
“Tentu saja Bai'er, nenek akan lembut kok terhadap mereka berdua dan nenek janji akan mengambilakan mereka besok dalam keadaan sehat,” ucap Xiu Mu Lian dengan hangat.
Glek glek..!!
Mendengar itu, Du Jian dan Meng Chen hanya bisa menelan ludah mereka. Tapi di satu sisi mereka juga merasa cukup beruntung kali ini, karena dengan bantuan Xiu Bai, mereka bisa setidaknya tidak mendapatkan hukuman yang lama.
“Ayo anak-anak, ikuti penetua agung,” ajak tetua penegak hukum.
Dengan cepat Du Jian dan Meng Chen mengikuti tetua penegak hukum dan penetua agung tanpa paksaan.
Tap tap..!!
Sementara Xiu Bai yang melihat itu, hanya bisa menggelengkan kepalanya.
“Jika ingin melawan seorang wanita galak, satu solusinya, bersabar, karena hanya dengan bersabar, ia lama kelamaan akan bosan berceloteh,” gumam Xiu Bai langsung membalik badan lalu melangkah pergi.
Tap tap..!!
Duan Du dan Tu Long pun langsung dengan cepat mengikuti Xiu Bai.
Saat melangkah menuju kediaman Xiu Bai yang baru di buatkan oleh anggota klan Asura. Xiu Bai pun langsung membuka suara, yang langsung membuat Duan Du dan Tu Long membeku.
“Bagaimana cara kalian mengenalku Du'er, Tu Long?” Tanya Xiu Bai dengan senyum lembut.
Duan Du dan Tu Long tentu saja mengetahui maksud dari pertanyaan Xiu Bai, yang artinya Xiu Bai telah mengingat mereka berdua.
“Ka..Kakak, apakah-”
“Benar, aku telah mengingat kalian dan sedikit masa lalu ku yang kini telah terlahir kembali, atau bereinkarnasi lagi.” Ucap Xiu Bai memotong ucapan Duan Du.
“Satu lagi, di kehidupan yang sekarang, jalani seperti yang sekarang ini, kalian pasti paham maksudku, itu artinya lupakan nama ku yang di masa lalu.”
“Tentu saja aku juga tidak akan melupakan semua orang yang ada di masa lalu ku, seperti ibu, nenek, istri, putra dan putriku termasuk orang-orang yang di kehidupanku 9999 ribu di masa lalu,” sambung Xiu Bai.
Mata Duan Du dan Tu Long seketika melotot tak percaya saat mendengar itu.
“Ja..Jadi ini ke 10.000 kakak di Reinkarnasi?” Tanya Duan Du.
“Benar, walau saat ini aku hanya mengingat beberapa % kehidupanku yang dulu-dulu, tentu saja untuk jumlah kehidupan yang aku alami aku mengingatnya.” Jawab Xiu Bai.
Tap tap..!!
“Ayo masuk, ada sesuatu yang ingin aku tanyakan kepada kalian setelah kematianku di masa lalu,” ajak Xiu Bai sambil melangkah masuk.
Duan Du dan Tu Long yang mendengar itu, seketika membeku di sertai senyum canggung.
Tapi setelah terdiam di depan pintu sesaat, mereka berdua pun memberanikan diri untuk masuk.
Tap tap..!!
...
1 Jam telah berlalu.
__ADS_1
“Jadi begitu, setelah kematianku, kalian langsung pergi mencariku tanpa memikirkan yang lain atau berkumpul lebih dulu bersama yang lainnya?” Tanya Xiu Bai langsung menaikkan alis kanannya.
Glek..!!
Duan Du dan Tu Long pun langsung menelan ludah saat melihat tatapan Xiu Bai.
Mereka berdua hanya bisa terdiam dalam keadaan canggung saja.
“Hais,, kenapa kalian diam, aku tidak memarahi kalian, karena aku juga pada waktu itu merasa bersalah meninggalkan kalian tanpa mengatakan apapun.” Ucap Xiu Bai langsung menghela nafas.
“Terlebih lagi, aku juga paham akan perasaan kalian semua. Jadi berhentikan menjadi orang lain, kemana diri kalian di masa lalu yang selalu membuatku pusing,” sambung Xiu Bai.
Mendengar itu, Duan Du dan Tu Long pun langsung saling melirik.
“Hehe,, maafkan aku kak, bukannya aku canggung atau berubah, aku saat ini merasa bersalah juga terhadap anggota keluarga kita yang telah aku tinggalkan. Jadi aku tidak bisa mengatakan apapun,” ucap Duan Du sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
“Hemm..!! Aku juga sama,” sambung Tu Long ikut-ikutan menggaruk kepalanya.
Xiu Bai dan Duan Du pun langsung menatap ke arah Tu Long.
“Tidak ada yang bertanya kepadamu, kenapa kau malah menjawab.” Ucap Xiu Bai dan Duan Du serempak.
Wajah Tu Long seketika cemberut saat mendengar kata-kata menusuk tersebut.
