
“Paman mau kemana? Jangan tinggalkan Yinyin, ayah dan yang lainnya di sini,” ucap Yinyin memasang mata berkaca-kaca. Karena sosok yang ia harapkan tinggal di sini sebagai penyelamatkan malah ingin pergi.
Fei Wei Xian yang mendengar itu seketika menjadi luluh saat mendengar serta melihat mata Yinyin yang berkaca-kaca.
Jika saja ia tidak memiliki tugas, mungkin ia akan tinggal di sini dan membantu para monster mendirikan desa kecil untuk di tinggalkan. Tapi sayangnya, saat ini kakaknya pasti sudah menunggunya.
Tap tap..!!
Di saat Fei Wei Xian bimbang, terdengar langkah kaki di kedalaman hutan.
“Hemm..!! Bawa saja dia ke tempat Bibi Mo paman,” ucap Bai Chu Ye datar.
Melihat ekspresi Bai Chu Ye yang menurutnya imut, wajah Yinyin seketika bersinar cerah.
“Woah,, paman tampan, apakah paman tampan temannya paman Xian?” Teriak Yinyin langsung mendekati Bai Chu Ye dengan berlari kecil.
Melihat itu, Bai Chu Ye yang melihat wajah Yinyin sangat mirip dengan adik kecilnya Xie'er, namun bedanya Yinyin memiliki tanduk di dahinya.
Wuss..!!
Bruk..!!
Saat berlari, Yinyin tersandung batu tepat di depan Bai Chu Ye. Dengan sigap Bai Chu Ye menangkap Yinyin.
“Hati-hatilah saat berlari gadis kecil,” ucap Bai Chu Ye datar dan ingin menurunkan Yinyin.
Tapi Yinyin langsung mengeratkan kedua tangannya ke lengan kiri Bai Chu Ye, yang membuat Bai Chu Ye terlihat menggelengkan kepalanya.
Tap tap..!!
“Apa bisa? Bukankah ia masih kecil jika melewati ruang hampa, itu akan melukainya jika menggunakan cara itu.” Ucap Fei Wei Xian mendekati Bai Chu Ye.
“Hemm..!! Hanya dua orang yang mampu membawanya tanpa terluka, pertama ayah dan kedua Bibi Mo,” balas Bai Chu Ye langsung memejamkan matanya.
Blush..!!
Tak lama, tubuh Bai Chu Ye langsung berubah menjadi seutuhnya darah. Anehnya, saat Bai Chu Ye berubah ke bentuk tersebut, Yinyin sama sekali tidak merasakan sakit, ia malah merasakan nyaman, hingga membuat Yinyin terlelap dalam sekejap.
***
Di tempat Xiu Bai, ia yang kini duduk di sebuah kedai kecil yang berisi monster dan berbagai Ras lain, seketika mengerutkan keningnya.
“Hemm..!! Kenapa Ye'er menghubungi ku menggunakan inti darahnya?” Gumam Xiu Bai yang merasa ini tidak biasanya putranya menggunakan inti darahnya jika tidak dalam keadaan terdesak.
Namun ia juga tidak merasakan putranya terancam.
Dret..!!
Wuss..!!
Karena penasaran, Xiu Bai pun langsung lenyap dari tempatnya duduk dan meninggalkan beberapa koin emas untuk bayaran yang ia minum.
...
“Sudah, ayah pasti akan datang,” ucap Bai Chu Ye yakin.
“Baiklah jika begitu kita akan menunggu di sini,” balas Fei Wei Xian melirik ke arah para monster yang sampai saat ini tidak ada yang berani mendekatinya, termasuk ayah Yinyin. Bahkan untuk menatap Fei Wei Xian pun mereka ragu-ragu.
2 menit berlalu.
Blush..!!
Pusaran hitam muncul dari atas kepala Fei Wei Xian dan para monster.
__ADS_1
Sontak mereka semua melihat ke arah atas untuk melihat siapa yang datang.
Tap tap..!!
“Hemm..!! Ada apa Ye'er, tidak biasanya kau menghubungi ayah menggunakan cara itu?” Tanya Xiu Bai melirik ke arah putranya.
Bai Chu Ye pun langsung mengalihkan pandangan ke arah Yinyin yang kini terlelap di pangkuan ayahnya.
“Hemm..!! Di mana kau menemukannya Ye'er?” Tanya Xiu Bai terkejut luar biasa.
Xiu Bai bukan terkejut karena wajahnya yang mirip dengan putrinya, ia juga belum melihat wajah Yinyin. Tapi Xiu Bai terkejut saat tubuh Yinyin energi, dan semakin kuat Yinyin, maka semakin kuat ia mampu menetralkan berbagai jenis energi.
Tap tap..!!
Melihat Xiu Bai mendatangi putrinya, Ayah Yinyin menjadi ketakutan, takut akan putrinya di bunuh.
“Tenanglah, aku tidak ingin melukaimu,” ucap Xiu Bai yang tahu akan ekspresi ayahnya Yinyin.
Setelah berdiri di depan Yinyin, sontak tangan Xiu Bai pun menyentuh perutnya.
Blush..!!
Dalam sekejap lonjatan Cahaya muncul ke atas, dan itu bukanlah energi, namun sangat mirip dengan energi.
