arrghh..!!
Terlihat sosok berjubah kuning dan biru terlempar karena terlambat menghindari serangan yang sangat mengerikan berasal dari belakang mereka.
Dret..!!
Saat kedua pemimpin pertama Fraksi Menara yang terlempar tadi hendak bangkit dan kembali melarikan diri. Terlihat Xiu Lou muncul dengan wajah yang sangat mengerikan.
Wung..!!
Bom bom bom..!!
Seketika ledakan dahsyat langsung muncul di sekeliling kedua pemimpin Fraksi tersebut.
Mereka yang akan melarikan diri tentu ketakutan setengah mati saat merasakan serangan yang di sengaja di tidak arahkan ke mereka.
“Si..Sial, jika aku di suruh memilih, lebih baik aku memilih mati di bunuh melawan pemuda yang beberapa waktu lalu menyerangku, dari pada dia,” umpat pemimpin berjubah kuning langsung mengumpat dalam hatinya.
Dret..!!
Argh..!!
Tak lama setelah bergumam, Xiu Lou muncul dan langsung mencekik leher pemimpin pertama Fraksi Informasi.
“Berani sekali kau merencanakan dan menyerang cucu ku, akan ku buat kau menderita selamanya,” raung Xiu Lou.
Dret..!! Krak krak..!!
Pemimpin pertama berjubah kuning seketika berteriak kesakitan.
Glek..!!
Melihat rekannya yang kesakitan seakan mau mati, tapi tidak di izinkan mati, pemimpin pertama fraksi strategi langsung menelan ludah.
Ia terlihat berusaha lepas dari jeratan energi milik Xiu Lou saat ini, tapi sekuat apapun ia berusaha, ia tidak mampu. Malah semakin ia berusaha, semakin kuat ikatan yang menjeratnya.
Argh..!!
Jlep..!!
Setelah selesai menyimpan Xiu Lou di dalam Cincin Dimensi tempat penyiksaannya, kini Xiu Lou menatap ke arah pemimpin fraksi berjubah Biru.
“Selanjutnya kau sialan,” ucap Xiu Lou dengan nada dingin.
Glek..!!
Dret..!!
Argh..!!
Tepat setelah pemimpin pertama Fraksi berjubah Biru selesai menelan ludahnya, ia pun langsung tak bisa bernafas saat lehernya di cekik.
Bersamaan dengan itu, ia merasakan energi mengerikan masuk dan langsung menyayat-nyayat jiwanya.
__ADS_1
Arggghhh..!!
“A...Ampuni, ampu-”
Jlep..!!
Tanpa memberikan kesempatan untuk bicara, Xiu Lou langsung memasukkan pemimpin pertama fraksi berjubah Biru ke dalam Cincin Dimensinya.
“Akan ku buat kalian merasakan penderitaan yang melebihi Alam Neraka nanti,” gumam Xiu Lou dalam hati.
Setelah itu, pandangan Xiu Lou pun melirik ke arah Ibunya yang kini sedang menyiksa pemimpin pertama berjubah hitam.
...
Dret..!!
Crash..!!
Bom bom bom..!!
Terlihat ribuan benang energi menyanyat-nyayat tubuh pemimpin pertama berjubah hitam dan setelah itu, tubuhnya langsung meledak.
Setelah itu, dalam sekejap tubuhnya kembali utuh, lalu ribuan benang energi kembali menyayat-nyayatnya. Itu terus menerus terjadi.
Tak puas akan penyiksaan yang Xiu Mu Lian berikan, kini terlihat Xiu Mu Lian memegang kepala musuh yang telah menyerang Cicitnya.
Dret..!!
Argh..!!
Jiwa pemimpin berjubah hitam seketika terangkat.
Tepat saat pandangan jiwa pemimpin berjubah hitam mengarah ke Xiu Mu Lian. Ia pun langsung membeku saat melihat seringai Xiu Mu Lian.
“A..Ampu-”
Blush..!!
Arrrgghh...!!
“Siapa yang ingin mengampuni parasit seperti dirimu,” dengus Xiu Mu Lian sambil melirik ke arah tubuh kosong milik pemimpin pertama berjubah hitam.
Bom..!!
Tanpa basa basi Xiu Mu Lian langsung meledakkan tubuh tersebut, karena itu sudah tidak berguna baginya.
“Ayo Lou'er, kita kembali,” ajak Xiu Mu Lian kini melirik ke arah Xiu Lou yang mendekatinya.
Pandangan Xiu Lou pun melirik ke arah jiwa orang yang ingin menangkap cucunya. Terlihat kini pemimpin berjubah hitam jiwanya di ikat oleh rantai jiwa di lehernya, layaknya sebuah Binatang Buas.
“Apa Lou'er perlu menghapus jejak kita Bu?” Tanya Xiu Lou.
“Tidak perlu, biarkan mereka tahu jika kita sudah tidak lembek seperti dulu lagi,” jawab Xiu Mu Lian terdengar dingin.
“Setelah Bai'er kembali bersama Ibunya, kita akan langsung mendiskusikan rencana jika kita yang akan lebih dulu menyerang semua cabang Organisasi Menara, bersamaan dengan itu, aku juga berinisiatif langsung menyerang markas pusat mereka nanti,” sambung Xiu Mu Lian.
Mendengar itu, wajah Xiu Lou seketika menjadi berapi-api, karena inilah yang ia tunggu-tunggu selama ribuan bahkan puluhan ribu tahun. Yaitu menyerang markas pusat Organisasi Menara.
“Ayo,” ajak Xiu Mu lian langsung melesat pergi menuju klan Asura.
__ADS_1
Dret..!!
Wuss wuss..!!