
Saat mereka ber 8 bentrok dengan musuh, ledakan besar kembali terdengar, yang membuat para penghuni Alam Celestial kini terlihat semakin ketakutan.
***
Di saat putra, adik, serta anggota keluarga Xiu Bai sedang bertarung melawan musuh untuk melindungi Alam Celestial.
Terlihat Xiu Bai dan Bai Chu Ye kini sedang asik menikmati pertunjukkan yang akan sebentar lagi di mulai.
Dan terlihat dari arah barat dari lokasi Xiu Bai, muncul sebuah portal, dimana dua sosok berkepala Harimau muncul.
Dret..!!
Tap tap..!!
“Auranya tidak jauh dari sekitar sini,” ucap Hu Lau sambil melirik Hu Lao.
Mendengar itu, Hu Lao pun langsung memejamkan matanya.
Blush..!!
Tak lama kemudian, matanya pun bersinar bewarna biru langit.
Saat ia melirik ke arah utara, ia pun melihat titik cahaya bewarna hitam pekat sedang mendekat ke arah mereka.
“I..Itu,” gumam Hu Lao.
“Dia adalah aura yang kita rasakan saat auranya meledak tadi,” ucap Hu Lao sambil melirik rekannya.
Wung..!!
Wuss wuss..!!
Bertepatan dengan selesainya Hu Lao memberitahu Hu Lau. Kini muncul Monster Penghancur tidak jauh dari tempat Hu Lao dan Hu Lau berdiri.
“Ka..Kalian,” ucap Monster Penghancur melirik ke arah Hu Lao dan Hu Lau.
Tak lama setelah melirik keduanya, pandangan Monster Penghancur pun teralih ke arah sosok yang paling ia benci.
“Keluar kau Zi Lang sialan, akan ku cabik-cabik tubuhmu itu,” teriak Monster Penghancur meraung ke arah ruang hampa yang sebenarnya adalah sebuah Ilusi.
Melihat tidak ada tanggapan, Monster Penghancur yang sudah tidak dapat menahan amarahnya pun langsung menggerakkan tangan kanannya.
Krak krak..!!
Duar..!!
Seketika area tempat Zi Lang bersembunyi langsung hancur.
Tap tap..!!
“Hoho,, aku tak menduga dengan melepaskanmu membuat seluruh rencanaku sia-sia untuk menikmati semua pertunjukan,” ucap Zi Lang terlihat memasang wajah senyum lebar di saat ia muncul.
Melihat Zi Lang muncul tanpa rasa takut, membuat Hu Lao dan Hu Lau saling memandang, karena mereka sadar jika Zi Lang adalah sosok seorang pengecut.
Sementara Monster Penghancur yang melihat Zi Lang tidak jauh di depan matanya, langsung menggerakkan tangan kanannya.
Wung..!!
Slash..!!
Tak lama sebilah energi langsung muncul tepat di depan Zi Lang.
__ADS_1
Zi Lang dengan santai mengayunkan tangan kirinya ke arah Hu Lao dan Hu Lau.
Dret..!!
Duar..!!
Ledakan besar pun tercipta setelah Zi Lang menepis serangan Monster Penghancur dan mengarahkannya ke arah Hu Lao dan Hu Lau.
“Hehe,, ke arah mana kau menyerang idiot, apakah kau ingin menyerang mereka berdua, jika begitu serang saja secara langsung. Tidak perlu berpura-pura menyerang ke arahku,” ejek Zi Lang sambil melirik ke arah Hu Lao dan Hu Lau.
Tahu jika dirinya sedang di provokasi, Hu Lao langsung memegang pundak Hu Lau.
“Jangan terpancing, ia memiliki rencana licik yang belum kita ketahui. Jika salah langkah, akan berakibat fatal bagi kita,” ucap Hu Lao melalui telepati.
Berbeda dengan Monster Penghancur, ia tidak peduli dengan Hu Lao dan Hu Lau, bahkan walau mereka berdua menyerangnya sekalipun ia tidak mempermasalahkannya.
Dret..!!
Wuss..!!
Monster Penghancur yang tidak tahan ingin membalas dendam, kini bergerak cepat ke arah Zi Lang.
“Akan ku buat kau membayar semuanya hari ini pengecut sialan,” teriak Monster Penghancur.
Wung..!!
Monster Penghancur pun langsung mengepalkan erat tangannya hingga muncul energi yang mirip air mengelilingi tangannya. Setelah itu, tangan monster penghancur terayun ke arah Zi Lang.
Zi Lang yang melihat Monster Penghancur muncul di depannya dalam sekejap langsung mengubah kedua tangannya ke bentuk aslinya.
Dret..!!
Saat kedua tangan Zi Lang membentuk kaki Serigala dan di selimuti oleh energi bewarna Ungu. Zi Lang pun langsung mengayunkan kedua tangannya secara bergantian.
Bam bam bam..!!
Terdengar suara tangan Zi Lang yang terayun seperti ledakan.
Sret sret..!!
Blush..!!
