Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Strategi Maju dan Hancurkan


__ADS_3

Perlahan tapi pasti, kini Bai Chu Ye berubah ke wujud aslinya, dan tangan Bai Chu Ye terlihat terayun ke leher musuh yang ada di depannya.


Slash..!!


Tepat saat pedang Bai Chu Ye akan menyentuh leher musuhnya, dengan cepat ia mundur sejauh mungkin.


Dret..!! Wuss wuss..!!


Duaarr..!!


Bersamaan dengan mundurnya Bai Chu Ye, ledakan besar pun terjadi dan berasal dari tempat Lang Ge berdiri.


Tap tap..!!


Setelah berhasil menghindari ledakan bersama dampaknya, kini Bai Chu Ye muncul di samping Bai Han, Bai Da Xing dan Lan Yuheng.


“Dari mana kakak tahu jika tadi itu hanya boneka pengalihan untuk mencoba menghancurkan kita semua bersama seisi kota?” Tanya Bai Chu Ye kini melirik kakaknya.


“Ini,” jawab Bai Han menunjukkan sebuah benang energi bewarna merah transparant.


“Kakak baru menyadari jika semua penghuni yang ada di kota ini telah di kendalikan menggunakan benang energi ini,” sambung Bai Han.


Tak lama setelah itu, pandangan Bai Han pun teralih menuju asal ledakan. “Untuk monster yang tadi meledakkan diri, kakak sadar jika dia bukan yang asli dari bayangan. Ia sama sekali tidak mempunyai bayangan.” Ucap Bai Han melirik adiknya.


Bai Chu Ye yang sudah mengetahui kakaknya sudah bisa menggunakan Hukum Bayangan pun langsung memasang wajah dingin.


“Apa itu artinya kita masuk perangkap mereka kak?” Tanya Bai Da Xing dengan nada dingin.


“Tidak juga, sebaliknya merekalah yang masuk perangkap kita,” jawab Bai Han dengan seutas senyum tipis.


“Eeh,, sejak kapan mereka masuk perangkap kita? Dan kapan kita membuat perangkap?” Tanya Lan Yuheng sambil memasang wajah bingung saat mendengar ucapan Bai Han.


Berbeda dengan Lan Yuheng yang jarang berpikir, Bai Da Xing terlihat mencoba menebak-nebak dengan mengingat kejadian sebelumnya.


Sementara Bai Chu Ye langsung tahu apa maksud dari ucapan kakaknya.


“Hemm..!! Jadi begitu, kakak sudah sadar dari awal jika kota ini adalah jebakan, tapi kakak tidak memberitahu kita, karena takut mereka akan tersadar akan kelakuan kami nantinya karena telah tahu rencana mereka, bukan kah begitu kak?” Lirik Bai Chu Ye ke arah Bai Han.


“Salah satunya bisa di anggap seperti itu, dan yang pasti, kakak sengaja membawa kalian masuk perangkap bersama-sama adalah untuk membuat mereka yang asli keluar.” Ucap Bai Han.


Pandangan Bai Han pun melirik ke arah kota yang telah hancur. Dan sebenarnya kota ini bukanlah kota dimana perbatasan Garis putih dan garis kuning berada.

__ADS_1


Karena kota yang ada di depan Bai Han ini, kota yang baru saja di buat oleh sosok yang bernama Lang Ge, untuk mengetahui sekuat apa manusia-manusia yang ia benci.


***


Sementara sosok Lang Ge yang sesungguhnya, kini terlihat menyeringai kejam saat ia melihat semua benang yang ada di jari kelingkingnya hancur.


“Khehehe,, rupanya mereka lumayan kuat juga sebagai seorang manusia murni,” kekeh Lang Ge sambil mencengkram erat tangannya, hingga auranya tanpa sadar keluar.


Blush..!!


“Akan ku hancurkan kalian secara perlahan, dan akan ku buat kalian menderita sedikit demi sedikit,” ucap Lang Ge.


Dret..!!


Terlihat tangan kanan Lang Ge, tepatnya jari telunjuknya mengeluarkan benang energi.


Wuss..!!


Dalam sekejap, benang energi di jari telunjuk Lang Ge langsung menyebar.


Entah kemana saja semua benang energi tersebut menyebar, yang pasti, semuanya mengarah ke jalan yang akan di lalui Bai Han, Bai Chu Ye dan kedua saudaranya.


