Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Pasar Gelap dan Di Hadang Perampok


__ADS_3

Saat Mucikari tersebut menekan tombol di salah satu dinding, sebuah tembok terangkat yang tak lain adalah pintu.


“Silahkan masuk Tuan muda, saya hanya akan mengantar sampai di sini saja,” ucap Mucikari tersebut langsung kembali ke tempat ia menyambut tamu.


Xiu Bai pun mengangguk santai sambil melangkah masuk.


Tap tap..!!


Saat Xiu Bai melangkahkan kakinya tepat melewati dinding pintu, pandangan mata Xiu Bai seketika berubah.


Kini ia melihat sangat banyak sekali para Kultivator berbagai Ras berlalu lalang.


Tepat yang ada di depan Xiu Bai saat ini adalah pasar gelap bawah tanah yang seluas kota besar.


Xiu Bai terdiam selama beberapa detik lalu melangkah ke sembarang arah. Karena tujuannya saat ini tidak ia ketahui, dari ingatan yang ia dapat, ia hanya melihat seseorang yang bersama tetua Wei masuk, sementara dirinya tidak.


“Aku yakin jika pintu tadi di pasangkan ilusi dan teleportasi, karena saat ini aku sudah tidak berada di Kota Jiandan lagi,” gumam Xiu Bai dalam hati.


Xiu Bai sengaja meninggalkan jejaknya di Rumah Bunga Malam tanpa di ketahui oleh semua orang yang ada di sana, dan saat merasakan jejak yang ia pasang. Ia samar-samar merasakan jaraknya sangatlah jauh.


Tap tap..!!


Saat berjalan tanpa tujuan, beberapa orang yang berdiri maupun bersembunyi terlihat menatap dan mengintai Xiu Bai layaknya sebuah mangsa.


“Hemm..!! Aku tak menyangka jika ada banyak orang kuat di tempat ini, bahkan aku merasakan sekitar 15 bahkan lebih yang sekuat Li Zhang.” Gumam Xiu Bai dalam hati.


Tap tap..!!


Langkah Xiu Bai terhenti tepat di depan bangunan tua dan kuno, terpampang jelas ada gambar pedang di atas pintu, yang artinya ini adalah toko senjata.


“Entah kenapa aku bisa sampai ke sini dan merasa ada dorongan yang menyuruhku masuk,” gumam Xiu Bai langsung membuka pintu.


Saat Xiu Bai masuk, ia melihat berbagai macam bentuk pedang, dan semua yang ada di toko tersebut hanyalah berisi senjata pedang.


“Pedang yang bagaimana yang ingin kau cari anak muda?” Tanya pemilik toko yanh sedang membersihkan pedang setinggi 90cm lebar 8cm dengan bilah tipis dan berat tidak di ketahui.


“Aku akan melihat-lihat terlebih dahulu, jika ada yang cocok, maka aku akan mengambilnya,” jawab Xiu Bai santai.


Pemilik toko langsung kembali membersihkan pedangnya saat mendengar jawaban Xiu Bai.


Cukup lama Xiu Bai melihat-lihat, namun semua pedang yang ada di tempat ini tidak ada menarik minatnya. Bahkan merasa semuanya hanyalah sampah, di klannya semua senjata yang sekuat ini biasanya sekali pakai, karena senjata tersebut adalah anak panah.


“Apakah ada senjata yang lebih kuat dari semua yang terlihat?” Tanya Xiu Bai.


Pemilik toko langsung mendongakkan kepalanya. “Tidak ada, silahkan pergi,” ucap pemilik toko acuh, ia merasa Xiu Bai pasti seperti kebanyakan orang, banyak omong kosong, sehingga ia langsung mengusirnya.


“Baiklah, terimakasih atas layanannya,” ucap Xiu Bai melangkah menuju pintu.

__ADS_1


Tap tap..!!


Namun saat akan keluar, langkah Xiu Bai terhenti saat melihat sebuah sarung yang membuat Xiu Bai merasa familiar.


“Hemm.. Sarung ini?”


“Paman, apakah kau tahu dimana pasangan dari sarung ini?” Tanya Xiu Bai langsung melambaikan tangannya.


Wuss..!!


Sarung yang di buat sebagai penjanggal pintu kini berada di tangan Xiu Bai.


“Lihatlah di barisan pedang pertama,” ucap pemilik toko datar.


Pandangan Xiu Bai pun langsung melirik ke arah yang di tunjukkan. Namun ia tidak menemukannya, saat Xiu Bai akan kembali bertanya, ia pun melihat sebuah pedang yang terlihat usang dan karatan berada di bawah kolong tempat pedang di pajang.


