Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Pembantaian Sepihak Feng Liu


__ADS_3

“Percuma saja kalian melarikan diri, jadi jika kalian sayang nyawa, maka patuhlah. Apa kalian mengerti,” ucap Bai Chu Ye dengan nada datar sembari menatap ke arah pemimpin lantai 90 dan 50.


Glek..!!


Pemimpin lantai 90 dan 50 langsung mengangguk serempak di sertai tubuh bergetar hebat.


“Baiklah langsung saja ke pertanyaan pertama, sudah berapa lama Penjaga Gerbang ke 3 datang di Dimensi?” Tanya Bai Chu Ye datar.


“3700 tahun,” jawab keduanya serempak.


Bersamaan dengan itu, terlihat jelas sebilah energi melesat ke arah pemimpin lantai 50.


Crash..!! Arghh..!!


“Kau terlambat setengah detik, dan sesuai apa yang aku katakan tadi, salah satu dari kalian hidup jika menjawab pertanyaanku.” Ucap Bai Chu Ye datar.


Glek.!!


Pemimpin lantai 50 seketika bergetar ketakutan, bukan hanya dia saja, melainkan pemimpin lantai 90 pun ikut ketakutan.


Mereka juga paham arti ucapan Bai Chu Ye, yaitu jika terlambat menjawab, mereka akan langsung di serang. Dan itu sama saja dengan kedua dari mereka akan mati.


Karena tidak mungkin salah satu dari mereka selalu menjawab lebih cepat.


“Si..Sialan, kenapa aku berahir di tangan seorang Iblis,” umpat kedua pemimpin dalam hati.


***


Sementara di tempat Han Xian, terlihat Han Xian baru saja selesai membunuh pemimpin lantai 10 dan 20.


Pandangan Han Xian pun melirik ke arah Bai Chu Ye.


“Huuf,, aku tak menduga jika Tuan muda Ye akan sekuat ini,” gumam Han Xian semakin kagum akan kehebatan Bai Chu Ye.


“Tapi itu tidak heran, karena Ayah saja sudah semengerikan itu, maka putranya pasti akan ikut mengerikan.” Sambung Han Xian dan langsung memejamkan matanya untuk memulihkan energinya yang terkuras habis.


***

__ADS_1


Di tempat Feng Liu.


Feng Liu juga terlihat baru saja selesai membunuh penjaga gerbang ke 9.


Huh huh..!!


“Aku tak menyangka akan bisa membunuhnya jauh lebih cepat, padahal aku mengira akan butuh waktu lama bagiku untuk membunuhnya,” gumam Feng Liu.


“Beruntung aku baru menemukan kelemahannya, jika tidak, pertarungan ini pasti masih berlanjut,” sambung Feng Liu dengan sedikit helaan nafas.


Yups..!!


Kelemahan yang Feng Liu maksud adalah hal yang sama seperti Bai Chu Ye lihat, yaitu musuh tidak bisa menguasai Hukum.


Pada saat Feng Liu melihat musuh tidak bisa menguasai Hukum. Feng Liu pun langsung memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mengkombinasikan dua Hukum. Yaitu Hukum Angin dan Ruang.


Dengan dua kombinasi tersebut, Feng Liu akhirnya bisa membunuh penjaga gerbang ke 9.


“Baiklah, aku tidak punya waktu untuk istirahat,” ucap Feng Liu melirik ke arah 4 penjaga lantai Menara Langit ke 10 yang kini terus bertahan dari gempuran 9 penjaga lantai musuh.


Dret..!! Wuss..!!


Dret..!! Slash..!!


Tepat setelah Feng Liu muncul di depan pemimpin lantai musuh yang terkuat, ia langsung mengayunkan kedua pedang yang ia gunakan sebagai senjata.


Crash crash..!!


Kepala dan pinggang musuh langsung terpotong rapi oleh Feng Liu.


Hal tersebut langsung membuat para pemimpin lantai musuh yang tadinya merasa di atas angin, seketika membeku di tempat.


Memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai celah besar, Feng Liu pun kembali menghilang dan muncul di depan musuhnya.


Slash..!! Crash crash..!!


Tidak berhenti sampai di sana, Feng Liu terus menghilang dan membantai ke 9 pemimpin lantai musuh dalam hitungan menit.

__ADS_1


Tap tap..!!


Woahh..!!


Tepat setelah Feng Liu muncul, ke 4 pemimpin lantai Menara Langit ke 10 langsung berteriak bahagia.


“Hidup pahlawan Liu.”


“Hidup pahlawan Liu.”


Feng Liu yang mendengar ke 4 teriakan pemimpin lantai layaknya anak kecil. Hanya bisa tersenyum kecil.


“Bahagianya nanti saja, kita harus ke tempat Naga Iblis, aku merasakan pertarungan masih terjadi di sana. Ayo kita bantu mereka.” Ajak Feng Liu.


Ke 4 pemimpin lantai menara langit ke 10 pun langsung mengangguk patuh layaknya anak kecil yang mengidolakan pujaannya.


Dret..!! Wuss wuss..!!


***


Wung..!!


Bam..!!


“Haha,, ada apa Naga Iblis? Apa hanya segini saja kemampuanmu,” ejek Penjaga gerbang ke 6 yang baru saja memukul mundur Naga Iblis.


Uhuk uhuk..!!


“Sialan, apa memang aku tidak bisa setara melawan penjaga gerbang?” Gumam Naga Iblis menyemprotkan darah dari mulutnya.


Wuss..!!


“Aku akui kau kuat, tapi kau tetap tidak sebanding denganku,” ucap penjaga gerbang ke 6 yang muncul di depan Naga Iblis.


Sebilah tombak terlihat terayun mengarah ke leher Naga Iblis.


Naga Iblis yang melihat serangan tersebut sangat dekat, seketika menggertakkan giginya, lantaran sadar tidak akan mampu menghindar tepat waktu.

__ADS_1


“Walau aku mati, setidaknya akan ku buat kau terluka parah,” teriak Naga Iblis mengayunkan tombaknya juga dan mengambil resiko lebih baik maju dari pada menghindar.


Slash..!! Slash..!! Trank..!!


__ADS_2