
Setelah mengambil mayat serta kepala Serigala Berbulu Emas, Xiu Tian pun langsung melesat ke arah asal suara pertarungan yang ia yakini itu adalah suara pertarungan Duan Du dan Tu Long.
Dret..!!
Wuss..!!
Wuss..!!
***
Wung..!!
Duar..!!
Brak..!!
“Woe sialan, jika kau terlempar, bisakah kau tidak ke arahku,” dengus Duan Du melotot ke arah Tu Long.
Tu Long yang terlempar akibat gabungan dari 3 Binatang Iblis Kaisar Dewa Abadi ⭐ 7 Awal pun ingin membalas celotehan Duan Du.
Namun sebelum itu terjadi, 12 Binatang Iblis yang tersisa secara serempak melancarkan serangan ke arah mereka berdua.
Merasakan bahaya, Duan Du dan Tu Long pun melirik ke arah sekelilingnya.
“Dasar bocah sialan, ini gara-gara celotehan mu yang tak jelas itu, sehingga membuatku harus membagi fokus,” dengus Tu Long.
“Enak saja, ini gara-gara kau yang keseringan menabrak tubuhku saat terlempar, dasar idiot sialan, bisa-bisanya kau begitu bodoh dengan di lempar oleh mereka,” tak mau kalah, Duan Du pun balik menyalahkan Tu Long.
“Apa kau bilang, jika kau di posisiku, maka kau akan merasakan yang sama, bahkan lebih. Sementara kau, hanya melawan ampas,” teriak Tu Long kini terlihat akan menghajar Duan Du.
Tak mau kalah, Duan Du pun terlihat menerjang ke arah Tu Long.
Sementara ke 12 Binatang Iblis yang hendak menyerang Duan Du dan Tu Long pun langsung mengurungkan niat mereka dan ingin menonton pertarungan mereka.
Wung..!!
Wung..!!
“Mati kau dasar idiot sialan,” teriak Duan Du kini mengayunkan pedangnya dengan seluruh kekuatannya.
Tak mau kalah, Tu Long yang masuk mode bersek pun ikut mengayunkan tangan kirinya ke arah Duan Du.
Slash..!!
Slash..!!
Saat kedua bilah serangan Duan Du dan Tu Long hendak berbenturan, terlihat kini kedua bilah tersebut langsung berbelok ke arah para Binatang Iblis yang saat ini sedang melepaskan penjagaan mereka.
Wuss..!!
Bom bom bom bom..!!
Argh..!!!
Bersamaan dengan terdengarnya suara ledakan di campur jerit teriakan dari para Binatang Iblis. Duan Du dan Tu Long kini terlihat tersenyum licik.
“Hehe,, dasar bodoh,” kekeh Duan Du dan Tu Long serempak.
Wuss..!!
Dengan cepat Duan Du dan Tu Long melesat ke arah musuh mereka yang kini sedang terluka.
Crash..!!
Crash..!!
Dalam hitungan detik, 10 dari 12 Binatang Iblis pun mati tanpa bisa melakukan perlawanan.
Sementara dua yang tersisa tentu saja Ular berkepala Naga dan Rubah ekor 3.
Tap tap..!!
“Hehe kita apakan mereka berdua paman?” Tanya Duan Du sambil terkekeh kecil.
“Hoho tentu saja aku akan memakan mereka hidup-hidup,” balas Tu Long langsung meneteskan air liurnya.
Dengan cepat Tu Long akan mendekati keduanya yang terlihat sangat ketakutan saat mendengar ucapan Tu Long.
Wuss..!!
__ADS_1
“Hoho,, enak saja kau ingin memakan target ku,” ejek Xiu Tian lebih dulu mengambil kedua Binatang Iblis tersebut.
Terlihat wajah Tu Long langsung jelek, karena saat ia hendak membuka mulutnya dan ingin memakan salah satu dari kedua Binatang Iblis, terlihat jelas ia hanya memakan angin saja.
Ppfffttt..!!
Hahaha..!!
Hahaha..!!
Sementara Duan Du yang melihat mulut Tu Long terbuka lebar dan memakan angin saja, kini tak bisa menahan tawa karena merasa lucu.
“Dasar sialan,” teriak Tu Long kini menatap tajam Xiu Tian.
“Apa hah,” dengus Xiu Tian melototi Tu Long yang ingin ke arahnya.
Dengan segera Tu Long membalik pandangannya ke arah Duan Du.
“Akan ku sumpal mulutmu busuk mu itu bocah,” teriak Tu Long terlihat sengaja mengalihkan amarahnya ke Duan Du.
“Heeh,, dasar bego,” ejek Duan Du sambil terus tertawa terbahak-bahak.
Tu Long yang kini di tertawai dan di ejek oleh Duan Du terus menerus pun langsung mengejar Duan Du.
Tentu saja Duan Du langsung melarikan diri dari kejaran pamannya.
***
Tap tap..!!
Han Liu yang sudah cukup jauh melangkah kini langsung meningkatkan kewaspadaannya karena sadar ia sudah dekat dengan tujuannya.