Tujuan Lang Ge tentu saja ingin membuat mereka berempat menderita secara perlahan dan menguras energi mereka hingga mencapai batas. Setelah tujuannya tercapai, barulah Lang Ge muncul untuk membunuh mereka berempat.


Dret..!!


Setelah bergumam, Lang Ge pun langsung menghilang dari tempatnya duduk.


Dan satu hal yang pasti, Lang Ge menjadi Penguasa tercepat di Wilayah Garis kuning adalah karena keahliannya dalam strategi, otaknya sangatlah encer dalam mambuat jebakan maupun melarikan.


Dahulu saat ia memasuki Wilayah Kuning, ia membuat beberapa penguasa wilayah Garis Kuning bertarung satu sama lain dan pada saat mereka mencapai batas, Lang Ge muncul dengan senyum kebahagiaan.


Tanpa banyak usaha, ia pun membunuh mereka semua, sehingga ia di Juluki Sang Strategi Berdarah oleh penghuni Garis Kuning.


Tapi, orang yang Lang Ge lawan juga bukanlah orang sembarangan, 2 dari mereka pintar dalam melakukan strategi, khususnya Bai Chu Ye. Dan satunya adalah Bai Da Xing.


Bai Da Xing sebenarnya ahli dalam bermain trik maupun menjebak.


Untuk Bai Han, Bai Han cerdas dalam melakukan analisa, sehingga ia mampu mengetahui strategi musuh dalam sekejap.


Terahir, Lan Yuheng, walaupun ia bodoh dalam berpikir, jangan salah sangka, ia memiliki kelebihan, yaitu dalam bekerjasama. Lan Yuheng jika bertarung dengan cara bekerjasama. Bai Han dan Bai Chu Ye pun sampai kalah karena kecerdasan Lan Yuheng di bidangnya tersebut.

__ADS_1


Lan Yuheng mampu mengatur ritme pertarungan dan mampu mengatur kapasitas energi yang keluar dari orang yang bekerjasama dengan dirinya. Sehingga saat bertarung kelompok, ia dan rekannya akan sulit kehabisan energi.


***


Tap tap..!!


Setelah setengah jam, kini langkah Bai Han, Bai Chu Ye, Bai Da Xing dan Lan Yuheng terhenti.


Pandangan mereka berempat pun melihat sebuah kota yang sama persis dengan kota yang hancur sebelumnya.


“Hemm..!! Ternyata musuh kita ahli dalam strategi Ye'er, aku menduga ia ingin menguras energi kita selama dalam perjalanan.” Ucap Bai Han melirik ke arah adiknya.


“Bagaimana tanggapanmu dalam hal ini?” Tanya Bai Han.


“Maju dan tunjukkan jika kita tidak akan kehabisan energi,” jawab Bai Chu Ye dengan nada datar.


“Khehe,, sudah kakak tebak jika kau pasti akan mengatakan hal ini.” Kekeh Bai Han.


“Karena kita adalah Keturunan Asura, seorang keturunan Asura tidak ada kata menyerah, jika harus mundur, kita mundur, tapi kita akan datang lagi, jika di paksa mundur, maka kita akan mundur lagi dan akan datang lagi, hingga semua musuh tahu seorang Asura tidak ada kata menyerah. Hanya mati saja yang membuat seorang Asura menyerah.” Balas Bai Chu Ye dengan nada dingin.


“Hem...!! Biarkan semua orang tahu, jika klan Asura bukanlah klan yang bisa mereka pandang remeh dan akan kita buat mereka semua takut dengan nama klan Asura.” Sambung Bai Han terlihat memasang wajah serius.


Dret..!!


Wuss wuss..!!


Dengan cepat mereka berempat melesat ke arah kota yang di yakini adalah sebuah kota jebakan milik Lang Ge.


Saat melesat, terlihat Bai Chu Ye membiarkan kakaknya dan kedua saudaranya melesat duluan. Tepat setelah kakaknya dan kedua saudaranya melewatinya.


Bai Chu Ye pun langsung menarik tangannya layaknya menarik busur panah.


Blush..!!


Tepat di saat tangan kanan Bai Chu Ye mundur, hingga sejajar dengan bahunya. Sebuah busur panah dan anak panah muncul.


“Gerakan ketiga, Panah Lautan Darah,” gumam Bai Chu Ye dalam hati.


Seketika, terlihat anak panah sebenar tombak melesat melewati Bai Han dan yang lainnya dalam sekejap dan terus melesat menuju pusat kota.


Dret..!!

__ADS_1


Wuss wuss..!!


__ADS_2