Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Penginapan Li dan Keributan di Penginapan


__ADS_3

“Eeh, aku baru tahu jika sekarang Kota ini ada penjaga.” Ucap Li Hin'er bingung.


“Kakek apakah ini perintah dari Klan Utama?” Tanya Lin Hin'er melirik ke arah Li Zhang.


“Hemm..!! Biar coba ku ingat,” ucap Li Zhang mengingat apakah dulu sebelum ia pergi, klan Li menugaskan anggota cabang untuk membuat beberapa penjaga.


“Benar, itu dulu usulanku untuk menyuruh klan cabang melatih prajurit sebagai penjaga setiap kota kecil.” Ucap Li Zhang mengangguk.


Tap tap..!!


Mendengar itu, Li Hin'er pun maju sambil menyerahkan token klan cabang.


Penjaga kota pun langsung menerimanya, setelah melihat jika wanita ini adalah sesama anggota klan, ia pun langsung memperbolehkan Li Hin'er dan kelompoknya masuk tanpa banyak bicara.


Tidak sampai 5 menit, Li Hin'er pun berdiri tepat di depan penginapan yang bertulis Penginapan Li.


“Ini dia penginapan yang aku maksud kakak, walau aku tidak pernah masuk, aku cukup mengenal penginapan ini,” ucap Li Hin'er.


“Hemm..!! Tapi kenapa penginapan ini sangat sepi?” Tanya Xiu Bai melirik Li Hin'er.


“Aku juga tidak tahu kakak, ayo masuk kakak,” ajak Li Hin'er langsung menarik tangan Xiu Bai.


Xiu Bai pun hanya bisa menuruti adiknya tersebut.


Saat masuk, terlihat Xiu Bai dan kelompoknya langsung di sambut oleh pelayan.


“Ada yang bisa saya bantu Tuan muda, Nona muda?” Tanya pelayan wanita yang terlihat berumur 50 tahunan.


“Pesan 5 kamar Khusus bibi, sekaligus makan malamnya di rumah makan Li saja,” ucap Li Hin'er menunjukkan token Klan Utama.


Saat pelayan tersebut melihat Token klan Utama, tubuhnya sedikit bergetar, karena baru kali ini penginapan Li di kunjungi oleh anggota Klan Li Utama.


“Sa..Saya akan melakukan yang terbaik untuk melayani anda Nona muda, Tuan muda,” ucap pelayan tersebut ingin membungkukkan badannya.


Tapi sebuah aura langsung menahannya.


“Ibuku pernah berkata, jangan sampai membungkukkan badan terhadap orang yang lebih muda kepada anda, itu membuat mu di rendahkan oleh orang lain. Terlebih anda seorang wanita, seorang wanita harus di hargai setinggi langit,” ucap Xiu Bai tersenyum lembut sambil memegangi kedua tangan pelayan wanita.


“Lain kali, jangan melakukan ini kepada siapun bibi, malah sebaliknya, kamilah yang harus membungkukkan badan terhadap anda, itulah sopan santun yang sesungguhnya.” Sambung Xiu Bai.


“I..Ini, apakah tidak apa Tuan muda?” Tanya pelayan wanita sedikit bingung.


“Hemm..!! Aku tahu mengapa anda ragu, terlihat dari tangan anda yang terluka, apakah seseorang memiliki jabatan tinggi di penginapan ini telah menyiksa anda?” Tanya Xiu Bai.


Tangan wanita tersebut sedikit bergetar saat mendengar pertanyaan Xiu Bai. Ia terlihat ragu-ragu untuk mengadu, jika ia mengadu, ia takut saat Xiu Bai dan kelompoknya pergi, ia akan kembali di pukuli.


“Li Zhang, jangan buat aku bicara dua kali, kumpulkan semua pegawai penginapan ini dan kumpulkan anggota Klan Cabang mu yang tinggal di kota ini, cepat,” ucap Xiu Bai terdengar dingin.

__ADS_1


Entah mengapa hatinya terasa sakit saat melihat wanita di depannya saat ini ketakutan dengan tubuh bergetar.


Bahkan Du Jian dan Meng Chen pun ikut geram melihat apa yang ada di depan mata mereka. Jika Xiu Bai memberi mereka izin, mungkin mereka akan langsung menghancurkan kota ini dalam sekejap tanpa menahan diri.


Sementara Li Hin'er hanya bisa terdiam dengan air mata ikut menetes.


“Bibi, katakan, siapa yang memukul bibi?” Tanya Li Hin'er langsung memeluk pelayan tersebut.