Saat Monster Penghancur menghindari serangan beruntun Zi Lang, dengan cepat Monster penghancur mengarahkan tinjunya di saat ia sudah berjarak 5 meter dari Zi Lang.
Duarr..!!
Ledakan hebat pun langsung mengguncang hampir seluruh Alam Celestial. Saking kuatnya ledakan dari bentrokan serangan mereka. Alam Celestial dimana Klan Asura tinggal pun ikut merasakan dampaknya.
Bahkan tempat Bai Han bersama anggota keluarganya yang sedang melakukan pertarungan pun langsung menghentikan pertarungan mereka lalu bertahan akibat dampak ledakan yang muncul tiba-tiba.
...
Kembali di tempat bentrokan.
Kini Zi Lang terlihat sedikit berantakan akibat serangan Monster Penghancur yang tidak setengah-setengah menyerang dirinya.
Tapi bukan hanya dirinya saja yang ikut terluka, Hu Lao dan Hu Lau juga ikut terluka karena mereka berdua ikut terkena bilah cakar yang telah Monster Penghancur hindari.
“Khehehe,, kini bukan hanya aku saja yang akan bertarung, melainkan kita berempat,” gumam Zi Lang yang terlihat tidak ingin terluka seorang diri. Ia juga berniat kabur pada waktu yang telah ia rencanakan nanti.
Blush blush..!!
__ADS_1
“Sialan, akan ku hancurkan kau,” teriak Hu Lau kini menunjuk ke arah monster penghancur. Ia menyalahkan monster penghancur karena ia yang memulai ini dan saat memulai, ia tidak memikirkan area sekitarnya, sehingga mereka ikut terkena dampaknya.
Berbeda dengan Hu Lao, ia kini menatap Zi Lang dengan tatapan ganas dan penuh amarah.
Dret..!! Dret..!! Dret..!!
Dalam sekejap keempatnya langsung menerjang satu sama lain.
Wung..!!
“Mati kau,” teriak Monster penghancur kini mengayunkan sebuah tombak energi ke arah Zi Lang.
Bersamaan dengan itu Hu Lau muncul di samping monster penghancur dengan tangan kanan sudah membentuk tangan cakar Harimau.
“Mati.” Teriak Hu Lau tak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang ada.
Wung..!!
...
Tidak mau kalah, Hu Lao juga muncul di samping Zi Lang dan melakukan serangan terkuatnya.
Kini tangan kanan Hu Lao membentuk cakar harimau yang jauh lebih besar dari Hu Lau.
Cakar kanan Hu Lao juga di selimuti oleh energi bewarna biru yang sangat menekan.
“Cakar Dewa Harimau,” teriak Hu Lao saat melihat celah.
Dret..!!
Crash...!!
Duaaar...!!
Seketika serangan Monster Penghancur yang akan mengenai Zi Lang langsung bentrok dengan serangan Hu Lao.
Sementara serangan Hu Lau terlihat bentrok dengan serangan diam-diam Zi Lang.
***
“Woaah..!! Ini baru tontonan menarik bukan Ye'er,” ucap Xiu Bai langsung bertepuk tangan bahagia.
Bai Chu Ye yang melihat pertarungan dahsyat mereka berempat, kini terlihat mengepalkan erat tangannya dan ingin sekali ia ikut berada di sana. Tapi sayangnya ia sadar jika pertarungan yang ada di depannya ini bukanlah batasannya.
Bruk bruk..!!
“Apa ayah pinjamkan energi ayah agar kau bisa ikut di sana?” Tanya Xiu Bai terlihat paham akan pancaran mata putranya.
Mendengar itu, dengan cepat Bai Chu Ye mengangguk. “Apakah bisa?” Tanya Bai Chu Ye.
“Tentu bisa, karena kau sudah bisa mengendalikan energi yang ayah berikan beberapa waktu lalu di saat kau melawan Monster Penghancur itu.” Ucap Xiu Bai mengangguk.
“Tapi satu hal yang ayah pesankan terhadapmu. Kau harus mampu membunuh salah satu dari mereka di saat kau menyerang, karena jika serangan penuhmu di hindari, maka akan berdampak besar bagi Alam Celestial ini jika lesatan energimu mengenai Alam Celestial ini.” Ucap Xiu Bai terdengar serius.
Mendengar itu, Bai Chu Ye seketika merenung, pandangannya pun mengarah ke Zi Lang. Karena tujuannya ingin ikut adalah membunuh Zi Lang seorang.
Mungkin jika Zi Lang mati, maka ketiga monster yang tersisa tidak akan melanjutkan pertarungan lagi. Itulah yang ada dalam benak Bai Chu Ye saat ini.
“Baiklah,” ucap Bai Chu Ye setelah seperkian detik berpikir.
“Jika begitu, pejamkan matamu Ye'er,” ucap Xiu Bai langsung tersenyum hangat.
__ADS_1
Blush..!!
Tanpa di ketahui oleh keempat monster yang sedang bertarung, akan ada sosok yang mengerikan sebentar lagi ikut mengacaukan pertarungan mereka.