Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Kembalinya Xiu Bai ke Klan Asura dan Kebahagiaan Tanpa Batas


__ADS_3

Sebuah anak panah lebih dulu melesat ke arah Zi Lang.


Dret..!!


Wung..!! Jlep..!!


Duaarr..!!


Arrgghh..!!


Dalam sekejap mata anak panah secara tiba-tiba menancap tepat ke arah dantian Zi Lang, lalu meledak, hingga membuat Zi Lang berteriak kesakitan.


Melihat Zi Lang masih hidup, karena anak panah yang Bai Chu Ye tembakkan belum masuk terlalu dalam ke Dantian Zi Lang.


Bai Chu Ye kembali menarik anak panahnya. Bersamaan dengan itu, Monster Penghancur yang awalnya membeku, kini ikut melesat saat melihat Zi Lang terluka.


Bukan hanya Monster Penghancur saja, Hu Lao dan Hu Lau pun ikut bergerak.


Kini anak panah Bai Chu Ye dan ketiga monster alam dewa seketika melesat serempak.


Wuss wuss..!!


Zi Lang yang sedang berteriak kesakitan kini terlihat menggeram penuh amarah saat melihat mereka semua mengincar dirinya.


“Sialan, akan ku hancurkan kalian,” teriak Zi Lang kini mengeluarkan aura penuhnya. Walau kebanyakan yang bocor, tetap saja tekanan yang Zi Lang berikan dapat menghambat pergerakan anak panah dan ketiga monster.


Blush..!!


Goarrr..!!


Zi Lang yang berubah ke wujud aslinya kini membuka mulutnya ke arah ketiga monster dan anak panah Bai Chu Ye.


Dret..!!


Bam..!!


Bola energi bewarna ungu seketika meledak keluar dari mulut Zi Lang.


Monster Penghancur, Hu Lao dan Hu Lau yang melihat itu, bukannya berhenti, mereka malah semakin melesat maju.


Wuss wuss wuss..!!


“Hancur,” teriak ketiga monster langsung mengayunkan senjata mereka masing-masing ke arah bola energi yang ada di depan mereka.


Dret..!!


Duarr..!!


Ledakan besar kembali tercipta mengguncang seluruh Alam Celestial.


Di saat ledakan terjadi, anak panah Bai Chu Ye yang tidak benterokan dengan bola energi milik Zi Lang kini terus melesat.


Wuss..!!


Jlep..!!


“I..Ini,” gumam Zi Lang yang awalnya menghela nafas dan berniat kabur, langsung membeku di saat anak panah menusuk dantiannya hingga membuat keretakan yang jauh lebih besar.


Uhuk uhuk..!!


Zi Lang yang merasakan sakit pun langsung membungkukkan badannya sambil mencoba menarik anak panah yang ada di punggungnya.


Sret..!!

__ADS_1


Duar..!!


Tepat saat Zi Lang hendak mencabut anak panah milik Bai Chu Ye, anak panah tersebut pun langsung meledak.


Monster Penghancur, Hu Lao dan Hu Lau yang melihat itu langsung berteriak bahagia.


Woaah..!!


“Mati kau dasar sialan,” teriak ketiganya serempak.


Berbeda dengan ketiganya yang kini bahagia, Bai Chu Ye terlihat sama sekali tidak memasang ekspresi apapun. Tatapannya tetap datar mengarah ke api yang masih besar di tempat Zi Lang berada.


“Apa dia masih hidup ayah?” Tanya Bai Chu Ye melirik ke arah ruang hampa.


“Dia berhasil kabur, tapi tenang saja, jiwanya tak akan berhasil selamat keluar dari sini, karena ayah sudah melukai jiwanya hingga jiwanya tidak akan bisa bertahan lama.” Jawab Xiu Bai langsung membawa Bai Chu Ye pergi dari sana tanpa di ketahui oleh ketiga monster.


Dret..!!


Wuss..!!


Tap tap..!!


Tak lama, terlihat Xiu Bai dan Bai Chu Ye muncul di depan Bai Han yang kini bersama Duan Du, Tu Long dan yang lainnya.


“Apa kau tidak apa-apa Han'er?” Tanya Xiu Bai sambil melirik putranya.


“Kami tidak apa-apa ayah, karena di saat ledakan pertama muncul, ayah telah melindungi kami.” Jawab Bai Han dengan wajah senyum bahagia.


“Hem..!! Tapi kenapa kau membiarkan kami menderita terlebih dahulu, baru melindungi kami kak,” dengus Duan Du terlihat cemberut.


“Heh,, kau ini sudah beruntung di lindungi, malah kau mengoceh tidak jelas,” dengus Tu Long.


“Kau diam saja otak dongol, jangan ikut campur,” dengus Duan Du.


“Heh,, kenapa kalau aku ikut campur hah, kau ingin duel? Ayo,” tantang Tu Long langsung menampilkan ototnya.