”Ketemu,” gumam Xiu Bai langsung mengambilnya menggunakan benang energinya.


Dret..!!


Saat Xiu Bai memegang gagang pedang tersebut, tangannya seketika merasakan getaran tertentu di sertai ingatan gambaran sosok pemuda menggunakan pedang tersebut.


Entah mengapa Xiu Bai saat ini tidak merasakan rasa sakit lagi saat ingatan tersebut kembali muncul.


Xiu Bai yang mencerna setiap gerakan tersebut langsung mengerutkan keningnya. “Aku merasa ada yang kurang dari gerakan tersebut dan ini juga mirip dengan Teknik Asura yang sering di gunakan anggota klan. Namun apa yang mereka gunakan jauh lebih kuat dari yang ada di ingatanku.” Gumam Xiu Bai merenung sesaat.


“Paman, aku akan ambil ini, berapa kau menjualnya?” Tanya Xiu Bai kini melirik pemilik toko.


“Aku tak ingin berhutang, jika kau mau, aku akan memberikanmu sebuah pisau, aku yakin harganya akan cukup mahal,” ucap Xiu Bai langsung mengeluarkan pisau yang langsung menyinari ruangan seluruh toko tersebut.


“Tangkap,” ucap Xiu Bai langsung melempar pisau tersebut lalu melangkah pergi.


Pemilik toko yang spontan menangkapnya kini hanya bisa melihat tangannya gemetaran saat melihat pisau tingkat kuno. Senjata terkuat yang saat ini pertama kali ia genggam seumur hidupnya.


Karena semua senjata yang ada di tokonya kebanyakan senjata tingkat Emas kebawah dan hanya satu senjata tingkat Berlian, itu adalah pedang yang tadi sedang ia bersihkan.


Setelah tersadar dari keterkejutannya, ia pun ingin memanggil Xiu Bai, namun bayangan Xiu Bai sudah menghilang.


“Terimakasih anak muda anrh, aku akan menyimpan ini sebagai senjata pusakaku,” ucap pemilik toko tersenyum hangat.


...


Tap tap..!!


Setelah mencapai tempat yang cukup sepi, Xiu Bai pun langsung berhenti.


“Keluarlah, mau sampai kapan kalian mau mengikutiku,” ucap Xiu Bai datar.

__ADS_1


Wuss..!!


Wuss..!!


“Hoho,, anak muda yang penuh semangat,” ucap sosok pria terlihat berusia 40 tahunan.


“Benar, aku sangat suka yang bersemangat, karena aku bisa membuatnya kehilangan mentalnya,” ucap sosok pria tua sambil menyeringai kejam.


Terlihat juga ada cukup banyak yang muncul namun berdiri di belakang kedua pria yang tadi bicara.


“Langsung saja, jangan banyak omong kosong, maju jika kalian sudah bosan hidup dan pergilah jika kalian ingin hidup,” ucap Xiu Bai acuh tak acuh.


“Sombong, akan ku sobek mulutmu itu bocah,” teriak salah satu Ras Iblis yang tidak memiliki tanduk di kepalanya.


Wuss..!!


Dengan cepat ia melesat ke arah Xiu Bai.


Crash..!!


Namun baru saja ia sampai dalam jarak 5 meter di depan Xiu Bai, tubuhnya seketika terpotong-potong.


Hal tersebut membuat kedua pria yang paling kuat waspada. “Hati-hati, anak ini mungkin menggunakan sesuatu yang licik, atau artefak tersembunyi,” teriak pria berumur 40 tahunan.


“Hoho,, aku tak menyangka jika kau anak yang licik juga, jika kau berani, lawan kami dengan jujur,” ucap pria tua sambil tertawa mengejek.


“Heh,, apa kepalamu sudah rusak? Jujur kau bilang, lihatlah dirimu yang tidak tahu malu ingin mengeroyok seorang pemuda yang seorang diri,” balas Xiu Bai dengan nada ejekan.


“Ka..Kau, akan ku buat kau menderita bocah arogan,” teriak pria tua tersebut langsung mengeluarkan auranya.


“Apa yang kalian tunggu, cepat lumpuhkan bocah ini,” teriak pria tua memberikan perintah bawahannya.


Untuk tingkatan senjata.


Tingkat 1-5


Tingkat Perak.


Tingkat Emas.


Tingkat Berlian.


Tingkat Kuno.


Tingkat Saint.


Tingkat Dewa.

__ADS_1


Tingkat Ilahi.


Tingkat Surgawi.


__ADS_2