Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Kebaikan Xiu Tian Kepada Penduduk Kota


__ADS_3

“Itu dia, dia orang yang aku temui di pintu masuk kota dengan pakaian pengemis, tapi tak lama ia mengenakan pakaian mewah yang di penuhi emas.” Teriak penjaga yang pertama kali menemui Xiu Tian dan Jing We.


Pandangan semua orang pun langsung mengarah kemana penjaga tersebut menunjuk.


Mereka pun langsung melirik ke arah wanita bergaun merah, dan di belakang wanita bergaun merah terlihat Xiu Tian dengan santai berdiri sambil ikut melirik ke arah wanita tersebut.


“Jangan bercanda kau sialan,” teriak penguasa kota yang terlihat memasang wajah jelek.


Blush..!!


Tangannya pun dengan cepat mengangkat kerah baju penjaga tersebut serta memberikannya tekanan, hingga membuat penjaga tersebut kesulitan bernafas.


“Tu..Tuan, aku berkata jujur, dia ada di-” ucapan penjaga tersebut terhenti saat ia akan menunjuk ke arah Xiu Tian. Tapi kini Xiu Tian sudah tidak berada di sana, melainkan tepat di belakang wanita bergaun merah yang tadinya berada di belakangnya.


“Dia, itu dia yang ada di belakang Nyonya-”


“Siapa lagi yang ingin kau tunjuk hah, apa kau ingin menunjuk selirku,” dengus Penguasa kota kini terdengar semakin dingin.


Sementara penjaga yang akan menunjuk Xiu Tian yang ada di belakang wanita bergaun merah, sempat teralihkan, ia pun kembali melirik ke arah dimana Xiu Tian berada.


Tapi, lagi-lagi Xiu Tian sudah tidak berada di sana, melainkan wanita bergaun biru yang ada di sana dan wanita bergaun biru itu adalah selirnya Penguasa Kota.


“Eeh,, tadi aku benar-benar melihat dia ada di sana Tuan, aku bersumpah jika-”


Krak..!!


Argh..!!


Penjaga tersebut seketika berteriak kesakitan saat tangannya di patahkan oleh Penguasa Kota.


Tidak ada yang merasa kasihan terhadapnya, karena semua orang yang ada di sana merasa tertipu juga oleh Penjaga tersebut.


“Bawa penipu ini kedalam penjara bawah tanah, siksa dia buat mengaku, aku merasa curiga jika dia bekerjasama dengan pencuri itu,” ucap Penguasa Kota kini melirik ke arah kanan, dimana bawahan kepercayaannya berdiri.


Bawahannya kepercayaan Penguasa Kota pun langsung mengangguk, ia pun dengan cepat menyeret penjaga yang kenal dengan Xiu Tian ke penjara bawah tanah.


Saat di seret, terdengar ia meminta ampun dan berteriak jika hanya ia yang tahu orang yang mencuri tersebut.


Tepat setelah penjaga yang mengenal Xiu Tian di seret. Kini terdengar suara raungan kemarahan dari beberapa orang yang tinggal di rumah Bangsawan.


Mendengar itu, wajah penguasa kota seketika berubah menjadi jelek.


Tap tap..!!


“Sayang, ada apa ini, kemana semua hartaku yang ada di sana? Dan kenapa kau kesini?” Tanya wanita bergaun biru mendekati Penguasa Kota.


“Jangan bertanya sekarang, aku sibuk,” dengus Penguasa Kota.


Dengan cepat ia pergi bersama seluruh bawahannya ke arah asal suara di berbagai tempat.


Dret..!!


Wuss wuss..!!


...


Tap tap..!!


Bertepatan dengan perginya penguasa kota bersama para bawahannya, Xiu Tian kini muncul di tengah-tengah para wanita.


“Hehe dasar bodoh,” ejek Xiu Tian dalam hati.

__ADS_1


“Beruntung juga aku mempelajari Teknik yang di ajarkan oleh Penatua Klan Asura dulu, ternyata teknik ini cukup berguna bagi mereka yang memiliki tingkat kultivasi di bawahku,” sambung Xiu Tian.


Apa yang Xiu Tian adalah teknik dasar penghilang jejak, dan teknik itu sebenarnya di gunakan untuk berburu di Hutan Tanpa Batas. Agar para anggota klan Asura yang berburu tidak ketahuan oleh buruannya.


Tapi kini Xiu Tian menggunakannya untuk menipu.


“Hemm..!! Semua seisi kota ini telah habis, jadi waktunya pergi mencari Tuan Jing We,” gumam Xiu Tian kini terlihat tersenyum-senyum sendiri.


Dret..!!


Wuss..!!


Wuss..!!


Tap tap..!!


Dengan cepat Xiu Tian menghilang dari tempatnya berdiri. Tapi tak lama, ia kembali lagi.


