
Xiu Bai dan yang lainnya tentu dapat mendengar itu, kini ia terlihat tersenyum tipis, entah apa yang ia rencanakan dengan sengaja menyuruh 10 bawahannya ikut muncul.
...
“Mengapa kau diam saja pak tua, cepat sajikan kami lalu antar kesana,” teriak Du Jian yang langsung menyadarkan pemilik kedai.
“Ba..Baik Tuan,” dengan cepat pemilik kedai menuju gudang penyimpanan arak.
Tap tap..!!
Tidak lama kemudian pemilik kedai muncul dengan beberapa pelayannya sambil membawa kendi berisi arak.
“I..Ini Tuan. Ji..Jika anda butuh sesuatu anda bisa memanggil saya,” ucap pemilik kedai sedikit terbata-bata lantaran gugup.
Mendengar itu, Du Jian langsung melirik ke arah Xiu Bai yang kini mengangguk ringan.
“Tuan mudaku membutuhkan informasi, jika ia puas dengan informasi yang kau berikan, maka kau akan kaya mendadak, jadi cepatlah kesana,” ucap Du Jian melalui telepati.
Pemilik kedai pun dengan cepat menghampiri Xiu Bai, wajahnya terlihat berseri-seri, beruntung para pengunjung saat ini tidak ada yang berani menatap ke arah kelompok Xiu Bai sehingga tidak dapat melihat ekpresinya.
“*I..Informasi A..Apa yang anda butuhkan Tuan muda?” Tanya pemilik kedai dengan suara berbisik.
Xiu Bai tidak langsung bertanya, ia kini melirik ke arah pamannya.
Meng Chen pun langsung mengangguk, tanpa basa basi ia langsung membuat perisai di meja tempat Xiu Bai dan kelompoknya berada.
“Baiklah dengan begini tidak ada yang dapat mendengar suara kita,” ucap Xiu Bai dengan nada santai sambil melirik ke arah pemilik kedai yang kini terkejut.
“Aku ingin kau memberitahuku siapa saja yang datang ke tempat ini dalam waktu 10 tahun terahir?” Tanya Xiu Bai dengan senyum tipis.
Xiu Bai yakin jika orang-orang yang datang ke kota ini pasti akan mendatangi Kedai ini terlebih dahulu untuk mengumpulkan beberapa informasi.
Pemilik kedai tentu sangat paham akan pertanyaan dari Xiu Bai, ia tidak akan menjadi pemilik kedai dan menjadi penjual informasi jika tidak memahami pertanyaan Xiu Bai.
__ADS_1
“Da..Dalam 10 tahun terahir, saya tidak ingat Tuan muda, tapi saya mencatat siapa saja orang-orang yang sedikit mencurigakan datang ke sini dan juga mentatat orang-orang yang menginginkan informasi tentang Kota ini, Kekaisaran Qian Long, Sekte maupun Klan-klan Besar,” jawab pemilik kedai dengan nada jujur.
“Saling semuanya lalu bawa kepadaku menggunakan cincin ini, dan di dalamnya juga ada bayaran untuk semua informasi yang kau berikan, jika kurang, kau tinggal memberitahuku,” ucap Xiu Bai melempar cincin penyimpanan berisi 20% hasil rampasannya di Pasar Gelap dan Kota Harimau Langit.
“Ba..Baik, mohon tunggu sebentar Tuan muda,” ucap pemilik kedai dengan tangan bergetar saat menangkap cincin penyimpanan yang Xiu Bai lempar, terlihat juga pemilik kedai tidak berani melihat isinya.
Tap tap..!!
Tidak sampai 10 menit, pemilik kedai kembali dengan wajah tergesa-gesa.
“I..Ini Tuan muda,” ucap pemilik kedai memberikan cincin penyimpanan yang Xiu Bai berikan tadi dengan tangan bergetar hebat.
Tentu pemilik kedai telah melihat dan mengambil bayaran atas informasi yang ia berikan kepada Xiu Bai. Tapi ia tak pernah menyangka akan ada orang sedermawan ini memberikannya harta yang begitu banyaknya yang langsung membuat Pemilik kedai tak henti-hentinya bergetar bahagia.
“Ooh terimakasih, jika begitu kami pamit,” ucap Xiu Bai langsung bangkit.
Du Jian, Meng Chen, Han Liu dan ke 10 Anggota Iblis Penghancur pun ikut bangkit saat melihat Tuan muda mereka bangkit.
Tap tap..!!
Tak lama setelah kepergian Xiu Bai bersama kelompoknya, pemilik kedai seketika jatuh ambruk.
