Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Pertemuan Xiu Bai dengan Sang Putra, Setelah Berpisah Sekian Lama


__ADS_3

Melihat kepergian jiwa neneknya, kini Xiu Bai pun melirik ibunya. “Ayo bu, kita temui cucumu yang kini bergerak ke arah kedua pamannya,” ajak Xiu Bai sambil melirik ke arah putranya bersama anggota keluarganya.


“Oh,, apa itu cucumu yang berasal dari kehidupanmu yang sebelumnya Bai'er?” Tanya Hua Qian kini menarik lengan putranya.


Jika orang-orang tidak mengenal mereka adalah anak dan ibu, mungkin mereka pasti berpikir jika mereka sepasang kekasih.


“Hemm..!! Ayo bu,” ajak Xiu Bai tersenyum hangat.


Dret..!!


Xiu Bai pun langsung menghilang bersama ibunya.


***


Wuss wuss..!!


Di sebuah hutan yang tidak jauh dari Kota Naga Langit, dimana Klan Naga Langit tinggal, terlihat beberapa sosok pemuda melesat dengan kecepatan penuh.


Terlihat saat mereka melesat, mereka selalu muncul layaknya menggunakan sebuah ruang dan waktu.


Tap tap..!!


“Kita sudah sampai Han'er, di atas sana adalah klan tempat ku di lahirkan,” tunjuk Chen Long mengarah ke sebuah pulau terapung di atas langit.


“Jadi apa yang kita tunggu, ayo kita terbang ke sana,” ajak Bai Da Xing dengan nada bersemangat, ia terlihat sangat tidak sabar bertemu dengan kedua paman Bai Han, yang tak lain Duan Du dan Tu Long.


“Tidak, kita tidak boleh terbang, ada sesuatu penghalang di kota ini yang tidak memperbolehkan penduduk kota terbang, kecuali dia adalah seorang penatua agung dan pemimpin klan,” ucap Chen Long langsung menggelengkan kepalanya.


Mendengar itu, Bai Da Xing, Lan Yuheng, Bai Hu, Du Ling dan Meng Yusan yang akan melesat lebih dulu, seketika menghentikan diri mereka.


“Eeh,, apakah itu benar saudara Chen?” Tanya Du Ling.


“Benar, jika kita ingin kesana, maka kita harus menggunakan portal yang ada di pusat kota,” jawab Chen Long.


Saat Chen Long akan mengajak Bai Han dan yang lainnya memasuki kota. Terlihat Bai Han hanya diam saja.


Dengan tubuh bergetar hebat, ia kini memandang ke arah atas, dan tepat di atasnya, sosok pemuda dan wanita paruh baya, namun tetap terlihat cantik melayang turun ke tempat Bai Han berdiri.


Bukan hanya Bai Han saja, Bo Wuhan pun ikut merasakan hal yang sama dan kini terlihat langsung berlutut.


“Salam Yang Mulia,” ucap Bo Wuhan langsung menundukkan kepalanya dengan hormat.


“A..Ayah,” sapa Bai Han, walau wajah ayahnya berubah jauh, perasaan yang ia rasakan saat ini tidak berbeda jauh saat ia pertama kali bertemu ayahnya sewaktu ia masih kecil.


Bruk bruk..!!

__ADS_1


Chen Long, Du Ling dan Meng Yusan pun langsung berlutut saat melihat sosok wanita yang ada di samping Xiu Bai.


Tentu saja mereka bertiga mengenalnya, Chen Long mengenalnya sebagai pemimpin klan Naga Langit.


Sementara Du Ling dan Meng Yusan mengenal Hua Qian sebagai Nyonya Besar, sekaligus istri pemimpin klan Asura.


“Salam pemimpin klan Naga Langit.”


“Salam Nyonya Besar.”


Terdengar suara yang bersamaan dari Chen Long, Du Ling dan Meng Yusan.


Bukan hanya mereka saja, yang lainnya pun ikut menyapa Xiu Bai, setelah mendengar Bai Han memanggilnya Ayah.


Tap tap..!!


“Kau sudah besar Han'er,” ucap Xiu Bai kini muncul secara tiba-tiba dan tanpa bisa di rasakan oleh Bai Han dan yang lainnya saat Xiu Bai muncul di depan putranya.


Bruk..!!


Dengan cepat Bai Han langsung memeluk ayahnya, terlihat air matanya langsung menetes tanpa bisa ia bendung sama sekali.


“A..Ayah, ayah, Han'er sangat merindukanmu,” ucap Bai Han memanggil ayahnya berkali-kali. Suara pelukan erat pun terdengar kesar saat Bai Han semakin menguatkan pelukannya, seolah-olah ia takut kehilangan sosok ayahnya lagi.


Buk buk..!!


Terlihat Xiu Bai langsung memukul pundak putra pertamanya berkali-kali. “Maafkan ayah karena telah membuatmu menderita selama ini Han'er,” ucap Xiu Bai dengan nada tulus.


