Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Bantuan Datang Tepat Waktu


__ADS_3

“Dengan kami berdua, kami pasti bisa mengalahkannya. Jadi ibu bisa pergi duluan,” sambung Duan Du langsung memasang wajah layaknya anak kecil berusia 10 tahun.


Melihat wajah putranya yang sangat imut, Fei Sia Ying pun merasa sangat gemas dan mau tak mau harus mengiyakan.


“Hemm..!! Baiklah, tapi jangan bertindak berlebihan, ingatlah jika Du'er saat ini masih belum mampu mengendalikan energi Pohon Bayangan yang tersimpan di dalam Dantianmu nak.” Ucap Fei Sia Ying dengan nada lembut.


Duan Du pun mengangguk patuh dan dalam hati, ia sangatlah bersemangat, karena tidak sabar ingin mencoba kekuatan barunya.


Saat ini Duan Du telah meningkat drastis karena Daun serta Pohon Bayangan yang ia serap beberapa waktu lalu.


Untuk tingkat kultivasi, saat ini Duan Du berada di tingkat Raja Energi ⭐ 7 Awal.


“Baik bu, Du'er janji tidak akan berlebihan dan jika Du'er dalam bahaya, maka Du'er akan langsung mundur,” jawab Duan Du kembali meyakinkan Ibunya.


Fei Sia Ying pun langsung mengangguk.


“Baiklah, jika begitu ibu akan pergi lebih dulu,” ucap Fei Sia Ying langsung memeluk putranya.


Bruk..!!


...


Tap tap...!! Drett..!!


Wuss wuss..!!


Setelah memeluk putranyacm, Fei Sia Ying pun langsung membuat celah di depannya dan melesat masuk.


...


“Hehe,, saatnya beraksi,” kekeh Duan Du memasang seringai licik.


***


Wuss wuss..!!


Tu Long yang kini melesat ke arah tempat dimana Bai Han, Bai Chu Ye dan anggota keluarganya yang lain berada, terlihat langsung mengalirkan energinya.


Seketika energi yang muncul dari tangan kiri Tu Long, mulai membentuk pedang cakar.


Dan kini Tu Long sudah tidak perlu lagi menggabungkan pedang dengan tangan kirinya.


Dengan bantuan Ibunya, ia kini bisa membentuk senjata secara permanen melalui energinya dan juga.


Sama seperti Duan Du, kini Tu Long telah mencapai Raja Energi ⭐ 7 Awal.


Sementara untuk lawan yang akan mereka hadapi, ada di tingkat Kaisar Energi ⭐ 3 Ahir.


Perbedaan yang sangat jauh dan terbilang mustahil untuk di lawan bagi setiap orang yang memiliki kekuatan sama seperti Duan Du dan Tu Long.


Tapi Duan Du dan Tu Long tahu cara menghadapi mereka jika tidak mampu melawan menggunakan kekuatan sejati mereka. Yaitu menggunakan energi yang telah di berikan oleh orang tua mereka.


Duan Du mengandalkan energi Pohon Bayangan dan Tu Long mengandalkan energi pemberian Ibunya.


Itu adalah satu-satunya cara mereka mengalahkan atau membunuh musuh nanti.


***


Kembali ke Bai Han dan Bai Chu Ye.


Saat ini kedua bersaudara, terlihat saling melirik satu sama lain.


Sadar musuh sudah dekat, dan tanpa banyak bicara, seolah sudah saling mengerti, kini Bai Han dan Bai Chu Ye pun melesat ke dua arah berbeda.


Dret..!!


Wuss wuss..!!

__ADS_1


Bai Han terlihat langsung ke arah Utara dan Bai Chu Ye tetap ke arah Barat.


Du Lang yang melihat itu, tanpa banyak basa basi langsung membelah diri menjadi dua.


Blush..!!


“Hehe,, kalian kira bisa melarikan diri dengan memisahkan diri, itu tak akan bisa,” dengus Du Lang di sertai tawa jahat.


Wuss wuss..!!


Setelah membelah diri, Du Lang yang asli terlihat mengejar Bai Han dan belahannya mengejar Bai Chu Ye.


Belahan Du Lang yang mengejar Bai Chu Ye ini bukanlah sebuah klon, itu memang asli Du Lang juga, atau lebih mirip di sebut Boneka seperti yang Bai Chu Ye ciptakan, karena sama-sama menggunakan inti darahnya.


...


Wung..!!


Tepat setelah mengejar Bai Han, Du Lang yang merasakan keberadaan Bai Han pun langsung mengayunkan cakarnya.


Crash..!!


Wuss..!!


“Sialan, aku tak menyangka jika ia bisa membuat klon juga,” umpat Bai Han yang menduga jika itu adalah klon, tapi nyatanya tidak.


Sret..!!


Blush..!!