“Hei apa yang terjadi, tidak biasanya kau segugup dan setakut ini?” Tanya salah satu pengunjung yang biasa ke tempat ini. Pandangannya kini mengarah ke pemilik kedai sambil membantunya bangkit.
“Huuf,, kau tidak mengetahui apa yang aku alami selama beberapa menit ini, beruntung kalian semua tidak mencari masalah dengan mereka, jika tidak, aku yakin kota ini akan hancur dalam hitungan menit, tidak, mungkin hitungan detik.” Ucap pemilik kedai terdengar serius sambil melangkah ke kembali ke tempatnya.
Pengunjung tersebut sedikit terkejut. “Huh, tentu saja kami tidak ingin mati, melihat bawahan mereka saja sekuat Patriak Klan, itu sama saja mencari kematian sendiri dengan mendatangi mereka.” Ucap pengunjung tersebut.
“Tapi aku sedikit terkejut akan ucapanmu tadi Tuan Pedang Hitam, tak biasanya kau bicara serius selama ini,” sambung pengunjung tersebut.
Lantaran ia mengenal Pedang Hitam dalam waktu yang sangat lama, ia pun melangkah ke mejanya sambil meneguk araknya, karena tidak mungkin Pedang Hitam menjawab pertanyaan-nya ini.
...
__ADS_1
Jarang ada yang mengetahui siapa sosok Pedang Hitam sebenarnya, mungkin untuk namanya, banyak yang mengenal namanya. Tapi untuk wajah hanya segelintir saja yang tahu.
Terlebih Pedang Hitam dulunya sangat terkenal sadis dalam membunuh, ia adalah pembunuh bayaran paling terkenal dan juga paling di cari oleh pihak Kekaisaran, Sekte maupun klan Besar.
Di setiap mereka menemukan Pedang Hitam, maka orang yang menemukan mereka hanya pulang dengan nama. Bahkan ia sudah beberapa kali bentrok dengan Jendral Kekaisaran, Penetua Sekte, maupun Patriak Klan, hasilnya mereka semua mati.
Entah apa yang sebenarnya terjadi, nama Pedang Hitam tiba-tiba menghilang tepat pada saat namanya mulai di puncak, kini sudah 50 tahun Pedang Hitam menghilang dari dunia luar dan bersembunyi menjadi pemilik kedai arak sekaligus menjadi penjual informasi.
...
Tap tap..!!
“Apa anda dapat merasakannya tadi Tuan muda? Setidaknya ada 3 orang yang cukup kuat berada di dalam kedai itu, salah satunya yang terkuat adalah orang tua yang menjual informasi kepada kita.” Ucap Du Jian sambil melirik ke arah Xiu Bai.
“Aku curiga jika ia adalah mata-mata Kekaisaran, apa lebih baik kita bunuh saja dia?” Sambung Du Jian bertanya.
“Tidak, yang perlu kau bunuh adalah salah satu dari mereka, kau akan tahu saat ia mulai mengikuti kita dalam waktu 5 menit lagi,” ucap Xiu Bai dengan nada santai.
Wajah Du Jian pun seketika berseri-seri saat mendengar itu.
...
Kekuatan dari Anggota Iblis Pembantai sedikit di bawah Li Zhang, yaitu Dewa Suci ⭐ 7 Awal.
Sementara untuk Pedang Hitam ia memiliki tingkat kultivasi setara dengan pengunjung yang tadi ia lawan bicara. Yaitu Dewa Immortal Suci ⭐ 4 Ahir. Walau begitu, dalam hal bertarung Pedang Hitam jauh lebih kuat karena memiliki banyak pengalaman dalam membunuh.
Sementara ada satu pengunjung yang selalu mengawasi Xiu Bai bersama kelompoknya memiliki tingkat kultivasi di tingkat Dewa Immortal Suci ⭐ 4 Awal.
Dengan kekuatan Dewa Immortal Suci ⭐ 4 Awal, itu sudah mampu membunuh 100 orang sekuat Anggota Iblis Pembantai, bahkan mungkin lebih lagi, karena jaraknya perbedaan tingkat kultivasi mereka sangatlah jauh.
Tap tap..!!
Saat ini Xiu Bai dan kelompoknya terus melangkah keluar Kota Hitam.
__ADS_1
Sementara sosok yang mengawasi Xiu Bai bersama kelompoknya kini menyadari Xiu Bai telah keluar Kota langsung keluar dari kedai.
“Hemm..!! Dia mendatangi kematiannya sendiri, sungguh sangat di sayangkan,” ucap Pedang Hitam terdiam sesaat lalu kembali menambahkan.