Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Di Mulainya Latihan Bo Wuhan, Feng Lu dan Wilayah Utara


__ADS_3

Tangan Xiu Bai langsung menyentuh punggung Feng Lu, lalu membuat gerakan rumit.


Blush..!! Bam bam bam..!!


Seketika terdengar suara ledakan beruntun dari dalam tubuh Feng Lu.


Ledakan tersebut bukanlah ledakan yang menembus tahapan, melainkan menghancurkan segel yang ada di dalam tubuh Feng Lu.


Bukan hanya itu saja, tubuh Feng Lu mengeluarkan cahaya yang terlihat sangat ingin bertarung.


Argh...!!


Bersamaan dengan itu, suara teriakan dari Feng Lu terdengar menggema.


Arghh..!!


Semakin keras Feng Lu berteriak, semakin kuat energi yang keluar dari dalam tubuhnya.


...


Hal tersebut membuat Bo Wuhan yang fokus menyerap energi sekitar langsung terganggu dan tersadar.


“Hemm..!! Ini,” ucap Bo Wuhan melebarkan matanya.


Deg deg..!!


Seketika jantung Bo Wuhan berdetak lebih cepat dari biasanya, ia juga merasakan darahnya mendidih karena ingin bertarung dengan sosok di depannya.


...


Sementara di tempat Xiu Bai berdiri saat ini. Terlihat Xiu Bai tersenyum tipis.


“Sudah di mulai,” gumam Xiu Bai dalam hati.


Pandangannya pun langsung mengarah ke Bo Wuhan.


“Wuhan, kali ini kau akan belajar cara mengendalikan dirimu, jangan sampai membunuh maupun membuatnya sadar. Karena jika itu terjadi, ia akan mati.” Ucap Xiu Bai dengan tenang.


Mendengar itu, Bo Wuhan pun mengangguk penuh dengan penuh senyuman lebar.


“Jadi ini yang Tuan maksud awal-awal tersulit dalam diriku untuk mencoba mengendalikan kekuatanku serta nafsuku dalam membunuh,” ucap Bo Wuhan melirik ke arah Feng Lu yang dapat di katakan di kendalikan oleh Tubuh Perang yang ada di dalam tubuhnya. Namun masih rentan, karena jika ia menyerangnya sembarangan, maka mengakibatkan Feng Lu tersadar lalu mati, atau mengakibatkan Feng Lu langsung mati.


Terlihat saat ini Feng Lu sudah selesai berteriak, matanya berubah menjadi cahaya bewarna putih keperakan. Aura yang keluar dari dalam tubuh Feng Lu pun semakin kuat secara bertahap.


Bo Wuhan di beritahu jika semakin kuat Feng Lu, maka kesadarannya akan kembali pulih dan jati dirinya akan kembali.

__ADS_1


Dan terahir, yaitu di saat-saat Feng Lu akan kembali sadar sepenuhnya, di sanalah kekuatan Feng Lu bangkit seutuhnya. Di sana juga tempat tersulit bagi Bo Wuhan melawan Feng Lu. Karena di satu sisi ia harus mencoba menyatukan keempat inti darah yang ada di dalam tubuhnya agar bisa mengalahkan atau membuat Feng Lu sadar seutuhnya.


Dret..!!


Feng Lu yang di kendalikan oleh Tubuh Perangnya, langsung menerjang ke arah Bo Wuhan.


Tubuh Perang Feng Lu akan sangat agresif di saat-saat seperti ini. Jika ia merasakan nafas maupun detak jantung seseorang, ia akan langsung menyerang orang tersebut. Dan ia merasakan nafas dari Bo Wuhan, sehingga melesat ke arahnya.


Wung..!!


Dalam sekejap Feng Lu muncul di depan tubuh raksasa Bo Wuhan, tangan mungil Feng Lu terayun ke arah sisi kanan tubuh Bo Wuhan.


Dret..!!


Pada saat mengayunkan tangan mungilnya, muncul pedang energi yang sangat besar di tangan kanan Feng Lu.


Melihat itu, Bo Wuhan tersenyum menyeringai.


Blush..!!


Slash..!!


Tepat saat pedang energi akan mengenai tubuh Bo Wuhan. Tubuh Bo Wuhan langsung mengecil hingga ke wujud aslinya.


Tap tap..!!


Namun dengan cepat mata Bo Bo Wuhan kembali normal.


Wuss..!!


Dengan cepat Bo Wuhan menjauhi Feng Lu yang kembali menyerangnya.


Kini Bo Wuhan mencoba mencari celah untuk bertahan dengan cara menyerang dan tidak hanya menghindar saja. Karena ia yakin itu tak akan bertahan lama jika ia terus menghindar.


Tatapan mata Bo Wuhan yang selalu ingin berubah menjadi merah gelap, terus Bo Wuhan tahan, agar ia tidak di kendalikan oleh nafsunya.