“Jujurlah, tidak akan ada yang berani melukai bibi lagi selamanya,” sambung Li Hin'er.


Tap tap..!!


“Hoam,, Li Ningwu cepat kemari,” teriak seorang pria terlihat berumur 40 tahunan keluar dari balik pintu Manager.


“Eeh,, ada tamu cantik di sini,” ucap pria tersebut dengan wajah mesum saat melihat ke arah Li Hin'er yang saat ini masih berpelukan dengan Li Ningwu.


Tap tap..!!


“Li Ningwu, pergilah bersihkan ruanganku, biar aku yang melayani tamu terhormat kita,” ucap Manager Penginapan Li hendak meraih pundak Li Ningwu.


Tap..!!


Krak..!!


“Argh,, sialan siapa kau sampah?” Teriak Manager Penginapan Li saat tangannya di cengkram erat hingga terdengar retakan.


Wuss..!!


Bam..!!


Brak..!!


Tubuh Manger tersebut langsung terlempar saat di tampar oleh Xiu Bai.


Blush..!!


“Anak sampah, akan ku bunuh kau,” teriak Manager Penginapan Li langsung bangkit dengan penuh amarah.


“Penjaga, kepung mereka cepat, bunuh semuanya kecuali ****** ini,” teriak Manager Penginapan Li.


Tap tap..!!


Seketika semua pegawai muncul mengepung Xiu Bai dan kelomopoknya.


“Hehe,, akan ku cincang tubuhmu anak sampah,” ejek Manager Penginapan Li.


Blush..!!

__ADS_1


Dret..!!


Guncangan hebat seketika terjadi di penginapan tersebut.


“Siapa yang kau panggil anak sampah?” Sebuah suara dingin terdengar dari pintu masuk penginapan.


Li Zhang yang pergi lebih dulu memanggil Patriak Cabang Klan Li bersama semua anggotanya. Saat kembali mendengar Tuan mudanya di panggil anak sampah membuat darah Li Zhang bergejolak.


“Si..Siapa-”


Kata-kata Manager Penginapan Li seketika terhenti saat melihat Patriak klan cabang, tetua dan semua anggotanya hanya menundukkan kepala di depan pria tua yang ingin ia tanyai.


Glek..!!


Saat melihat dengan jelas wajah siapa pria tua tersebut. Ia seketika menelan ludahnya.


“I..Itu, mereka kesini mengacau Leluhur, benarkan,” ucap Manager melirik semua pegawainya.


Wuss..!!


Bom..!!


Argh..!!


“Ampuni aku Leluhur,” teriak Manager kini kehilangan kedua tangannya saat Li Zhang menembakkan dua bola energi.


“Siapa yang menyuruhmu menyerangnya Li Zhang, apa aku pernah memberimu izin,” ucap Xiu Bai melirik ke arah Li Zhang.


Li Zhang seketika berkeringat dingin, karena terbawa emosi, ia sampai lupa akan perintah Tuan mudanya jika ia tidak boleh bertindak di luar batas tanpa seizinnya.


“Ma..Maafkan aku Tuan muda,” ucap Li Zhang hanya menundukkan kepalanya.


“Hais,, kau membuat bibi terlihat takut, kau yang memulai, maka kau yang menyelesaikannya sampai tuntas, aku akan membawa bibi dan Hin'er istirahat lebih dahulu,” ucap Xiu Bai membawa Li Hin'er dan Li Ningwu yang telah Xiu Bai buat pingsan sesaat sebelum Li Zhang datang.


Awalnya Xiu Bai ingin menyiksa Manager tersebut sehingga membuat Li Hin'er dan Li Ningwu pingsan. Tapi rencananya lebih dulu di hancurkan oleh kedatangan Li Zhang.


“Ba..Baik Tuan muda, aku akan memberantas siapa yang berniat menjadi penjahat di sini.” Ucap Li Zhang.


Xiu Bai pun mengangguk sambil melangkah pergi bersama Du Jian dan Meng Chen yang terlihat sangat ingin ikut bermain-main seperti Li Zhang.


...


Saat Xiu Bai telah pergi, Patriak, tetua dan anggota cabang klan Li kini hanya bisa menunduk dengan tubuh bergetar ketakutan.


Apa yang membuat mereka semakin takut adalah saat mereka mendengar Leluhur mereka yang di segani memanggil pemuda tersebut Tuan muda, artinya mereka sadar jika hidup mereka sudah tamat karena kesalahan beberapa anggota klan yang arogan.


Ini baru pertama kalinya mereka mendengar dan melihat kejadian seperti ini selama hidup mereka.

__ADS_1


__ADS_2