
“Aku harus mencari banyak tumbal di tempat ini terlebih dahulu, semakin kuat tumbalnya, maka akan semakin bagus,” gumam Shen Zhi An dalam hati terus melesat ke arah yang bertepatan dimana Dimensi Alam Saint berada. Tempat yang pernah Xiu Bai lewati sebelumnya.
Wuss wuss..!!
***
Di saat Shen Zhi An berada di Alam Semesta Hampa.
Sementara di Alam Semseta Immortal.
Benua Barat.
Terlihat Bai Chu Ye, Duan Diyu, Bo Wuhan dan Zhu Fei berpamitan kepada anggota keluargnya.
“Hati-hatilah, karena musuh yang kalian akan temui berbeda dari biasanya, terlebih lagi bawahan Makhluk Buangan itu rata-rata mahkluk yang tercipta di Alam Hampa. Kekuatan mereka tidak main-main.” Ucap Mo Meilin terdengar memperingati Bai Chu Ye, Duan Diyu, Bo Wuhan dan Zhu Fei.
“Hemm..!! Tenang saja, bukankah kita di sini memiliki ahli strategi terbaik, dan juga saudara yang sudah terbiasa bertarung melawan makhluk seperti itu,” balas Duan Diyu melirik ke arah Bai Chu Ye dan Bo Wuhan.
“Huh,, di peringati kau malah angkuh begini,” dengus Mo Meilin melotot kr arah Duan Diyu.
Duan Diyu langsung mengalihkan pandangannya ke arah istrinya Fei Sia Ying.
“Ying'er, jaga baik-baik putra kita, jangan biarkan dia bermalas-malasan dalam berlatih ya,” ucap Duan Diyu sambil melambaikan tangannya.
...
__ADS_1
Xiu Bai dan yang lainnya hanya bisa menggelengkan kepalanya saat melihat kecerdikan Duan Diyu dalam menghindari Mo Meilin.
“Huuf,, berangkatlah, dan langsung kembali setelah kalian menandai tempat-tempat strategis nantinya.” Ucap Xiu Bai dengan nada hangat.
Bai Chu Ye pun mengangguk dan langsung melesat bersama kelompoknya.
Dret..!! Wuss wuss..!!
...
Melihat putranya telah berangkat ke markas utama musuh, kini Xiu Bai pun melirik Mo Meilin.
“Jaga Benua Barat ini, aku akan kembali membawa bala bantuan,” ucap Xiu Bai terdengar serius.
“Hemm..!! Tenang saja, jika mereka menyerang, kita masih punya Dewa Iblis Keserakahan dan sekutunya yang akan membantu bertahan.” Balas Mo Meilin sambil menganggukkan kepalanya.
“Kalian orang kedua terkuat setelah Meilin, jadi aku percayakan Nenek, Ibu, Istri, putri, cucu dan anggota keluargaku yang lainnya kepada kalian. Jangan biarkan orang asing memasuki Istana, siapapun itu, jika mereka memaksa, maka langsung bunuh di tempat.” Ucap Xiu Bai dan langsung di angguki oleh Feng Liu serta Zi Jian.
***
Setelah memberikan perintah orang-orangnya, Xiu Bai terlihat mengelilingi Benua Barat untuk memastikan tidak ada musuh yang memiliki kekuatan melebihi Kaisar Dewa Energi ⭐ 9 Puncak.
Tap tap..!!
“Semua aman, jika begitu mari berangkat,” ucap Xiu Bai yang kini muncul di depan Bai Han dan Long Qiu.
__ADS_1
Keduanya yang sudah menunggu kedatangan Xiu Bai langsung mengangguk dengan penuh semangat.
“Hehe,, aku tidak sabar meningkatkan kekuatanku di Alam Semesta Hampa, terlebih lagi perbedaan waktu di sana jauh lebih lambat,” ucap Long Qiu dengan nada menggebu-gebu.
“Hemm..!! Han'er juga tidak sabar untuk meningkatkan kekuatan Han'er di sana.” Sambung Bai Han dan terlihat tidak ingin kalah dari adiknya yang sudah jauh lebih kuat darinya.
“Hemm..!! Ayo, waktu kita juga tidak banyak,” ajak Xiu Bai yang langsung melambaikan tangannya.
Blush..!!
Tak lama lubang menuju Alam Semesta Hampa pun terbuka.
Dret..!! Wuss wuss..!!
Dengan cepat Xiu Bai, Long Qiu dan Bai Han masuk.
...
Tujuan Xiu Bai kembali ke Alam Hampa ingin membawa Shen Canling, Ye Mo Xuan bersama seluruh bawahan terkuatnya untuk membantunya melawan semua bawahan milik Shen Zhi An. Makhluk Buangan.
Tapi Xiu Bai tidak tahu jika Shen Zhi An sendiri saat ini berada di Alam Hampa juga untuk mencari tumbal.
***
Tap tap..!!
__ADS_1
“Apa hanya perasaanku saja atau memang benar jika Mahkluk Buangan yang di kurung terlepas?”
Xiu Bai yang muncul di ruang hampa langsung bergumam di saat ia merasakan energi di Ruang Hampa ini sedikit menjijikkan, dan secara samar-samar Xiu Bai juga merasakan jejak energi makhluk Buangan yang ia temui di dalam kurungan waktu itu. Padahal jejak energi yang Xiu Bai rasakan ini adalah jejak energi milik Shen Zhi An.