
“Ah,, terimakasih banyak Tuan muda, jika begitu, apakah anda butuh senjata? Kebetulan saya mengoleksi beberapa senjata terbaik untuk meningkatkan serangan anda,” dengan cepat Shen Canling mengubah ekspresinya sembari menggosok-gosok kedua telapak tangannya, tanpa malu menutupi niatnya yang sesungguhnya.
“Aku tidak membutuhkan senjata, tapi jika aku boleh meminta tolong yang lain, maka akan lebih baik kau memberikan sedikit informasi tentang kekuatan para bawahanmu dan kekuatan musuh.” Ucap Bai Chu Ye menggelengkan kepalanya.
“Dengan begitu, mungkin aku bisa membantu lebih banyak, serta mengurangi korban di pihak kita nanti,” sambung Bai Chu Ye datar.
Mata Shen Canling seketika bersinar cerah, ia tidak pernah mengharapkan bantuan seperti ini sebelumnya. Tapi ia tak menduga jika Bai Chu Ye akan mengajukannya sendiri.
“Hehe,, bukankah ini adalah keajaiban,” gumam Shen Canling dalam hati.
“Akuntak menduga akan dapat bantuan ahli strategi terbaik saat ini, kini aku yakin pasti akan menang melawan mereka. Mereka juga pasti akan terkejut tidak percaya dengan apa yang mereka lihat nantinya.” Sambung Shen Canling.
Dengan cepat Shen Canling menyuruh Naga Iblis untuk memberitahu Bai Chu Ye secara rinci.
***
Sementara di luar Benteng Menara Langit 10, kini terlihat jutaan pasukan gabungan dari 3 Menara Langit ke 3, 6 dan 9.
Mereka semua terlihat memasang wajah penuh percaya diri akan menang dan siap menunggu perintah menyerang kapan saja.
Tidak jauh di belakang para pasukan, terlihat 4 sosok Penjaga Gerbang duduk di kursi yang mereka ciptakan dengan santai.
“Hoho,, jadi kapan kita akan memulainya?” Kekeh Penjaga Gerbang ke 9 melirik ke arah Penjaga Gerbang ke 3.
“Benar kapan kita menyerang, aku sudah tidak sabar mencincang tubuh Shen Canling sialan itu,” sambung penjaga gerbang ke 6 terdengar tidak sabar.
“Tapi mungkin saja ia takut atau bahkan melarikan diri. Lihat saja, ia saat ini tidak berani keluar saat menyadari kedatangan kita ini.” Sambung penjaga gerbang ke 6 angkuh.
__ADS_1
Penjaga gerbang ke 3 yang di tanya, atau pemimpin dari penyerangan ini, terlihat tidak bergeming sama sekali.
Pandangan matanya terus fokus melirik ke arah puncak Menara Langit ke 10. Jika di pandangan dengan seksama, saat ini Penjaga gerbang ke 3 sedang gugup, entah gugup karena apa.
“Hemm..!! Kenapa dia belum muncul, bukankah ia sudah berjanji akan membantu mengatasi sosok yang mengeluarkan tekanan itu,” gumam penjaga ke 3 mengumpat dalam hati.
“Sialan, jika ia tidak muncul, maka kemungkinan kemenangan kami tidak akan bisa di prediksi jika ia membantu Shen Canling.” Sambung penjaga gerbang ke 3 yang mulai tidak sabar.
Tap tap..!!
Tidak lama setelah penjaga gerbang ke 3 selesai bergumam, sosok bayanga transparan yang hanya bisa di lihat oleh penjaga gerbang ke 3 muncul.
“Mulailah menyerang, aku sudah merasakan jika tidak ada kekuatan yang melebihi dirimu di Dimensi Batu ini. Bahkan sosok yang kau maksud itupun sangat lemah, ia bisa mengeluarkan aura sekuat itu pastinya di bantu dengan item tertentu.” Ucap sosok bayangan.
