
“Mati kau sialan,” teriak monster mutasi menyeringai lebar.
Bomm..!!
Tepat sebelum tangan monster mutasi yang berbentuk senjata menyentuh kening Shen Canling.
Dengan santai Xiu Bai muncul tepat di samping monster tersebut dan langsung mengangkat kaki kanannya ke kepala monster mutasi.
Setelah menendang monster mutasi yang membuatnya terlempar cukup jauh. Xiu Bai melirik ke arah Shen Canling.
“Trik licik apa lagi yang ingin kau lakukan bocah?” Tanya Xiu Bai datar.
“Kenapa kau tidak menggunakan kekuatanmu yang sebenarnya, kau harus memberikan ku penjelasan nanti, jika kau tidak memuaskanku dengan penjelasanmu, akan ku siksa kau.” Sambung Xiu Bai sembari menggeser tubuhnya ke samping.
Wuss..!!
Tepat setelah Xiu Bai menghindar, terlihat monster mutasi yang melewati Xiu Bai, terkejut.
“I..Ini, bagaimana bisa kau menghindari seranganku?” Teriak monster mutasi tak percaya.
“Padahal aku yakin jika tidak ada yang mampu menyamai kecepatan-”
“Apa kau yakin,” ucap Xiu Bai santai.
Terlihat sebelum monster mutasi menyelesaikan ucapannya. Xiu Bai muncul tepat di depan monster tersebut dalam jarak beberapa sentimeter.
Bersamaan dengan itu, jari telunjuk Xiu Bai menjulur ke depan dan menjentikkannya ke arah musuh.
Bam..!! Wuss..!!
Bom bom bom..!!
Monster mutasi yang terlempar hanya dengan jentikan jari, hanya bisa melototkan matanya tak percaya.
Walau ia tidak merasakan rasa sakit, tentu saja monster mutasi merasa di rendahkan saat ini.
Blush..!!
Duarr..!!
“Sialan, akan ku hancurkan kau manusia,” teriak monster mutasi bangkit dari tempat dirinya terjatuh.
__ADS_1
Tapi mata monster mutasi melebar saat melihat Xiu Bai muncul di depannya sembari mengayunkan kaki kanannya.
Melihat itu, monster mutasi langsung menyilang kedua tangannya untuk menahan serangan Xiu Bai.
Bam..!! Argh..!!
Dengan santai Xiu Bai berpindah tempat ke arah belakang monster mutasi, lalu mengayunkan kakinya.
Terlihat jelas jika Xiu Bai saat ini sedang bermain-main.
Bahkan ia pun sama sekali tidak menggunakan energinya saat menyerang, itu murni kekuatan fisik.
...
Di kejauhan, Shen Canling yang sudah sembuh dalam hitungan menit, kini melihat apa yang Xiu Bai lakukan terhadap lawannya.
“Sudah ku duga, dia masih sama seperti masa lalu, menyiksa lawan sebelum membunuhnya.” Gumam Shen Canling sedikit merinding.
“Huuf,, tapi sebelum itu, apa yang akan ku jelaskan nanti ya? Jika ia tidak puas, aku pasti akan di siksa tanpa henti.” Sambung Shen Canling kini mulai merinding ketakutan saat mengingat dirinya dulu pernah di siksa juga.
...
Kembali ke tempat Xiu Bai yang kini memperlakukan musuhnya layaknya bola, kini menghentikan aksinya setelah menyadari tujuan Shen Canling tidak menggunakan kekuatannya yang sebenarnya saat melawan monster mutasi.
“Akan ku siksa kau karena telah mempermainkanku,” gumam Xiu Bai di sertai seutas senyum tipis.
“Tapi sebelum itu,” pandangan Xiu Bai mengarah ke monster mutasi yang kini sekarat olehnya.
“Akan ku simpan kau di dunia jiwaku, karena aku perlu beberapa informasi darimu.” Ucap Xiu Bai.
Dret..!! Jlep..!!
Xiu Bai langsung membuka dunia jiwanya dan melempar monster mutasi tersebut ke dalam.
“Selesai, dan kini waktunya memberi bocah itu pelajaran,” ucap Xiu Bai melirik ke arah Shen Canling.
Shen Canling yang merasakan bulu kuduknya berdiri semua, seketika menelan ludah.
“Si..Sialan, aku harus kabur dari sini,” umpat Shen Canling.
Dret..!! Wuss wuss..!!
__ADS_1
Dengan cepat Shen Canling melesat ke arah luar Dimensi Batu untuk bersembunyi dari Xiu Bai.
Tapi baru beberapa langkah ia melesat, terlihat Xiu Bai sudah menarik kerah belakang jubah yang Shen Canling gunakan.
“Mau lari kemana kau bocah nakal,” ucap Xiu Bai menyeringai lebar.
“Ma..Master, akan ku jelaskan se-”
“Tidak perlu, aku tahu akal licikmu itu,” potong Xiu Bai yang terlihat mengeluarkan senyuman jahat.
Glek..!!
“A..Ampuni aku,” teriak Shen Canling yang kini di seret oleh Xiu Bai menuju kota.
***
Bom bom bom..!!
Bom bom bom..!!
Jauh dari Dimensi Batu, terlihat dua bayangan terus melakukan bentrok yang membuat area sekitar kacau.
Tap tap..!!
“Siapa sebenarnya kau?” Tanya sosok bayangan terkejut luar biasa saat sosok pemuda yang ia kira lemah, bisa mengimbangi kecepatan dan kekuatan serangannya.
“Khehe,, siapa aku? Aku adalah penjahatnya di sini,” kekeh klon Xiu Bai dan terlihat sangat menikmati pertarungannya.
Mendengar jawaban tidak masuk akal klon Xiu Bai, wajah sosok bayangan seketika berkerut di sertai kepulan asap muncul dari balik tudungnya.
“Manusia rendahan, akan ku buat kau menjadi tumbal untuk mengurangi dampak kekuatan segel tempat Tuanku terkurung,” teriak sosok Bayangan tersebut di penuhi amarah.
Blush..!!
Dret..!!
Dalam sekejap sosok bayangan tersebut muncul di depan klon Xiu Bai dan mengayunkan belatinya yang telah di baluti energi aneh.
Klon Xiu Bai yang mampu melihat kecepatan musuh, karena sudah lebih dulu menggunakan Mata Asura. Bukannya takut, ia malah tersenyum lebar dan langsung menciptakan belati energi.
“Khehe,, kesenangan seperti ini yang aku telah aku tunggu-tunggu,” kekeh Klon Xiu Bai ikut mengayunkan belati energinya ke arah musuhnya.
__ADS_1
Wuss..!! Trank..!!
Bom bom bom bom..!!