“Oh ya, aku lupa, karna aku baik hati, maka aku tinggalkan saja mereka beberapa daging binatang buas untuk mereka makan agar bisa bertahan hidup,” gumam Xiu Tian kini tersenyum penuh kebaikan.


Wung..!!


Bruk bruk bruk..!!


Dengan santai Xiu Tian melempar beberapa mayat binatang buas di berbagai tempat.


“Selesai, waktunya pergi,” gumam Xiu Tian kini melesat ke arah kediaman Penguasa Kota.


Walau ia telah kesana sebelumnya, entah apa tujuannya datang kesana lagi.


Tap tap..!!


Blush..!!


Tangan Xiu Tian pun langsung di selimuti oleh energi yang cukup besar.


Dret..!!


Krak krak..!!


Seketika Bangunan Mansion yang terbuat dari Giok bewarna emas langsung terangkat.


Brum..!!


Bersamaan dengan itu, Xiu Tian pun menurunkannya lagi.


“Huuf,, cukup berat juga” gumam Xiu Tian langsung melambaikan tangannya sambil melirik ke arah kejauhan.


Jlep..!!


“Sampai jumpa lagi idiot,” ucap Xiu Tian melambaikan tangannya setelah memasukkan Bangunan Mansion bewarna emas kedalam cincin penyimpanannya.


Wuss wuss..!!


...


Tap tap..!!


“I..Ini,” wajah penguasa kota seketika berubah menjadi merah, saking merahnya, asap keluar dari seluruh kepalanya.


Blush..!!

__ADS_1


Bom bom bom..!!


“Dasar pencuri sialan, akan ku hancurkan kau, cepat keluar,” teriak penguasa kota kini mengamuk hingga menghancurkan beberapa bangunan yang ada di sekitarnya.


***


Wuss..!!


Tap.tap..!!


Di pusat kota, kini pusat kota sudah sepi, berbeda dari sebelumnya yang masih banyak orang berlalu lalang.


Tapi karena semua benda hilang dan menyisakan bangunan. Kini semua orang di kumpulkan di satu tempat.


Xiu Tian tentu tidak terlalu peduli, ia kini melirik ke arah sebuah bangunan tua. Namun bangunan tua tersebut sangat kokoh menurut Xiu Tian.


“Hemm..!! Aura dari Tuan Jing We terahir ada di depan bangunan tersebut, itu artinya ia masuk kesana dan aku yakin jika bangunan ini pastinya sangat mahal. Karena aku sendiri tidak bisa merasakan aura orang yang ada di dalamnya.” Gumam Xiu Tian kini berpikir untuk membawa bangunan yang ada di depannya nanti.


Tap tap..!!


“Ada dua buah.”


Tepat saat Xiu Tian sampai di depan pintu, ia pun langsung mendengar suara dari balik pintu.


“Apa kau lapar?” Tanya Xiu Tian mencoba memastikan dan menduga sosok suara tersebut meminta dua buah segar untuk di makan.


“Ada dua buah.” Kembali sebuah suara terdengar dari balik pintu.


“Woe,, aku tanya apakah kau lapar? Jika kau lapar, aku punya segudang daging sialan,” teriak Xiu Tian.


“Ada dua buah.”


Mendengar suara yang sama kembali, dahi Xiu Tian pun berkedut-kedut.


”Mulutmu itu ada dua,” dengus Xiu Tian kini mengayunkan tinjunya.


Wung..!!


Dret..!!


“Ups,, aku lupa jika ini bangunan ini sangat bernilai, akan berbahaya jika ada yang lecet atau hancur,” ucap Xiu Tian langsung mengusap-usap dadanya dengan tangan kiri dan tangan kanan mengusap keringat yang muncul di dahinya.


“Huh,, untung aku tepat waktu,” sambung Xiu Tian kini menjulurkan tangannya.


Tok tok..!!


“Ada dua buah.”


Mendengar suara tersebut muncul lagi, Xiu Tian terlihat mencoba untuk bersabar dengan mengusap dadanya dan bergumam.


“Ini hartaku, jangan sampai melibatkannya, maka kau akan rugi.”


Setelah bergumam, Xiu Tian pun melirik area sekitar bangunan tersebut, apakah ada cara untuk memasukinya.


Tap tap..!!


Saat mengelilingi bangunan tua tersebut. Terlihat Xiu Tian beberapa kali membersihkan dinding bangunan yang sudah usang hingga mengkilat.


Beberapa waktu kemudian.


“Hemm..!! Si sialan itu, ini sudah 30 menit, kenapa ia belum keluar juga,” gumam Xiu Tian kini terlihat sudah tidak sabar untuk membawa hartanya pulang.

__ADS_1


__ADS_2