“Huh,, jadi apakah aku di sini hanya menjadi angin lewat saja,” dengus Tu Long.
“Bukan angin, melainkan nyamuk penggangu yang selalu berdengung tidak jelas,” ucap Xiu Bai dan Duan Du kembali memojokan Tu Long serempak.
Ppfftt..!!
Hahaha..!!
Tak lama setelah itu, ketiganya pun langsung tertawa lepas.
Kini Xiu Bai, Duan Du dan Tu Long merasa sangat bahagia.
Xiu Bai bahagia karena sudah bisa mengingat siapa Duan Du dan Tu Long, dan hal yang sama, keduanya sangat bahagia karena Xiu Bai telah mengingat mereka.
“Oh ya, kemana kakak?” Tanya Xiu Bai.
“Biasa, kau pasti tahu kemana dia kak,” jawab Duan Du.
“Hemm..!! Apa perlu aku memanggilnya?” Sambung Tu Long bertanya.
“Tidak perlu, biarkan saja kakak sibuk menghitung hartanya yang di bantu oleh anggota klan,” Xiu Bai langsung menggelengkan kepalanya.
Lalu ia pun kembali melanjutkan. “Oh ya, besok kita akan berangkat, jadi nanti malam, beritahu saja kakak, paman Liu dan kelima Iblis pembantai untuk berkumpul di sini.”
Duan Du dan Tu Long pun langsung mengangguk mengerti.
“Baiklah jika begitu aku akan ke rumah ayah terlebih dahulu, karena masih ada yang ingin ku bahas dengannya,” ucap Xiu Bai langsung bangkit lalu meninggalkan Duan Du dan Tu Long di rumahnya.
Tap tap..!!
__ADS_1
Setelah kepergian Xiu Bai. Duan Du dan Tu Long pun langsung saling melirik.
Tak lama, mereka pun langsung tersenyum bahagia.
“Tidak lama lagi kita akan berkeliling Benua dan berkeliling Alam Celestial untuk mencari anggota keluarga kita yang sempat terpisah dengan kita,” ucap Duan Du.
“Hemm..!! Aku sudah tidak sabar berkumpul lagi dengan mereka semua,” sambung Tu Long seketika bersemangat.
...
Tap tap..!!
“Ooh kau sudah datang Bai'er,” ucap Xiu Lou yang terlihat sudah lama menunggu Xiu Bai.
”Hemm,, ini dia ayah,” ucap Xiu Bai langsung melambaikan tangannya.
Dret..!!
Bruk..!!
Urgh..!!
Terlihat sosok Phoenix Hitam muncul dari cincin dimensi milik Xiu Bai dan terdengar juga suara rintihan darinya.
Glek..!!
Tapi tak lama, Phoenix Hitam seketika berhenti merintih saat ia melihat sosok pemuda di depannya.
“Hoo,, kenapa kau diam?” Tanya Xiu Lou mengerutkan keningnya.
Phoenix Hitam langsung mundur saat melihat Xiu Lou kini mendekati dirinya.
“A..Ampuni aku Jendral Asura Surgawi,” ucap Phoenix Hitam terdengar meminta belas kasihan. Phoenix Hitam sudah tidak peduli dengan harga dirinya saat ini, jika ia bisa hidup lebih lama, mengapa tidak, walau harus memohon.
“Hentikan ayah, berhentilah menakut-nakutinya,” ucap Xiu Bai.
Xiu Lou pun langsung berhenti di sertai senyum kecil.
“Ubah bentuk mu ke wujud manusia, aku tahu kau sudah bisa berubah wujud dengan tingkatanmu yang sekarang.” Ucap Xiu Lou melotot ke arah Pheonix Hitam.
Dret..!!
Tanpa membantah, Phoenix Hitam pun langsung merubah wujudnya ke bentuk anak kecil berusia 10 tahun.
Melihat wujud manusia Phoenix Hitam, Xiu Bai pun mengerutkan keningnya. Karena ia mengira bentuk manusia Phoenix Hitam akan menjadi sosok pemuda tampan dan sedikit menyeramkan. Tapi nyatanya ia salah.
Ppfftt..!!
“Huahahaha,, aku kini tahu mengapa kau malu merubah wujudmu di masa lalu,” ucap Xiu Lou kini tertawa terbahak-bahak saat melihat bentuk Phoenix Hitam.
Pasalnya, Phoenix Hitam yang berwujud anak manusia berusia 10 tahun sangatlah gendut. Bahkan saking gendutnya, Xiu Lou menduga jika Phoenix Hitam tidak bisa berjalan karena terlalu keberatan badan bagian atas.
“Urgh,, apakah aku bisa ke bentuk asliku Jendral?” Tanya Phoenix Hitam yang kini terlihat sangat malu.
__ADS_1
“Siapa yang menyuruhmu kembali ke wujud aslimu? Apa kau ingin ku goreng hidup-hidup,” dengus Xiu Lou.
Glek..!!