***


Melihat keduanya sudah mulai berlatih dalam mengembangkan kekuatan mereka masing-masing, serta meningkatkan skil mereka. Membuat Xiu Bai mengangguk ringan.


“Baiklah, jika begitu aku akan pergi, aku yakin kau mampu melawannya cepat atau lambat Wuhan,” ucap Xiu Bai mengayunkan tangannya.


Crash..!!


Lubang hitam pun muncul dan Xiu Bai pun melangkah santai, sambil melirik ke arah tangan Bo Wuhan yang mengacungkan jari jempolnya tanda menyerahkan sisanya kepadanya.

__ADS_1


***


Tap tap..!!


“Hemm..!! Baiklah, setelah menghancurkan 80% wilayah Iblis Neraka, maka aku akan dapat mengetahui dimana tempat persembunyianmu Iblis Neraka.” Gumam Xiu Bai tersenyum tipis.


“Tapi aku tidak akan langsung kesana, karena setelah menghancurkan 80% wilayahmu dan mengetahui dimana markasmu, aku akan langsung pergi ke wilayah Iblis Kehancuran dan menghancurkan 80% wilayahnya juga,” sambung Xiu Bai menyeringai lebar.


“Ayo kita lihat ekspresi apa yang akan kau tampilkan setelah menyadari aku pergi dengan 80% wilayahmu telah aku hancurkan Iblis Neraka.” Ucap Xiu Bai langsung menghilang dari tempatnya berdiri.


***


Wuss wuss..!!


Sementara di tempat Bai Chu Ye dan Fei Wei Xian.


Mereka kini terlihat terus melesat menuju Utara.


“Hemm..!! Jadi ada satu lagi sosok seperti ayahku berada di sini ya, maka dari itu paman menyarankan kita berlari seperti ini, dari pada menggunakan ruang hampa, karena ia dapat menyadarinya.” Ucap Bai Chu Ye melirik ke arah pamannya.


“Benar, dia juga cukup kuat,” ucap Fei Wei Xian membayangkan sosok tersebut.


“Tidak cukup kuat, melainkan sangat kuat seperti ayahmu. Namun ia memilih untuk tidak ikut campur dan terus menjauh dari pertarungan di masa lalu.” Sambung Fei Wei Xian kembali mengingat sosok yang setara Xiu Bai.


“Dia adalah sosok yang pertama kali mempunyai jenis kelamin dan jenis kelaminnya adalah wanita, namun tidak ada yang tahu wajahnya yang sebenarnya selain ayahmu, kakak Mo dan Dewi Iblis Kegelapan.” Ucap Fei Wei Xian santai.


Bai Chu Ye yang mendengar itu pun mengangguk datar.


“Hem..!! Jadi begitu ya, aku hanya mengira ada 5 sosok saja yang setara dengan ayah, namun ada 1 lagi. Tapi kenapa ayah tidak menceritakannya kepada kami?” Tanya Bai Chu Ye.


“Ah itu, aku juga tidak tahu, mungkin saja karena sosok tersebut tidak membahayakan, sehingga kakak tidak menyebutnya.” Jawab Fei Wei Xian secara asal.


Tap tap..!!


Setelah melihat kota, barulah Bai Chu Ye dan Fei Wei Xian mendaratkan kaki mereka tidak jauh dari gerbang kota.


Saat melihat kota di depannya, Bai Chu Ye sedikit di buat terkejut, karena Wilayah jauh di Utara sangat jauh berbeda dengan wilayah yang ia pernah temui sebelumnya.


“Jangan merasa aneh, memang wilayah Utara jauh lebih tenang dan tentram dari wilayah lainnya.” Ucap Fei Wei Xian tersenyum kecil saat melihat wajah kagum Bai Chu Ye.


“Bukan itu paman, tapi struktur kota ini jauh lebih maju dari semua wilayah yang Ye'er lihat.” Balas Bai Chu Ye menunjuk ke arah gerbang kota yang tidak memiliki penjaga gerbang.


Namun gerbang tersebut menggunakan sistem unik yang bisa membuka tutup sendiri gerbangnya saat ada pengunjung baru masuk sebelum memperkenalkan identitasnya menggunakan sebuah kertas aneh seukuran telapak tangan.


“Ooh itu, mereka menggunakan kartu identitas, paman mu ini juga punya kok dan kau juga punya yang di buatkan oleh kakak Mo,” ucap Fei Wei Xian melirik Bai Chu Ye yang memperhatikan kartu yang di gunakan masuk oleh penduduk.

__ADS_1


“Ayo,” ajak Fei Wei Xian melangkah dengan santai dan di ikuti oleh Bai Chu Ye dengan anggukan ringan.


Tap tap..!!


__ADS_2