Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Keterkejutan Xiu Bai


__ADS_3

Sementara Duan Du yang melihat itu, kini tersenyum kecil. “Tanpa sadar mereka memperlihatkan sendiri teknik-teknik milik Klan Naga Langit,” gumam Duan Du dalam hati.


Tak lama, pandangan Duan Du pun mengarah ke Tu Long yang kini melirik ke arahnya sambil mengangguk ringan, sama halnya dengan Han Liu.


Tentu saja mereka bertiga sengaja merencanakan ini, agar mereka dapat mengalahkan lawan nanti di ahir pertarungan tanpa menggunakan kekuatan penuh mereka.


Mereka juga mendapat info dari Xiu Bai, jika klan Naga Langit sangat kuat, bahkan jika dulu mereka tidak pernah jatuh, mungkin kekuatan klan Naga Langit dapat di katakan setara dengan Klan Asura.


Walau pernah jatuh, mereka dengan cepat bangkit, karena memiliki banyak teknik kuno yang kuat.


***


Tap tap..!!


Sementara di pusat terdalam klan, kini Xiu Bai terlihat berjalan dan di bimbing oleh seorang pria paruh baya yang terlihat berusia 50 tahunan.


“Sebentar lagi kita akan sampai pemimpin muda,” ucap pria paruh baya yang biasanya di kenal penatua pertama.


“Hemm..!! Terimakasih sudah menemaniku dalam perjalanan serta mau mengobrol denganku penatua,” ucap Xiu Bai dengan nada santai.


“Hoho,, sebuah kebanggaan bagi kami bisa mengundangmu pemimpin muda, atau bisa kami panggil pemimpin kedua,” ucap penatua pertama.


Mendengar itu, Xiu Bai tentu penasaran dari mana penatua pertama tahu jika dirinya adalah pemimpin kedua, karena yang mengetahui ini hanyalah anggota klannya saja.


Tapi Xiu Bai tidak bertanya, karena ia yakin akan mendapat jawabannya tidak lama lagi.


Tap tap..!!


Cklek..!!


Setelah membuka gerbang besar di depannya, penatua pertama pun langsung membungkukkan sedikit kepalanya sembari mengarahkan tangan kanannya ke arah pintu yang telah terbuka.


“Silahkan masuk pemimpin muda, saya hanya bisa mengantar anda sampai di sini,” ucap penatua pertama.


Xiu Bai pun mengangguk ringan, pandangannya pun mengarah ke arah di balik pintu dan langsung melangkah masuk.


Tap tap..!!


Setelah ia masuk, alangkah terkejutnya Xiu Bai saat melihat siapa sosok orang yang ada di depannya.


“Ka..Kau,” ucap Xiu Bai dengan nada terbata-bata.


Pandangan Xiu Bai pun kini mengarah ke sosok wanita yang ada di sampingnya, Xiu Bai pun kembali di buat terkejut.

__ADS_1


“I..Ibu,” gumam Xiu Bai saat melihat Hua Qian.


Mungkin Xiu Bai tidak terlalu terkejut melihat ibunya ada di klan Naga Langit, karena dulu sebelum ibunya pergi, ia mencium bau darah Naga dari tubuh ibunya dan juga bau darah Iblis Asura.


Tapi yang membuat Xiu Bai terkejut saat ini adalah sosok laki-laki yang ada di depannya ini, orang tersebut tak lain dirinya yang mirip dengan dirinya sebelum kematiannya. Bai An.


“Siapa dia ibu?” Tanya Xiu Bai menunjuk ke arah Bai An.


“Kau tidak mengenali dirimu sendiri, aku ini adalah pecahan jiwamu sendiri,” ucap Bai An menjawab pertanyaan Xiu Bai.


“Apa kau belum sadar juga jika ingatanmu masih belum pulih seutuhnya?” Sambung jiwa Xiu Bai kini bertanya sambil tersenyum kecil.


Xiu Bai pun seketika merenung, ia merasa ingatannya tentang dirinya sebelumnya sudah kembali seutuhnya.


Tapi tak lama kemudian, wajah Xiu Bai seketika melebar, kini satu yang dirinya ingat, jika ini adalah Reinkarnasinya yang ke sekian kali, dan kini, ia hanya mengingat ingatan dirinya saat menjadi Bai An saja, tidak dengan dirinya yang sebelumnya.


“Kau sudah ingat bukan, aku adalah ingatan itu, jadi aku ingin bertanya? Apakah kau sudah siap bergabung dengan ingatanmu atau tidak?” Tanya pecahan jiwa yang berisi ingatannya Xiu Bai di masa lalu.


Xiu Bai yang mendengar itu, tentu saja sedikit ragu. Pandangannya pun mengarah ke ibunya.