Dret..!!


Tap tap..!!


Duan Du dan Tu Long yang sadar jika dirinya telanjang, dengan cepat mengeluarkan jubah dari cincin penyimpanan mereka.


Saat mereka ingin mengeluarkan jubah baru. Cen Tian lebih dulu terkekeh sambil berkata. “Apa kau mencari ini,” ejek Cen Tian menunjukkan cincin penyimpanan Tu Long dan Duan Du.


“Dasar sialan,” teriak Duan Du dan Tu Long langsung menerjang ke arah Cen Tian.


Wuss wuss..!!


Tap tap..!!


“Kalian ini, di saat kita berkumpul kalian selalu mencari ribut, sudah-sudah, ayo kita kembali,” ucap Xiu Bai yang kini memegang tangan Duan Du dan Tu Long, Xiu Bai juga menahan Cen Tian dengan energinya.


“Kak, berikan mereka cincin mereka,” ucap Xiu Bai.


Cen Tian pun langsung cemberut, dan dengan enggan ia memberikannya kepada Duan Du dan Tu Long.


Setelah memberikan Duan Du dan Tu Long, Xiu Bai pun langsung membuat portal lalu kembali ke klan Asura.


Dret..!!


Wuss wuss..!!


***

__ADS_1


Di tempat Monster Penghancur, Hu Lao dan Hu Lau, mereka yang kini sedang mencari Bai Chu Ye pun berhenti melakukan pencarian.


Tatapan ketiganya pun saling memandang satu sama lain.


“Hemm..!! Urusan kita belum selesai, lain kali akan ku cari kau,” ucap Monster penghancur langsung melesat pergi.


Mendengar itu, Hu Lau pun menggeram dan ingin mengejar Monster Penghancur, tapi Hu Lao langsung menghentikannya.


“Jangan, jika kita bertarung, itu akan sia-sia,” ucap Hu Lao.


Hu Lau pun terdiam, ia kini menatap ke arah Monster penghancur dengan tatapan intens.


“Akan ku ingat wajahmu,” gumam Hu Lau mencengkram erat tangannya.


Krak krak..!!


“Hemm..!! Ayo kembali, tidak baik jika terlalu lama di sini,” ajak Hu Lao.


Hu Lau pun mengangguk.


Dret..!!


Wuss wuss..!!


Hu Lao dan Hu Lau pun langsung menghilang dari tempat mereka berdiri.


***


Tap tap...!!


“Gege,”


“Ayah,”


“Bai'er,”


Seketika Istri, Ibu, nenek dan putri Xiu Bai langsung berhamburan ke arah Xiu Bai di saat melihat kemunculannya.


Bruk bruk bruk..!!


“Apakah kau baik-baik saja,” seketika semua wanita langsung bertanya dengan penuh khawatir kepada Xiu Bai, Bai Han dan Bai Chu Ye.


Duan Du pun terlihat di kerumuni oleh istri, putra dan putrinya.


Hanya Tu Long saja yang terlihat tersenyum kecut. Ia kini mengingat istrinya yang sudah meninggal.


Istri Tu Long meninggal karena telah mengorbankan hidupnya demi menyelamatkan Ling Mei, Ling Bai Xie, Ling Mu Xia, Ling Chu Jia dan anggota keluarga besar Xiu Bai saat masih di Bumi.


Melihat Tu Long merenung, Xiu Bai dan yang lainnya pun mendekati Tu Long.


“Jangan bersedih, aku yakin jika istrimu saat ini telah terlahir kembali, tapi kita tidak tahu dimana ia berada. Mungkin ia tidak ada di Alam Celestial ini, itu artinya ia ada di tempat lain.” Ucap Xiu Bai langsung menghibur Tu Long.


“Hemm..!! Tenanglah paman, akan ku bantu kau mengarungi seluruh alam untuk mencarinya,” ucap Duan Du terdengar serius.


“Jangan lupa aku juga paman, aku pasti akan membantumu mencari bibi,” ucap Bai Han dan di angguki oleh Bai Chu Ye dan Ling Bai Xie.


Melihat semuanya sedang menghiburnya. Tu Long pun seketika meneteskan air matanya tanpa rasa malu. Ia kini terlihat mengusap air matanya menggunakan tangan kirinya.


“Terimakasih semuanya,” ucap Tu Long.


“Tentu, kau adalah anggota keluarga kami, kau sedih, kami pun ikut merasa sedih,” ucap Xiu Bai kini memeluk Tu Long.


Bruk..!!

__ADS_1


“Hem hem..!! Kau memang yang paling pengertian Tuan muda, tidak seperti bocah licik ini,” ejek Tu Long sambil melirik Duan Du.


Mendengar itu, Duan Du pun langsung meraung membalas ejekan Tu Long. Hingga terdengar gelak tawa dari semua anggota keluarga Xiu Bai akibat adu mulut Tu Long dan Duan Du.


__ADS_2