Dengan cepat Bai Han mengumpulkan energi di sekitarnya hingga mencapai batasnya. Setelah itu, ia langsung membuat ribuan bahkan hampir ratusan ribu benang energi.


Benang-benang energi yang Bai Han ciptakan pun langsung membentuk perisai serta beberapa penghalang di belakang perisai untuk menghambat laju serangan cakar energi milik Du Lang.


Crash..!!


Bom bom..!!


Duarrr..!!


Dalam sekejap perisai yang terbuat dari Benang energi langsung hancur, bukan hanya itu saja, terlihat juga semua penghalang yang Bai Han ciptakan ikut hancur.


Walau begitu, rencana Bai Han untuk memberlambat bilah cakar energi milik Du Lang berhasil.


Bai Han juga terlihat mampu menghindar tepat waktu.


...


Di kejauhan, Du Lang yang melihat Bai Han, lagi-lagi mampu menghalangi serta menghindari serangannya, memasang wajah penuh amarah.


“Dasar manusia licik, tidak tahu diri,” teriak Du Lang tidak terima.


Dret..!!


Wuss..!!


Karena sudah tidak tahan, kini Du Lang mengalirkan seluruh energinya ke kakinya, lalu melesat dengan kecepatan penuhnya.


Tap..!!


Tepat di saat Du Lang muncul di depan Bai Han, Du Lang pun langsung mengayunkan tangan kanannya.


“I..Ini,” ucap Bai Han melebarkan matanya.


Dengan sekuat tenaga Bai Han mengalirkan seluruh energinya ke kedua tangannya dan juga mengambil semua energi yang ada di sekitarnya untuk menambah kekuatan pertahanannya.


Wung..!!

__ADS_1


“Haha,, mati kau,” teriak Du Lang penuh kemenangan.


Wuss..!!


Namun saat jarak tangan Du Lang dengan Bai Han sudah mencapai setengah meter.


Sebuah bilah cakar berbentuk pedang muncul dari arah Timur.


Duarr..!!


Du Lang dan Bai Han pun langsung terlempar mundur.


Tap tap..!!


Du Lang yang terlempar, dengan cepat menyeimbangkan diri, agar tidak terjatuh.


Sementara Bai Han yang terlempar, dengan cepat di tahan oleh sosok yang tak lain Tu Long.


“Pa..Paman,” ucap Bai Han terlihat menghela nafas lega, bersamaan dengan itu, Bai Han pun langsung pingsan, karena kehabisan energi dan juga kelelahan.


Bukannya senang, wajah Tu Long langsung jelek saat melihat keponakan sekaligus putra Tuan Besarnya pingsan.


“Dasar otak jadi-jadian, berani sekali kau membuat Tuan muda sekaligus keponakanku seperti ini.” Teriak Tu Long.


“Sudah bosan hidup rupanya kau monster bau,” sambung Tu Long terlihat benar-benar marah.


Tap tap..!!


Setelah meluapkan amarahnya, Tu Long pun melangkah dengan santai membawa Bai Han menuju salah satu pohon.


Bruk..!!


“Istirahat dulu di sini Tuan muda, akan ku habisi si sialan jadi-jadian ini terlebih dahulu,” ucap Tu Long.


Du Lang yang mendengar dirinya di ejek jadi-jadian, awalnya membeku di tempat, karena merasakan aura Tu Long sangat mirip dengan aura yang sangat ia takuti, orang yang tak lain Long Qiu.


Tapi karena saat ini ia melihat wajah Tu Long berbeda dengan Long Qiu, atau energi kabut yang Long Qiu pasang masih aktip, sehingga Du Lang tidak dapat melihat wajah asli Tu Long yang mirip Long Qiu.


Du Lang pun memasang wajah ganas.


“Dasar Naga sialan, akan ku cincang tubuhmu,” teriak Du Lang langsung melesat ke arah Tu Long.


Dret..!!


Wuss...!!


“Mati,” teriak Du Lang penuh amarah.


Bomm..!!


“A..Apa?” Teriak Du Lang terkejut luar biasa saat cakarnya di hentikan dengan santai oleh Tu Long menggunakan tangan kiri.


“Woe idiot, apakah kau bisa sabar sedikit, kau tidak lihat jika aku bicara dengan Tuan mudaku hah.” Dengus Tu Long langsung melirik ke arah Du Lang.


“Tapi jika kau sudah bosan hidup, maka akan ku layani kau sepenuh hati,” sambung Tu Long menyeringai lebar.


Wung..!!


***


Kaisar Dewa Surgawi ⭐ 1 - 9


Kaisar Dewa Roh ⭐ 1 - 9


Raja Energi ⭐ 1 - 9


Kaisar Energi ⭐ 1 - 9

__ADS_1


Kaisar Dewa Energi ⭐ 1 - 9


__ADS_2