“Untuk kekuatan bertarung, kau 2 kali jauh lebih kuat, bahkan yang aku merasakan yang terkuat di Menara itu hanya satu orang saja, yaitu penjaga gerbang ke 10 saja, yang lain hanya sampah.” Sambung sosok bayangan memberitahu penjaga gerbang ke 3 dan langsung lenyap.
...
“Khehe,, aku tadi khawatir jika sosok tersebut sangat kuat, ternyata ia sangat lemah,” kekeh penjaga gerbang ke 3 memasang wajah menyeringai di sertai keserakahan mulai ia perlihatkan.
“Aku yakin item tersebut pastinya item tingkat tinggi, jadi itu harus menjadi milik ku,” gumam penjaga penjaga ke 3 yang terlihat mulai bangkit.
Melihat itu, kedua penjaga gerbang pun ikut bangkit.
“Apakah sudah saatnya?” Tanya penjaga gerbang ke 6.
“Iya, sesui janji, aku menyerahkan Shen Canling kepadamu dan membiarkanmu mendapat semua harta yang ada di tubuhnya.” Ucap penjaga gerbang ke 3 melirik ke arah penjaga gerbang ke 6.
__ADS_1
“Lalu untukmu, permintaanmu semua harta yang tersimpan di lantai 80 ke atas hingga lantai 100 kan, jika begitu aku akan setuju, asal kau bisa membunuh semua pemimpin Menara,” ucap penjaga gerbang ke 3 melirik penjaga gerbang ke 9.
“Khehe,, tentu saja akan ku lakukan, asal aku mendapatkan semua harta yang ada di lantai 80 hingga ke 100.” Kekeh penjaga ke 9 membalas.
“Jika begitu apa lagi yang di tunggu, ayo perintahkan pasukan untuk bergerak,” ucap penjaga gerbang ke 3.
Wuss Wuss..!!
Tanpa basa basi, penjaga gerbang ke 6 dan 9 pun langsung menghilang dari tempat mereka berdiri dan kembali ke posisi mereka masing-masing, yaitu bagian Utara dan Selatan.
Sementara penjaga gerbang ke 3 yang berada di arah Timur, kini kembali tersenyum licik.
“Hehe,, dasar para idiot, apa kalian kira aku akan memberikan semua harta yang akan menjadi milik kepada kalian,” kekeh penjaga gerbang ke 3.
“Lakukanlah jika kalian bisa, karena semua harta kalian pun akan menjadi milikku, bahkan semua Distrik ke 6 dan ke 9 akan menjadi milikku setelah kematian kalian. Inilah yang namanya sekali tepuk, dua 3 pulau yang akan terlampaui,” sambung penjaga gerbang ke 3 menyeringai bahagia, lantaran tidak sabar mendapatkan itu semua.
Penjaga gerbang ke 3 tidak tahu jika sebenarnya Xiu Bai sudah menyadari kedatangan sosok Bayangan yang mendatangi penjaga gerbang ke 3, jauh sebelum ia masuk ke Dimensi ini.
Dengan itu, Xiu Bai pun menekan kekuatannya ke titik terendahnya, ia juga menekan kekuatan Bai Chu Ye, Feng Liu dan Ji Zian, tanpa di sadari oleh ketiganya, agar sosok bayangan tersebut menghiraukan mereka.
***
Di saat yang bersamaan, Xiu Bai yang kini hanya bersama Xiao Leng, terlihat mulai bangkit saat melihat Xiao Leng benar-benar sembuh.
“Hemm..!! Aku mengira jika sosok yang akan datang akan sangat kuat, tapi ternyata tidak seperti yang aku pikirkan.” Gumam Xiu Bai menghela nafas.
“Apa harapanku terlalu tinggi karena dia adalah Makhluk Parasit yang di ceritakan sangat kuat ya?” sambung Xiu Bai mulai bertanya-tanya dalam hati.
__ADS_1
“Walau begitu, ia akan bisa menjadi sedikit hiburan untuk ku, siapa tahu aku bisa mendapat informasi juga nantinya,” ucap Xiu Bai mengeluarkan seutas senyum tipis.
Dret..!! Blush..!!