Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Kecurigaan Xiu Bai Terungkap dan Waktunya Tanya Jawab


__ADS_3

“Khehe,, aku tidak akan mengecewakan anda Tuanku,” kekeh Ji Zian yang langsung menjatuhkan bangunan yang ia selimuti dengan energinya ke bawah.


Bamm..!!


...


Di dalam kamar, keempat sosok yang merasakan guncangan seketika merasakan ke anehan.


“I..Ini, aku merasakan ada yang tidak beres,” ucap pemuda berumur 25 tahun.


Sama halnya dengan Iblis bertanduk, keduanya langsung melesat ke arah pintu dan mencoba menerobos secara langsung.


Wuss..!! Wuss..!!


Bam bam..!!


Namun bukannya mereka berhasil keluar, keduanya malah terhempas kembali hingga menabrak dinding yang telah di perbuat oleh perisai.


Uhuk uhuk..!!


“I..Ini,” ucap Iblis bertanduk mencoba bangkit sambil mengarahkan pandangannya ke arah pintu.


Di sana, ia melihat sosok Iblis yang sudah menyerupai manusia, namun karena aura Iblisnya yang terasa kental, membuatnya di ketahui jika pemuda di depannya adalah Ras Iblis Tingkat tinggi.


Tap tap..!!


“Khehe,, kalian mau kemana? Jangan pergi dulu, karena aku belum melakukan pekerjaanku,” kekeh Ji Zian yang langsung menyeringai lebar di arahkan ke 2 Iblis dan 2 Manusia di hadapannya.


“Si..Sialan, siapa kau? Apa kau tidak tahu siapa kami hah,” teriak pria paruh baya terlihat menggeram.

__ADS_1


Tap tap..!!


“Kau sudah bosan hidup rupanya, akan ku buat menyesal karena masuk tanpa izin ke ruangan orang,” sambung pria paruh baya yang terlihat melesat maju dan mengayunkan tinjunya ke wajah Ji Zian.


Wung..!!


Namun dengan santai Ji Zian memiringkan sedikit kepalanya untuk menghindari serangan pria paruh baya tersebut.


Melihat Ji Zian menghindari tinjunya dengan mudah, membuat pria paruh baya semakin geram dan merasa di permainkan.


“Sialan, berani sekali kau tersenyum begitu,” teriak pria paruh baya dan semakin agresif mengayunkan tinjunya lebih cepat.


Wung wung wung..!!


Namun lagi-lagi dengan santai Ji Zian menghindari semua serangan pria paruh baya tersebut.


Terlihat juga tangan kanan Ji Zian sedikit bergerak dan langsung menyentuh perut pria paruh baya tersebut tepat di saat ia menggeser tubuhnya ke samping untuk menghindar.


Tubuh pria paruh baya langsung terpental ke arah rekan-rekan mereka.


Ji Zian yang sudah memukul mundur calon introgasinya, kini langsung melangkah menuju meja yang ada di samping pintu kamar. Ia dengan santai mengeluarkan alat-alat yang biasa ia gunakan untuk mengintrogasi musuh.


...


Di saat yang bersamaan, kedua Iblis dan pemuda berusia 25 tahun yang melihat rekannya di pukul mundur dengan begitu mudah, seketika melebarkan matanya.


“I..Ini, kita harus menyerangnya bersama-sama, aku merasa ia sangat kuat,” ucap Iblis bertanduk.


“Benar, tapi instingku lebih mengatakan kita harus kabur dari sini,” sambung pemuda berusia 25 dan terlihat mengeluarkan sebuah token bewarna Emas namun energi yang keluar dari Token tersebut adalah energi kegelapan.

__ADS_1


Xiu Bai yang masih di tempatnya tanpa bisa di lihat oleh siapapun, seketika sedikit bereaksi saat melihat Token tersebut.


“Energi di token itu,” gumam Xiu Bai melebarkan matanya.


“Sudah ku duga jika ada sosok Makhluk kegelapan yang di buang dari Alam Semesta Kegelapan dan di kurung di Alam Semesta Hampa, namun ia berhasil melepaskan diri dari sana.” Sambung Xiu Bai.


“Tapi kenapa selama ini aku tidak merasakan keberadaannya dan jika ia sudah lepas dari kurungannya, kenapa ia tidak membuat kekacauan? Kemana ia selama ini?” Seketika terlintas banyak pertanyaan di pikiran Xiu Bai saat ini, termasuk apa yang sebenarnya makhluk tersebut rencanakan sehingga ia tidak muncul selama ini.


...


Kembali ke pemuda berusia 25 tahun, ia mengeluarkan tokennya, kini sedang bingung.


“Eeh,, kenapa Token ini tidak aktip?” Ucap pemuda berusia 25 tahun melirik ke arah rekannya yang juga bingung.


Terlihat kedua Iblis juga mengeluarkan token dan berencana kabur dari sini. Tapi token yang mereka aktipkan tidak berpungsi.


Mereka berempat juga langsung waspada di saat melihat Ji Zian mengeluarkan alat-alat penyiksaan.


“Si..Sialan, ternyata penyamaran kita sudah sudah ketahuan,” teriak pria paruh baya dan langsung mengeluarkan kekuatan aslinya dan berencana menyerang Ji Zian dengan kekuatan penuhnya.


Bukan cuman pria paruh baya saja, ketiga rekannya juga berniat mengeluarkan kekuatan aslinya.


Blush..!!


Tapi tepat di saat aura mereka meledak keluar, aura beserta energi yang mereka keluarkan langsung lenyap. Seolah terhisap oleh sesuatu.


Tap tap..!!


“Haha,, waktu bermain dan berbincang-bincang kalian telah selesai, kini waktunya kita tanya jawab,” ucap Ji Zian membalik badan di sertai senyuman lebar sembari memegang alat pemotong besi dan alat potong kayu.

__ADS_1


Glek..!!


__ADS_2