
Melihat Tu Long mundur, salah satu Kelinci Pedang seketika meraung memerintahkan kawanan mereka untuk menyerang Tu Long agar tidak melarikan diri lagi seperti sebelumnya.
Wuss..!! Wuss..!!
Ratusan dari mereka langsung melesat ke arah Tu Long yang terus mundur, hingga ia tiba-tiba berhenti di sebuah garis yang ia buat beberapa waktu lalu.
“Kena kau,” gumam Tu Long langsung menyeringai lebar.
Wung..!!
Crash..!!
Sebuah benang energi transparan terlihat baru saja putus setelah Tu Long mengayunkan tangan kirinya.
Bersamaan dengan itu, tepat di atas kepala para Binatang Iblis Kelinci Pedang, bongkahan batu besar kini terjatuh dan mengarah ke sekumpulan Kelinci Pedang.
Bom..!!
Srek srek..!!
Duar..!!
Setelah bongkahan batu beras mengenai seluruh targetnya, tak lama suara gesekan dan gemuruh terdengar hingga suara ledakan tercipta.
Terlihat saat ini ada lubang yang sangat besar muncul, besar lubang tersebut sekitar 20 meter dan dalamnya mencapai 50 meter.
Tu Long membuat lubang ini membutuhkan waktu hampir 3 hari waktu itu, ia membuat ini agar bisa memuluskan rencananya dalam membunuh Kelinci Pedang.
Tap tap..!!
Pandangan Tu Long pun mengarah ke bawah, setelah tidak merasakan satupun energi kehidupan dari para Kelinci Pedang. Tu Long tersenyum sambil memarkan giginya.
“Hehe,, pantas saja bocah nakal itu selalu mengandalkan cara bertarung menggunakan strategi jika melawan banyak musuh, karena itu jauh lebih efektip dari pada bertarung menggunakan insting,” kekeh Tu Long kini langsung membayangkan dirinya suatu hari nanti mengerjai Duan Du dengan memasang beberapa jebakan.
Selama 2 bulan ini, peningkatan yang Tu Long dapat sangat banyak, terutama saat berpikir, ia selalu di paksa untuk berpikir saat menghadapi segerombolan Binatang Iblis Kelinci Pedang.
Kini kecerdasan Tu Long meningkat drastis, ia sudah mampu berpikir cara bertarung menggunakan strategi maupun beberapa trik kecil. Jika di samakan dengan kecerdasan Duan Du sebelum mereka ke sini, maka kecerdasan Tu Long saat ini setara dengan Duan Du.
Setelah mendapat peningkatan pemahaman dari kecerdasan, Tu Long juga mendapati kekuatan fisiknya terus meningkat, seolah fisiknya saat ini bisa meningkat tanpa batas.
Dan terahir adalah cara meningkatkan kultivasi, yaitu hanya dengan makan daging, namun saat memakannya, Tu Long tidak boleh menguyahnya, melainkan langsung menelannya. Karena dengan begitu, maka energi yang terkandung di dalam daging tersebut tidak hancur dan langsung masuk ke dalam dantian Tu Long tanpa di saring.
Lalu jika ia menguyahnya, maka energi yang masuk hanya sedikit ke dalam dantian Tu Long, karena saat di kunyah energi tersebut akan langsung menyebar ke seluruh tubuh Tu Long.
Terlihat saat ini mungkin peningkatan Kultivasi Tu Long yang meningkat paling banyak di antara yang lainnya.
Saat ini tingkat kultivasi Tu Long telah berada di tingkat Dewa Surgawi ⭐ 1 Ahir.
“Hemm..!! Kini aku akan ke tempat ini dulu, karena aku masih belum yakin mampu bertahan jika ke titik ini,” gumam Tu Long melihat ke arah Peta yang Xiu Bai berikan.
Titik yang akan Tu Long tuju adalah titik bewarna putih dan titik yang membuat Tu Long ragu datangi adalah titik bewarna kuning.
“Baiklah sudah ku putuskan,” gumam Tu Long langsung melesat ke arah titik bewarna putih.
Dret..!!
Wuss..!!
Wuss..!!
***
Tap tap..!!
Huh huh huh..!!
Duan Du yang terlihat berlari menghindari Binatang Iblis yang belum terlihat jelas kini berhenti, lalu mengambil nafas.
__ADS_1
“Sial, selama 2 bulan ini adalah waktu yang sangat lama bagiku,” gumam Duan Du dalam hati.
Srek srek..!!
Goar..!!
Tak lama muncul Harimau Hitam dengan mata merah tidak jauh dari tempat Duan Du berdiri.
Tinggi dari Harimau Hitam tersebut mungkin terbilang kecil atau normal, karena tingginya hanya 2 meter saja.
Biasanya untuk Binatang Iblis berjenis Harimau Hitam, tingginya rata-rata 5 meter dan saat lahir tinggi mereka 2 meter.
Tapi untuk Binatang Iblis di depan Duan Du adalah pengecualian.
“Hehe,, sangat susah juga memancing mu untuk mengikutiku,” kekeh Duan Du.
Goar..!!
Harimau Hitam langsung menanggapi ucapan Duan Du. Bersamaan dengan itu ia langsung menerjang ke arah Duan Du.
Dret..!!
Dalam sekejap Harimau Hitam muncul di belakang Duan Du, seolah-olah ia melesat menggunakan Hukum Ruang.
