Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Menipu Seorang Penipu


__ADS_3

Jika identitas mereka terkenal dan kuat, mereka selalu menjilat dan berusaha untuk berteman agar saat kelompok mereka mendapat masalah, mereka akan menggunakan orang tersebut sebagai kambing hitam.


Sungguh keji memang Dunia Kultivator, segalanya akan selalu di halalkan, dan tentunya Xiu Bai tidak menyalahkan mereka.


Mereka juga tidak sepenuhnya salah, karena menurutnya orang yang menjadi korban juga bisa di bilang cukup bodoh. Mereka sendiri sudah sadar jika kelompok tersebut adalah kelompok penjahat, tapi dengan polosnya mereka mau menerima kelompok tersebut.


Huuff..!!


Saat mengikuti orang tua tersebut, Xiu Bai hanya bisa menghela nafas.


“Salahkan diri kalian karena telah mencari masalah denganku, aku juga yakin kalian pasti akan menyelidiku yang telah membunuh anggota kalian dan pastinya mencoba mumbunuhku atau menyakiti orang terdekatku. Jadi, sebelum itu benar-benar terjadi, lebih baik ku musnahkan kalian lebih dulu.” Gumam Xiu Bai dalam hati.


Tap tap..!!


“Di sini, ayo silahkan masuk Tuan,” ajak pria tua tersebut langsung membuka pintu.


Cklek..!!


Tak lama setelah masuk, Xiu Bai melihat banyak sekali orang-orang dengan aura membunuh yang pekat di setiap ruangan yang ia lewati.


Sebenarnya itu bukanlah sebuah ruangan, melainkan sebuah penjara menurut Xiu Bai.


“Hemm..!! Menarik, kelompok ini tidak sesederhana yang terlihat,” gumam Xiu Bai. “Beruntung aku tidak langsung bertindak gegabah dengan langsung menghancurkan tempat ini beserta isinya, ternyata ada juga orang-orang yang sebenarnya di paksa dan di kendalikan oleh Kelompok Jubah Hitam,” sambung Xiu Bai.


“Apakah ada yang menarik perhatian anda selama perjalanan ini Tuan?” Tanya pria tua tersebut sambil terus melangkah.


“Sejauh ini tidak ada, mereka semua sangat lemah untuk membunuh target yang aku inginkan.” Ucap Xiu Bai santai.


“Hoho,, memang siapa target yang anda inginkan, siapa tahu kami mengetahuinya sehingga merekomendasikan yang cocok buat anda?” Tanya pria tua tersebut.


“Binatang Monster Ular berkelapa 3 Sisik Hijau Tingkat 9 Puncak, aku sangat membutuhkan kulitnya untuk bahan pengobatan.” Ucap Xiu Bai dengan santai.


Langkah pria tua tersebut seketika terhenti saat mendengar ucapan Xiu Bai. “Apa anda sedang bercanda lagi Tuan?” Tanya pria tua tersebut kini terdengar serius.

__ADS_1


“Tentu saja aku bercanda pak tua, bagaimana aku menyuruh pembunuh bayaran ke pintu neraka,” ucap Xiu Bai tersenyum kecil.


“Aduh, anda ini membuatku gugup saja, aku mengira anda tadi serius,” ucap pria tua tersebut langsung memasukkan kembali sebuah bubuk racun mematikan yang ingin ia gunakan untuk membunuh Xiu Bai.


Tap tap..!!


“Hemm..!! Apakah anda menginginkan ia untuk target anda Tuan?”


“Biar ku beri saran saja, mereka ini masih kurang pengalaman walau kuat, jadi aku takut target anda bisa saja akan melarikan diri jika menggunakan mereka,” ucap pria tua tersebut melirik ke arah Xiu Bai saat melihat Xiu Bai berhenti dan melihat ke arah salah satu sel yang berisi 5 orang di penuhi luka di sekujur tubuhnya.


Terlihat juga tatapan kelima orang tersebut sangat benci dengan pria tua tersebut dan Xiu Bai.


“Hemm..!! Mereka sedang mencoba melawan kendali yang terpasang di leher belakang mereka,” gumam Xiu Bai tahu dalam sekali pandang.


Tak lama Xiu Bai pun tersenyum kecil.


“Ayo kita cari yang lain, mereka juga terluka,” ajak Xiu Bai.


Sebelum melangkah, terlihat Xiu Bai menempel beberapa benang energi di sel tersebut.


“Apakah kalian berlima ingin bebas dari segel yang terpasang di pundak leher kalian?”