Ibunya yang sedari tadi diam pun langsung angkat suara.


“Huuff..!! Aku tahu kau pasti banyak pertanyaan dan juga ragu, bahkan di wajahmu kau juga meragukan ibu bukan. Karena saat kau masih bayi, ibu meninggalkan dirimu.” Ucap Hua Qian terdengar menghela nafas panjang.


“Ibu juga di sini adalah pemimpin klan Naga Langit, walau ibu memiliki darah campuran klan Naga Langit dengan Klan Asura, ibu harus memilih klan Naga Langit, karena kakekmu yang berasal dari sini mati saat ikut bertarung melawan pengkhianat klan Asura, yang pastinya kau tahu siapa orangnya.” Ucap Hua Qian langsung menjelaskan putranya.


“Di saat kakekmu mati, ibu tak punya pilihan lain selain kembali membangkitkan klan Naga Langit, dan menikahi ayahmu untuk membantu ibu membangkitkan klan Naga Langit secara diam-diam.”


Mendengar cerita ibunya, Xiu Bai tentu dapat melihat yang berjuang seorang diri dan terlihat tidak ingin di bantu, jika di bantu, ia tidak ingin terlihat di bantu oleh siapapun, agar ibunya tidak di rendahkan, karena hanya dirinya seorang wanita.


Tanpa sadar, tangan Xiu Bai pun terkepal, karena ia merasa masalah ibunya jauh lebih berat dari masalahnya di kehidupannya yang lalu.


Berjuang seorang diri membangkitkan klan dan terlebih lagi dia adalah seorang wanita. Betapa tidak berdayanya Xiu Bai melihat kenyataan dan mencoba merasakannya.


Tap tap..!!


Tak lama setelah Xiu Bai mengepalkan erat tangannya, ia pun maju.


“Baiklah, ayo kita bergabung,” ucap Xiu Bai melirik ke arah pecahan jiwa ingatannya.


Pecahan jiwa ingatannya pun mengangguk, pandangannya pun mengarah ke Hua Qian.


Hua Qian pun dengan cepat menggerakkan kedua tangannya.

__ADS_1


Blush..!!


Dret..!!


Seketika sebuah dimensi muncul di depan Xiu Bai dan pecahan jiwa ingatannya.


“I..Ini,” gumam Xiu Bai sedikit terkejut.


“Aura ibu, ibu ada di tingkat yang setara dengan nenek?” Tanya Xiu Bai melirik ke arah ibunya.


Hem..!!


Hua Qian hanya mengangguk ringan, terlihat ia ingin memeluk putranya, tapi ia sadar belum saatnya.


Xiu Bai pun tersadar akan hal tersebut.


Saat ia ingin melangkah ke ibunya, secara tiba-tiba Xiu Bai tersedot bersama pecahan jiwa ingatannya.


Dret..!!


Melihat putranya menghilang bersama pecahan jiwanya. Hua Qian pun kini melirik ke arah pedang hitam yang tidak tahu kapan keluar dari cincin dimensi milik Xiu Bai.


“Apa anda yakin jika ini sudah waktunya? Bukankah ini terlalu cepat?” Tanya Hua Qian melirik ke arah sosok Roh Asura Blood.


“Tidak, ini sudah waktunya, karena semua putra dan keluarga Tuan sudah meningkatkan kekuatannya seperti yang Tuan inginkan sebelum ia meledakkan dirinya.” Ucap Roh Blood Asura.


“Akan tidak wajar jika seorang ayah di sini yang terlemah di depan putra dan keluarganya,” sambung Roh Blood Asura.


Mendengar itu Hua Qian pun mengangguk.


“Walau dia adalah Tuanku, aku tetap menganggap ia adalah putraku, karena ia lahir dari rahimku sendiri,” ucap Hua Qian terlihat mengepalkan erat tangannya.


“Tentu saja, Tuan tidak seperti yang kau bayangkan, ia pastinya akan selalu menggap kau ibunya, sama halnya dengan Ling Mei dan ibu-ibunya yang di masa lalu telah melahirkannya,” balas Roh Blood Asura.


Mendengar itu, wajah Hua Qian pun seketika tersenyum bahagia.


Wung..!!


Tapi tak lama, pandangan Hua Qian pun mengarah ke luar Benua Naga, dimana ada beberapa pemuda yang sedang bertarung melawan salah satu pemimpin Menara Fraksi.


Karena suara ledakan yang cukup besar, serta dampaknya sampai ke tempat ini. Terlihat dua dari Penetua Agung langsung keluar menuju lokasi pertarungan.


Dret..!!

__ADS_1


Wuss wuss..!!


__ADS_2