
“Bagaimana sosok Pangeran Bai yang telah mati dan di ciptakan di Alam semesta rendahan ini mampu ke tempat asalnya dan membalas dendam akan kehancuran klannya,” sambung Shen Zhi An terlihat memasang wajah tak percaya sama sekali.
“Hais,, sudahlah, akan lebih baik aku lakukan saja tugasku untuk membunuhnya, karena aku sudah terlalu lama berada di sini,” gumam Shen Zhi An terlihat mulai bangkit dari tempat duduknya.
Tap tap..!!
Shen Zhi An pun mulai melangkah sambil mengayunkan tangan kanannya.
Blush..!!
Tepat setelah Shen Zhi An mengayunkan tangan kanannya, muncul celah yang menuju Alam Semesta Kehampaan.
Wuss wuss..!!
Tanpa basa basi Shen Zhi An melangkah masuk dan langsung melesat menuju Utara Alam Semesta Kehampaan.
Tap tap..!!
“Hemm..!! Perasaan ada di sini, tapi kenapa kini hanya hamparan kosong saja?” Gumam Shen Zhi An yang yakin jika di tempatnya berdiri ada sebuah Batu besar.
Dan di batu besar tersebut ia meninggalkan semua ciptaannya yang tak lain Makhluk Setengah parasit dan Monster Mutasi.
“Sialan, apakah ada yang menghancurkan pasukan yang aku buat?” Gumam Shen Zhi An bertanya-tanya dalam hati.
“Itu tidak mungkin, tidak ada yang mampu mengalahkan mereka, terlebih lagi di inti Batu tersebut ada rekanku yang masih belum terlepas dari kekangan mereka. Jadi tidak mungkin ada yang mampu membunuh mereka semua, terutama rekan-rekanku,” sambung Shen Zhi An yang kini mulai berpikir.
Tak lama setelah cukup lama berpikir, Shen Zhi An pun mulai menerka-nerka.
“Aku yakin pasti ada yang menyembunyikan tempat rekanku di kurung. Tapi bagaimana cara mereka menyembunyikannya,” gumam Shen Zhi An sambil memegangi dagunya.
Karena tidak bisa menemukan petunjuk, Shen Zhi An pun langsung menggerakkan kedua tangannya.
Blush..!!
__ADS_1
Tak lama, muncul bola energi dari gerakan tangan Shen Zhi An.
“Apa boleh buat, akan ku hancurkan saja semua yang ada di Alam Semesta Hampa ini,” ucap Shen Zhi An.
Wuss..!!
Bom bom..!!
Duarr..!!
Dengan ganas Shen Zhi An terus melemparkan bola energinya ke sembarang arah, setelah itu ia bergerak ke tempat yang belum ia hancurkan.
Hingga langkah Shen Zhi An terhenti di saat melihat kabut ilusi di depan matanya.
“Hoo,, jadi mereka memasang ilusi untuk mencoba mengelabuiku,” ucap Shen Zhi An menyeringai lebar.
Dret..!! Wung..!!
Boommm..!! Bomm..!!
Kini Shen Zhi An langsung dapat melihat sebuah batu yang hancur sebagian.
Tap tap..!!
Bam bam bam..!!
Tepat di saat Shen Zhi An turun, terdengar suara ledakan di inti Batu, dimana tempat rekannya di kurung.
Pandangan pertama yang Shen Zhi An lihat saat ini yaitu pusat penjara yang di bangun oleh bawahannya.
“Sialan, padahal aku sudah mengira-ngira rekanku mampu terbebas dari kurungannya dalam beberapa tahun setelah mencoba melemahkan perisai Hukum menggunakan banyak tumbal. Tapi kini semua yang aku rencanakan hancur,” teriak Shen Zhi An yang tidak bisa menahan amarahnya.
Wung..!!
__ADS_1
Bomm..!! Bom..!!
Semua area yang ada di sekeliling Shen Zhi An langsung hancur akibat energi yang muncul dari tubuh Shen Zhi An.
Cukup lama Shen Zhi An mengamuk tak jelas, kini ia melangkah menuju tempat rekannya di kurung.
Bam bam bam..!!
“Berhenti bodoh, sekuat apapun kau mencoba menyerangnya, perisai ini tidak akan pernah bisa hancur,” teriak Shen Zhi An.
Alhasi, terlihat semua rekan Shen Zhi An yang mengamuk, kini mulai tenang.
“Cara satu-satunya untuk terlepas dari kurungan ini hanya menumbalkan banyak darah, sama seperti yang aku lakukan di masa lalu, aku cukup beruntung mampu menciptakan banyak bawahan yang sangat kuat waktu itu. Tapi kini semua bawahanku telah mati.” Ucap Shen Zhi An melihat ke arah rekannya.
“Saat itu, aku menggunakan artefak yang Tuan berikan agar aku bisa menciptakan bawahan kuat dan bisa melewati kurungan ini. Tapi kini artefak tersebut sudah hancur, karena hanya bisa sekali pakai. Jadi saat ini aku tidak mampu lagi membuat monster sekuat itu lagi.” Sambung Shen Zhi An.
Wajah semua rekan Shen Zhi An pun seketika mengganas saat mendengar ucapan Shen Zhi An.
Shen Zhi An tentu saja paham akan kemarahan rekan-rekannya ini, karena saat ia di kurung waktu itu, ia mengalami siksaan tanpa henti yang berasal dari Hukum Alam Hampa ini.
Ia juga beruntung saat itu di kurung di tempat terpisah dari rekan-rekannya. Karena setahunya, kurungan tersebut lebih lemah dari pada di kurung melebihi dari 1 orang. Buktinya ada di depannya ini, kurungan tersebut 10 kali lebih kuat dari tempat ia di kurung.
“Kalian tenanglah, karena aku ada satu cara, yaitu dengan sedikit pertaruhan, yaitu membawa semua bawahan yang aku tundukkan untuk mengorbankan diri mereka.” Ucap Shen Zhi An terdengar meyakinkan rekannya.
“Walau begitu aku masih ragu kalian bisa bebas, karena jika semua bawahan yang aku korbankan mati, dan kalian tidak bisa bebas, akulah yang akan rugi jika Pangeran Bai tiba-tiba menyerang bersama pasukannya.” Sambung Shen Zhi An dalam hati.
***
Setelah bicara dengan rekannya dan mencoba menenangkan mereka sampai mereka yakin, kini Shen Zhi An pun terlihat melangkah pergi.
Dret..!! Wuss wuss..!!
Terlihat tujuan Shen Zhi An bukan kembali ke tempat bawahannya yang tinggal di dasar laut. Melainkan tujuannya masih di sekitaran Alam Semesta Hampa.
__ADS_1
“Aku harus mencari banyak tumbal di tempat ini terlebih dahulu, semakin kuat tumbalnya, maka akan semakin bagus,” gumam Shen Zhi An dalam hati terus melesat ke arah yang bertepatan dimana Dimensi Alam Saint berada. Tempat yang pernah Xiu Bai lewati sebelumnya.
Wuss wuss..!!