“Jika iya, maka kalian boleh mengetuk tembok tiga kali agar aku langsung membebaskan kalian, kebetulan juga aku akan membebaskan yang lain seperti kalian yang di paksa melakukan pembunuhan.”


“Jadi jangan bertindak gegabah sebelum intruksi dariku tiba, tetaplah berpura-pura seperti biasa.”


Mendengar suara telepati, kelima orang yang ada di dalam sel seketika saling melirik. Tak lama, salah satu dari mereka sadar jika ini adalah suara telepati dari pemuda yang berhenti tepat di sel mereka tadi.


Sadar jika mereka di awasi dan tidak bisa menggunakan kemampuan telepati mereka karena segel tersebut, mereka pun membuat isyarat tangan dan saling mengangguk satu sama lain.


Tak lama, salah satu mereka langsung mengetuk dinding sebanyak tiga kali.


Bukan hanya mereka saja, sejauh Xiu Bai melangkah, beberapa sel terdengar melakukan hal yang sama.

__ADS_1


Tap tap..!!


Xiu Bai yang sudah mencapai ujung sel hanya bisa menghela nafas panjang.


“Tidak ada yang kuat, apakah ada yang pembunuh bayaran yang mencapai tingkat Dewa Suci ⭐ 1?” Tanya Xiu Bai melirik pria tua yang terlihat akan melakukan sesuatu.


Pria tua yang ingin membunuh Xiu Bai langsung mengurungkan niatnya. Ia pun kini mengerutkan keningnya karena sangat penasaran siapa yang ingin pemuda ini bunuh.


Pria tua ini sopan lantaran masih tidak tahu identitas Xiu Bai yang sesungguhnya, ia sopan karena melihat penampilannya yang tampan dan berkarisma.


“Sebenarnya siapa target anda Tuan?” Tanya pria tua tersebut dengan nada serius.


“Leluhur klan Li, Li Zhang.” Jawab Xiu Bai asal, karena ia tidak mengetahui nama-nama orang kuat yang setara Li Zhang.


Mata pria tua tersebut melotot saat mendengar itu, tapi tak lama, ia pun tersenyum.


“Berikan apa alasan anda? Jika memuaskan, aku akan merekomendasikan seseorang yang mampu membunuhnya, asal target berada di luar klan Utama.” Tanya pria tua tersebut kini mendapat sesuatu yang menarik dan dugaannya ternyata benar jika pemuda ini bukanlah kalangan orang biasa.


“Aku kesini dengan cepat karena saat ini Li Zhang berada di luar klan Utama, dan aku adalah Tuan muda klan Li, aku membencinya karena ia selalu menggagalkan rencana ayahku yang ingin menggulingkan patriak klan Li saat ini, ia juga selalu so menegakkan keadilan yang membuatku semakin membencinya.” Ucap Xiu Bai dengan penuh dendam dan amarah.


“Hahaha,, aku sekarang tahu siapa anda Tuan muda, apakah anda Tuan muda Li Cheon Rong, cucu dari Leluhur Li Cheon Dang dan Putra dari Tetua Li Cheon Zen?” Tanya pria tua tersebut.


Wajah Xiu Bai seketika menunjukkan keterkejutan, namun dengan cepat ia mengubah ekspresinya menjadi waspada.


“Tidak perlu waspada Tuan muda, kami ada di sisi mu saat ini, kebetulan juga kakek dan ayahmu sangat ingin menggulingkan klan Li sehingga ia bekerjasama dengan kami beberapa tahun yang lalu, mereka akan memanggil kami jika sudah pada waktunya,” ucap pria tua tersebut kini tersenyum lebar.


“Hehehe,, dengan ini aku pasti akan naik jabatan nantinya, ini adalah berita besar dan bisa mengikat klan Wei nantinya. Informasi dari pemuda bodoh ini sangat berguna saat ini jika memang benar ia mengetahui dimana Leluhur Li Zhang berada,” gumam pria tua tersebut dalam hati.


Diam-diam ia pun menghubungi pemimpin Kelompok Jubah Hitam apa saja yang ia ketahui saat ini.


“Ikuti Tuan muda Li, pemimpin saya ingin bertemu dengan anda.” Ucap pria tua tersebut.


“Heeh,, ternyata tidak sesulit yang aku bayangkan menipunya agar aku bisa bertemu pemimpinnya,” gumam Xiu Bai seketika menyeringai kejam.

__ADS_1


__ADS_2