Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Melakukan Pembersihan Sekaligus Mengungkap Siapa Musuh


__ADS_3

“Adik sialan,” umpat Cen Tian dalam hati, dengan cepat Cen Tian melirik Bo Wuhan. “Ayo cepat kabur Wuhan, jangan sampai tertangkap dengan Iblis tua itu, jika kau tertangkap, kau akan di kuliti hidup-hidup,” teriak Cen Tian langsung melesat ke arah selatan.


Dret..!! Wuss wuss..!!


Saat Cen Tian melesat, terlihat Bo Wuhan hanya berdiri di tempatnya sembari mengeluarkan senyuman bahagia.


***


2 Jam telah berlalu.


Kini Cen Tian terlihat kakinya di ikat dan di gantung dengan cara terbalik di pintu gerbang Pusat kota wilayah kekuasaan Mo Meilin.


Beberapa penduduk kota yang berlalu lalang, sesekali melirik ke arah Cen Tian yang terus menerus berteriak untuk di lepaskan.


Tapi para penduduk tentu tidak peduli dan terus melangkah, seolah tidak menganggap Cen Tian ada di sana.


“Huhu,, sialan, ayolah lepaskan aku,” teriak Cen Tian memasang wajah cemberut ke setiap orang yang ia lihat.


“Nenek, ampuni aku, kali ini aku akan menjadi anak yang penurut,” tidak habis akal, Cen Tian kembali meneriaki Xiu Mo Lian agar di lepaskan.


...


Di aula kediaman Mo Meilin.


Xiu Bai bersama seluruh anggota keluarganya kini berkumpul bersama.

__ADS_1


Terlihat mereka sedang menikmati acara makan di sore hari.


“Ehem..!! Nenek, apa kau tidak melepaskan Tian gege?” Tanya Xiu Bai yang merasa sedikit iba.


“Huh,, biarkan saja dia di sana sampai besok, toh dia tidak akan jera jika di hukum seperti itu,” ucap Xiu Mo Lian terdengar kesal, lantaran saat mengejar Cen Tian, dia sudah di tipu sebanyak 2 kali.


Xiu Bai yang masih melihat neneknya kesal pun mengangguk santai. “Baiklah, terserah nenek saja, asal jangan berlebihan saja.” Ucap Xiu Bai dan kembali menyantap makanan yang ada di depannya.


...


Setelah menyelesaikan makannya, kini Xiu Bai langsung bangkit dan pamit membahas beberapa hal bersama para bawahannya.


Tap tap..!!


Duan Diyu yang masih mengecek beberapa laporan beberapa tahun terahir, atau selama Xiu Bai pergi pun melirik ke arah Xiu Bai.


“Masih tidak ada hal yang mencurigakan, benar kan Ye'er,” jawab Duan Diyu sambil melirik ke arah Bai Chu Ye yang ikut membantu.


Bai Chu Ye pun mengangguk.


“Dari semua data laporan yang di berikan bibi Meilin, sudah lebih dari setengah selesai di periksa ulang, semuanya tidak ada hal yang mencurigakan ayah,” ucap Bai Chu Ye dengan nada datar.


“Tunggu beberapa menit lagi, maka semua data akan selesai di periksa ulang.” Sambung Bai Chu Ye melirik ke arah ayahnya sesaat, lalu setelah itu ia kembali membaca laporan yang ada di depannya.


Apa yang Duan Diyu dan Bai Chu Ye periksa ulang adalah Data Laporan kejahatan yang ada di Benua Barat ini serta data setiap pengungsi yang datang ke sini dan berharap bisa hidup nyaman. Beberapa dari mereka berasal dari Benua Timur, tempat dimana para makhluk yang tercipta dari alam semesta berkuasa beberapa waktu lalu sebelum Xiu Bai menghancurkan mereka.

__ADS_1


...


Tap tap..!!


Kini Xiu Bai masuk ke ruangan sebelah, dimana Bai Han dan Duan Du berada.


“Apa ada hal yang mencurigakan?” Tanya Xiu Bai melirik Duan Du dan Bai Han.


“Hemm..!! Ada beberapa laporan dari para penjaga yang terlihat sedikit mencurigakan ayah, tapi Han'er belum bisa memastikan, jadi Han'er memilahnya lebih dulu dan berniat untuk mengeceknya nanti dengan lebih teliti.” Jawab Bai Han.


“Hem...!! Aku pun sama, aku merasa di antara para prajurit yang menjaga perbatasan Benua ini sedikit mencurigakan, aku merasa beberapa dari mereka memanipulasi laporan mereka. Karena saat aku bertanya kepada Ye'er tentang jumlah penduduk yang masuk ke kota Liwen, jumlahnya lebih banyak dari laporan yang di berikan oleh prajurit penjaga Benua.” Sambung Duan Du.


Perlu di ketahui, Kota Liwen ada di Benua Barat bagian Timur, dan setiap pengungsi yang masuk dari perbatasan Timur, mereka semua di haruskan untuk mengecek ulang di Kota Liwen, karena jika tidak, maka akan langsung di bunuh, lantaran di anggap penyusup.


Data setiap pengungsi akan kembali di data ulang di Kota Liwen ini, karena di Perbatasan Timur, ada 10 gerbang, jadi setiap pengungsi yang masuk dari gerbang berbeda akan membingungkan jika ada yang memiliki nama yang sama dengan wajah berbeda.


Lalu data yang di dapat dari Kota Liwen dan para penjaga perbatasan di kumpulkan ke tempat Istana Mo Meilin tinggal.


Di sana, data tersebut sengaja di pisah, dan kini Xiu Bai menyuruh putra dan adiknya mencocokkan kedua laporan tersebut, jika ada yang janggal, maka setiap yang bertugas akan di panggil dan di introgasi.


...


Kembali ke Xiu Bai.


“Bawa kemari laporan yang kalian kira mencurigakan, aku akan mengeceknya secara langsung siapa saja yang berjaga sesuai laporannya dan siapa saja nama pengungsi yang tidak di data saat di gerbang perbatasan.” Ucap Xiu Bai mengulurkan tangannya.

__ADS_1


__ADS_2