“Mulai sekarang, kau tidak perlu lagi menanggung semuanya, ada ayah dan pamanmu yang akan menggantikannya,” ucap Xiu Bai terlihat tersenyum hangat.


“Bukan hanya mereka, bahkan klan Asura maupun klan Naga Langit pun akan ikut membantu semua masalah yang akan muncul di masa depan,” sambung Xiu Bai.


Hiks hiks..!!


Mendengar itu, Bai Han seketika menangis semakin kencang, layaknya seorang anak berusia 5 tahunan.


Xiu Bai pun langsung menenangkan putranya dengan sabar, dan menjelaskan jika ia sudah bertemu nenek, ibu maupun adiknya.


Mendengar itu, suara tangis Bai Han menjadi redup, ia kini terlihat sedikit lucu dengan mata bengkak dan sedang mengusap air matanya.


“Apa ayah sudah menemukan mereka semua, lalu dimana nenek, ibu Xia, ibu Jia dan Xie'er berada?” Tanya Bai Han dengan nada bersemangat dan tidak sabar ingin menemui mereka.


Saking bahagianya, Bai Han sampai lupa memperkenalkan anggota keluarga barunya yang ada di belakangnya saat ini.


“Hem...!! Adikmu yang manja sekarang mungkin sedang bertarung, tapi kau tidak perlu khawatir, ayah sudah membuat pelindung kepadanya, lalu untuk yang lain, ada di klan Asura,“ jawab Xiu Bai dengan senyum hangat dan lembut terhadap putranya.

__ADS_1


“Dan juga, perkenalkan, ini adalah ibu ayah, orang yang telah melahirkan ayah di dunia ini,” ucap Xiu Bai yang suaranya hanya bisa di dengar oleh Bai Han dan Bo Wuhan saja.


Mendengar itu, pandangan Bai Han dan Bo Wuhan pun mengarah ke Hua Qian.


Bruk..!!


“Salam nenek, aku adalah Bai Han, cucumu yang sedikit tidak berbakti karena terlambat mengenalimu,” ucap Bai Han sedikit canggung karena terlambat menyapa neneknya.


“Salam Nyonya Agung, saya adalah bawahan Tuan Besar, maaf terlambat menyapa anda,” sapa Bo Wuhan langsung berlutut dan menundukkan kepalanya.


Dret..!!


“Apa yang kalian lakukan, cepat bangkit, sesama keluarga, tidak ada yang namanya sampai berlutut,” ucap Hua Qian yang kini membangkitkan keduanya dengan sedikit energinya.


Saat Bai Han merasakan energi neneknya, terlihat matanya sedikit melebar. “I..Ini, kekuatan nenek ada-”


Ssstt..!!


“Jangan di sebut, cukup kau tahu dalam hati saja Han'er,” ucap Hua Qian langsung memeluk cucunya.


Urgh..!!


Merasakan pelukan hangat dari neneknya, tapi di satu sisi ia juga tidak bisa bernafas akibat pelukan bahagia neneknya, kini membuat Bai Han mengerang sedikit.


“Jangan terlalu erat bu, cucumu tidak bisa bernafas,” ucap Xiu Bai langsung membantu putranya.


Setelah itu, pandangan Xiu Bai pun mengarah ke Bo Wuhan dengan senyum kecil. “Hemm..!! Aku tak menduga jika bakat bawaanmu sudah bisa kau buka dan kendalikan Wuhan, kini kau sudah mencapai Kaisar Dewa Surgawi ⭐ 8 Awal, peningkatan yang lumayan,” ucap Xiu Bai langsung memuji Bo Wuhan.


“Ayah,, kenapa kau tidak memuji Han'er lebih dulu, malah memuji paman Wuhan sih,” teriak Bai Han kini terlihat sudah kembali ke sifat aslinya. Wajahnya sedikit cemberut saat melirik ke arah ayahnya.


Mendengar teriakan Bai Han, seketika anggota keluarganya sedikit terkejut akan sifat Bai Han saat ini, yang sangat berbeda jauh sebelum bertemu ayahnya.


“Hemm..!! Seharusnya kau malu dengan tingkat kekuatanmu saat ini, dari yang ayah lihat, kau pasti sudah bertemu dengan adikmu dan kau sadar jika adikmu jauh lebih kuat darimu bukan,” ucap Xiu Bai tersenyum kecil.


Glek..!!


“Urgh,, dari mana kau tahu ayah?” Tanya Bai Han sedikit malu-malu.


“Tentu saja aura jiwa adikmu masih ada di dalam tubuhmu,” jawab Xiu Bai.


“Huh,, tapi setidaknya kau puji juga putramu ini,” dengus Bai Han terlihat mengelak.


“Benar, jangan pilih kasih Bai'er, lihatlah, umur putramu terbilang masih muda dan ia sudah mencapai Kaisar Dewa Surgawi ⭐ 9 Awal, dan kekuatannya setara dengan 3 penatua utama di klan yang aku pimpin,” sambung Hua Qian langsung membela cucunya.


Seketika wajah Bai Han langsung tersenyum lebar saat mendengar belaan neneknya.

__ADS_1


__ADS_2