Tapi nyatanya tidak, itu murni kecepatan milik Harimau Hitam di depannya ini.
Crash..!!
Dengan cepat Harimau Hitam langsung mengayunkan cakar kanannya.
Duan Du yang merasakan musuh muncul di belakangnya pun langsung memejamkan matanya.
Crash..!!
Bom..!!
Terdengar Harimau Hitam langsung menggeram setelah melihat targetnya kini bisa lolos dari serangannya jika melakukan bentrokan seperti tadi.
Tentu saja Harimau Hitam sedikit terkejut, karena dirinya mempunyai kekuatan anti Hukum, jadi apapun Hukum yang di gunakan musuh, itu tidak akan berlaku untuknya.
Seperti Duan Du yang menggunakan Hukum Bayangan saat pertama kali bertemu Harimau Hitam, ia langsung terluka parah pada saat terkena cakar Harimau Hitam.
...
Kini Harimau Hitam terlihat melihat ke arah sekitarnya, tapi ia tidak menemukan dimana Duan Du berada. Bahkan penciumannya yang selalu akurat kini tidak berguna sama sekali.
“Hehe,, kini aku sudah tahu cara menghadapimu,” kekeh Duan Du tiba-tiba muncul dari bawah tanah.
Goar..!!
Duar..!!
Lagi-lagi Harimau Hitam dengan cepat menyerang Duan Du, tapi ia hanya mengenai udara kosong saja.
“Caranya adalah menggunakan gabungan Hukum Bayangan dan Anti Hukum.” Kekeh Duan Du.
Dret..!!
Tangan Duan Du seketika di selimuti oleh energi yang sangat besar, lalu dengan cepat ia muncul di depan wajah Harimau Hitam.
Wung..!!
Duar..!!
Bom..!!
Tubuh Harimau Hitam seketika meledak dalam sekejap.
__ADS_1
Duan Du yang melihat itu, langsung menyeringai tipis jika ekperimennya ternyata berhasil.
“Hehe,, aku mendapat banyak pengalaman saat bertarung dengan Harimau sialan ini selama 2 bulan ini, bukan hanya itu saja, peningkatanku juga cukup pesat,” kekeh Duan Du sambil membayangkan wajah Meng Chen.
“Si sialan itu, awas saja kau nanti setelah aku kembali 18 tahun lagi, akan ku hajar kau habis-habisan,” gumam Duan Du menyeringai licik.
Selain pengalaman dan peningkatan, Duan Du juga mendapat sesuatu yang sangat beharga, yaitu cara menggunakan Anti Hukum.
Anti Hukum adalah sesuatu yang sangat langka, karena itu melawan Hukum Alam.
Entah bagaimana Harimau Hitam bisa menggunakan Anti Hukum, yang pasti, Duan Du sangat senang bisa mendapatkan cara menggunakan Anti Hukum dari Harimau Hitam saat melawannya.
“Hemm..!! Ke titik mana dulu aku pergi?” Gumam Duan Du langsung berpikir saat melihat ribuan titik di peta yang kakaknya berikan sebelum berpisah.
“Ke sini saja terlebih dahulu,” gumam Duan Du melihat titik bewarna putih paling dekat dengan jaraknya.
Dengan cepat Duan Du melesat ke arah selatan menggunakan kecepatan penuhnya.
Dret..!!
Wuss..!!
Wuss..!!
***
Sret sret..!!
“Haha,, kita kaya, jika begini terus, aku yakin akan mampu membeli satu Benua,” teriak Xiu Tian kini tertawa bahagia karena saat ini ia dan kelima anggota Iblis Pembantai sedang memungut banyak sekali tulang maupun mayat-mayat ribuan Binatang Iblis.
Dari Xiu Bai, Tu Long dan Duan Du, hanya Xiu Tian dan kelompoknya saja yang pernah menemukan kesulitan. Bahkan saat mereka sampai, selalu saja yang mereka temukan adalah mayat yang bergeletak dimana-mana.
“Anak baik dan polos seperti diriku pastinya akan selalu di berkati kberuntungan,” kekeh Xiu Tian sambil terus memungut inti Binatang Iblis.
Tingkat Kultivasi
➡ Penyempurnaan Energi ⭐ 1 - ⭐ 9
➡ Pemula ⭐ 1 - ⭐ 9
➡ Junior ⭐ 1 - ⭐ 9
➡ Senior ⭐ 1 - ⭐ 9
➡ Master ⭐ 1 - ⭐ 9
➡ Grand Master ⭐ 1 - ⭐ 9
➡ Kaisar Sejati ⭐ 1 - ⭐ 9
➡ Kaisar Immortal ⭐ 1 - ⭐ 9
➡ Dewa Immortal ⭐ 1 - ⭐ 9
➡ Dewa Sejati ⭐ 1 - ⭐ 9
➡ Dewa Suci ⭐ 1 - ⭐ 9
➡ Dewa Immortal Suci ⭐ 1 - ⭐ 9
➡ Dewa Surgawi ⭐ 1 - ⭐ 9
➡ Kaisar Dewa ⭐ 1 - ⭐ 9
➡ Kaisar Dewa Abadi ⭐ 1 - ⭐ 9
➡ ?????????????? ⭐ 1 - ⭐ 9
__ADS_1