“Sesuai dugaan, kekuatan bawaan yang luar biasa.” Gumam Xiu Bai langsung kagum dan tidak menyangka jika menemukan salah satu bakat yang setara putrinya ada di sini.
...
Sementara ayah Yinyin, Fei Wei Xian, Bai Chu Ye dan Feng Lu langsung terkejut di sertai kagum saat melihat cahaya yang sangat indah di langit.
“I..Ini, ada apa ini Tuan? Apakah putri saya baik-baik saja?” Tanya ayah Yinyin terdengar ketakutan.
Xiu Bai pun melirik ayahnya Yinyin. “Tenanglah, dia baik-baik saja dan jelaskan apa yang sebenarnya terjadi hingga kalian bisa bertemu adik, putra serta muridku?” Ucap Xiu Bai tersenyum hangat lalu bertanya.
Tap tap..!!
Tapi Fei Wei Xian langsung cemberut saat Xiu Bai menyuruhnya untuk diam di tempatnya.
Melihat sosok sekuat Fei Wei Xian tidak bisa berkutik di depan Xiu Bai.
Ayah dan para monster langsung menyadari jika Xiu Bai pasti sosok yang jauh lebih kuat.
“I..Itu...”
5 menit kemudian.
Setelah mendengar penjelasan ayah Yinyin, Xiu Bai pun memasang wajah datar.
“Jadi begitu, rupanya Iblis Kehancuran ingin separuh wilayah aku hancurkan dan buat sebagai sumber energi muridku.” Gumam Xiu Bai menyeringai tipis.
“Baiklah, jika kau ingin hidup tenang, maka aku akan membawamu ke tempat anggota keluargaku tinggal.” Ucap Xiu Bai terdiam sesaat.
“Tapi di sana, kalian harus bekerja jika kalian ingin tinggal gratis di sana. Pekerjaannya gampang, hanya bertani atau membangun beberapa tempat. Apa kalian setuju?” Tanya Xiu Bai melirik ayah Yinyin dan para monster.
Mendengar itu, para monster yang ingin hidup tenang dan nyaman pun langsung mengangguk, tapi mereka juga melirik ke arah ayah Yinyin, lantaran sadar jika penyebab Xiu Bai ingin membawa mereka karena putrinya.
“Saya setuju Tuan, tapi jika boleh tahu, siapa nama anda?” Jawab ayah Yinyin dan balik bertanya.
“Xiu Bai, itu adalah namaku,” jawab Xiu Bai tersenyum hangat.
Terlihat juga Xiu Bai menggerakkan tangannya karena tidak ingin berlama-lama.
Blush..!!
__ADS_1
Dalam sekejap muncul lubang hitam di depan mereka semua.
“Masuklah, di sana akan ada sosok wanita yang menunggu kedatangan kalian,” ucap Xiu Bai melirik semua monster.
Mereka semua pun langsung melangkah masuk tanpa rasa ragu atau takut.
Tap tap..!!
Wuss wuss..!!
Hingga tersisa Yinyin serta ayahnya.
“Sebelum masuk, jangan biarkan putrimu bangun atau melihat ruang hampa, jika ia tersadar, langsung saja tutup matanya.” Ucap Xiu Bai.
“Terimakasih Tuan,” ucap ayah Yinyin membungkukkan sedikit badannya, dan tak lama ia pun melangkah masuk.
Tap tap..!!
Blush..!!
***
“Baiklah, apa kita akan makan dan minum terlebih dahulu? Atau langsung berpisah di sini?” Tanya Xiu Bai melirik ke arah Fei Wei Xian dan putranya.
Bai Chu Ye dan Fei Wei Xian pun saling melirik, setelah itu mengangguk bersama.
“Kami akan langsung saja pergi ke tempat itu kakak, lebih cepat akan jauh lebih baik.” Ucap Fei Wei Xian.
Xiu Bai pun mengangguk ringan. Tatapannya pun teralih ke Feng Lu yang selalu menatapnya dari awal ia datang.
“Ayo nak, kita juga akan langsung pergi ke tempat kau berlatih,” ajak Xiu Bai yang membuat Feng Lu menjadi bersemangat.
“Apakah Lu'er bisa menjadi kuat Yang Mulia?” Tanya Feng Lu dengan mata berkaca-kaca.
“Hemm..!! Tentu saja dan mulai sekarang, panggil aku Guru,” jawab Xiu Bai sambil mengacak-acak rambut Feng Lu.
Blush..!!
Bersamaan dengan itu, Xiu Bai dan Feng Lu langsung menghilang dari tempat mereka berdiri.
...
Tap tap..!!
“Woah..!! Tempat apa ini Guru?” Tanya Feng Lu terkagum-kagum melihat area sekitarnya.
Pada saat Feng Lu melihat yang sangat besar di depannya, Feng Lu langsung terdiam.
“Dia akan menjadi lawan bertarungmu nanti, tapi sebelum itu, seraplah energi yang ada di sekelilingnya.” Ucap Xiu Bai tersenyum kecil.
Tangan Xiu Bai langsung menyentuh punggung Feng Lu, lalu membuat gerakan rumit.
Blush..!! Bam bam bam..!!
***
Note :
Jangan lupa mampir ke Novel Baru Author.
Judul : Kaisar Dewa Penghancur.
Cek profil Author jika tidak bisa menemukan di pencarian.
__ADS_1