“Hemm..!! Siapa kau manusia?” Tanya Phoenix Hitam terdengar suaranya menggema hingga membuat Han Liu menutupi gendang telinganya.
“Urgh,, luar biasa, apakah ini yang namanya tingkat Kaisar Dewa Surgawi?” Gumam Han Liu sadar jika ia bertarung walau menggunakan kekuatan penuhnya, maka ia tidak akan bisa menang. Karena ia sadar perbedaan Kaisar Dewa Abadi dengan Kaisar Dewa Surgawi layaknya langit dan bumi.
Dret..!!
Karena tidak mendapat jawaban dari Han Liu, Phoenix Hitam pun muncul tepat di depan Han Liu.
Han Liu yang melihat kemunculan Phoenix Hitam, dengan cepat mengayunkan pedangnya.
Wung..!!
Crash..!!
“I..Ini,” dengan cepat Han Liu mundur.
Tapi Phoenix hitam lebih dulu mengepakkan sayapnya.
Blush..!!
“Sialan,” gumam Han Liu menyelimuti tubuhnya dengan seluruh energinya.
Duar...!!
Bom bom bom bom..!!
Tubuh Han Liu seketika terlempar jauh.
Tepat saat Han Liu hendak bangun, Phoenix Hitam yang muncul dalam sekejap kini terlihat mengayunkan cakarnya.
Kiaakk..!!
Wuss..!!
Trank..!!
Bom bom bom..!!
Urgh..!!
Han Liu kini terlihat terbaring lemah, walau begitu, tatapan matanya sama sekali tidak menunjukkan ketakutan saat melihat Pheonix Hitam kembali mendekatinya.
“Kau tidak sadar besarnya sebuah gunung, datang ke wilayahku dan langsung menyerangku, sudah bosan hidup kau manusia,” ucap Phoenix Hitam kini mengayunkan cakar kanannya.
Wuss..!!
Dret..!!
__ADS_1
Glek..!!
Phoenix Hitam seketika membeku hingga menelan ludah saat melihat Pedang hitam yang Han Liu keluarkan.
“I..Itu,” tanpa basa basi, Phoenix hitam langsung membalik badan dan hendak melarikan diri.
Tepat saat ia membalik badan, Xiu Bai yang sudah mengamati dari kejauhan dan membenarkan tebakannya pun langsung muncul sambil mengayunkan tinjunya dengan mengalirkan seluruh energinya.
Wung..!!
“Sial,” umpat Pheonix Hitam saat merasa ia terkena jebakan pemuda yang menyerangnya saat ini.
Bam..!!
Duar..!!
Kiaak..!!
Phoenix Hitam langsung berteriak kesakitan, kepalanya kini di penuhi bercak darah.
“Ka..Kau kau kau adalah A..Asura-” ucap Phoenix hitam terlihat ketakutan setengah mati saat ini.
Tap tap..!!
Xiu Bai pun muncul dalam wujud aslinya dan menatap Phoenix Hitam dengan tatapan tajam.
“Hemm..!! Bangun paman, ayo kita kembali,” ucap Xiu Bai kini melirik Han Liu yang berpura-pura pingsan.
“Eeh,, tidak bisakah kau biarkan aku istirahat sejenak Tuan muda,” ucap Han Liu cemberut.
Tap tap..!!
“Ya sudah, tidur saja di sana selamanya,” ucap Xiu Bai kini mengikat Phoenix Hitam dengan benang energi, lalu menyeretnya pergi ke arah anggota keluarganya berada.
Wuss..!!
Wuss..!!
Han Liu yang di tinggal begitu saja, seketika merasa merinding seorang diri di tempat berkabut tersebut.
“Urgh,, kenapa tempat ini begitu seram,” gumam Han Liu.
“Tuan muda, tunggu aku,” teriak Han Liu terdengar ketakutan.
Wuss..!!
Wuss..!!
Tingkat Kultivasi
➡ Penyempurnaan Energi ⭐ 1 - ⭐ 9
➡ Pemula ⭐ 1 - ⭐ 9
➡ Junior ⭐ 1 - ⭐ 9
➡ Senior ⭐ 1 - ⭐ 9
➡ Master ⭐ 1 - ⭐ 9
➡ Grand Master ⭐ 1 - ⭐ 9
➡ Kaisar Sejati ⭐ 1 - ⭐ 9
➡ Kaisar Immortal ⭐ 1 - ⭐ 9
➡ Dewa Immortal ⭐ 1 - ⭐ 9
➡ Dewa Sejati ⭐ 1 - ⭐ 9
➡ Dewa Suci ⭐ 1 - ⭐ 9
➡ Dewa Immortal Suci ⭐ 1 - ⭐ 9
➡ Dewa Surgawi ⭐ 1 - ⭐ 9
➡ Kaisar Dewa ⭐ 1 - ⭐ 9
➡ Kaisar Dewa Abadi ⭐ 1 - ⭐ 9
__ADS_1
➡ Kaisar Dewa Surgawi ⭐ 1 - ⭐ 9