Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Tujuan Duan Du Mengumpulkan Harta dan Kedatangan 6 Dewa Kematian


__ADS_3

Dengan cepat Xiu Bai membuat portal menuju kedua putranya berada, melihat itu, Jie Long pun langsung mengangguk dan melesat masuk.


Wuss wuss..!!


...


“Hemm..!! Rupanya aku sendiri yang harus mengunjungi Iblis sialan itu,” gumam Xiu Bai terlihat ingin menemui Iblis Kekosongan.


Dret..!!


Setelah bergumam, Xiu Bai pun langsung lenyap dari tempatnya.


***


Tap tap..!!


“Woaah,, dasar bocah-bocah sialan, tempat kalian tinggal bagus sekali,” teriak Tu Long yang kini mendaratkan kakinya di tanah setelah sampai.


Pandangan Tu Long pun mengarah ke segala arah, ia merasakan kepadatan energi tempat Xi bersaudara tinggal.


“Hemm..!! Apa kalian meningkatkan kekuatan kalian di tempat ini?” Tanya Tu Long, setelah puas melihat area sekitar, ia pun melirik Xi bersaudara.


“Tidak, kami menemukan tempat ini kemarin, dan saat hendak beristirahat, Zenzen pun mengatakan jika ada manusia yang muncul tidak jauh dari sini. Jadi kami terpaksa datang dan saat datang, kami melihat mu kakek,” jawab Xi Luan dengan nada datar.


Tu Long pun langsung mengangguk-angguk santai.


“Hemm..!! Jika begitu, pulihkan energi kalian lebih dulu, baru setelah itu, ikuti kami jika ingin meningkatkan kekuatan kalian,” ucap Xi Juan melirik Tu Long dan Bo Wuhan.


Wajah Tu Long dan Bo Wuhan pun langsung bersemangat. “Hehe,, apa kita akan kembali ke tempat kami di kejar?” Tanya Tu Long.


“Tidak, mereka terlalu kuat dan banyak bagi mu kek, jadi aku ada tempat yang cocok dengan tingkat kekuatan kalian saat ini,” jawab Xi Juan sambil menggelengkan kepalanya.


“Hooh,, jangan terlalu meremehkan ku bocah, tadi itu aku melarikan diri karena Wuhan terluka, jika ia tidak terluka, maka aku pasti akan melawan mereka,” dengus Tu Long yang terlihat tidak ingin terlihat lemah.


“Hais,, memang susah melawanmu bicara kakek, lakukan saja semua keinginanmu,” ucap Xi Juan yang terlihat tidak ingin melawan Tu Long berdebat, karena itu akan kurang sopan baginya.


Wajah Tu Long pun seketika puas melihat Xi Juan mengalah dan inilah yang ia sangat inginkan terhadap Duan Du nantinya.


Membayangkan Duan Du selalu mengikuti semua ucapannya, membuat wajah Tu Long semakin mengembang.


Tapi itu hanyalah mimpi belaka bagi Tu Long.


Setelah 1 jam berlalu, kini Tu Long dan Bo Wuhan pun selesai memulihkan energi mereka.


“Ayo bocah-bocah nakal, kita kembali,” ajak Tu Long kini terlihat sudah tidak sabar membalas dendam.

__ADS_1


Tu Long juga tidak takut, karena ada yang akan melindunginya saat ini.


“Hemm..!! Ayo, demi membuatmu senang, kali ini akan Juan'er ikuti apapun keinginanmu,” ucap Xi Juan terlihat memasang wajah mengejek.


Tu Long yang melihat itu hanya acuh saja bersama Bo Wuhan.


Dret..!!


Tak lama, mereka pun langsung pergi di bawa oleh Zenzen.


...


Di Arena.


Kini terlihat Du Jian terlihat berdiri dengan tubuh penuh luka, pandangannya mengarah ke musuhnya yang juga di penuhi luka yang jauh lebih parah.


Seutas senyum pun Du Jian perlihatkan. “Apa kau ingin melanjutkan hingga salah satu di antara kita berdiri tegak, atau sudahi sampai di sini?” Tanya Du Jian kini terlihat mengangkat tangan kanannya.


“Cukup, aku menyerah,” ucap sosok monster berkepala Naga.


Mendengar itu Du Jian pun langsung mengangguk.


Woaah..!!


Tapi Du Jian dan musuhnya hanya cuek saja, mendengar teriakan yang tidak mengenakan.


Duan Du yang mendengar seruan dari para penonton, dengan cepat melayang ke udara.


“Tenanglah kalian semua, karena pertarungan berikutnya tak kalah seru dan pastinya hanya salah satu saja dari mereka yang akan berdiri di dalam arena.” Ucap Duan Du dengan lantang.


Tapi ucapan Duan Du belum membuat para penonton yang tidak ikut menantang anggota keluarga Duan Du puas.


“Lihatlah, mereka berdua terlihat saling membenci dan saling mengarahkan aura membunuh. Dan aku yakin ini akan menjadi menegangkan, karena mereka berdua terbilang dari Ras yang sama, yaitu sama-sama berjenis Naga.” Ucap Duan Du yang terlihat berusaha meyakinkan para penonton.


Mendengar itu, para penonton pun mulai tenang.


...


Tap tap..!!


Bersamaan dengan itu, Chen Long dan musuhnya kini masuk.


Tatapan mereka berdua tak pernah lepas dari awal.


Chen Long marah karena ia sempat di ejek dari Ras Naga sampah. Sebenarnya bukan hanya Chen Long saja yang marah mendengar itu, melainkan Duan Du, Du Jian, Meng Chen, Bai Ha dan Bai Hu pun langsung ingin membunuh monster berkepala Naga itu di tempat.

__ADS_1


Tapi karena Chen Long meminta agar dirinya saja yang akan membuatnya menderita secara perlahan nanti di arena, dan kini kesempatan yang Chen Long tunggu-tunggu akhirnya telah tiba.


Dret..!!


Tepat setelah Chen Long dan musuhnya sampai, musuh Chen Long dengan cepat muncul di depan Chen Long.


“Mati kau,” teriak musuh Chen Long kini mengayunkan tangan kanannya yang telah membentuk sebuah cakar Naga.


Duar..!!


Chen Long yang sudah di pesan untuk tetap waspada dari sebelum masuk arena oleh Duan Du pun langsung menahan serangan musuhnya dengan menundukkan kepalanya hingga mencapai lantai dan kakinya terangkat ke belakang untuk menahan tangan musuhnya.


Woaahh..!!


Melihat pertarungan belum di mulai oleh Juri, tapi kini mereka sudah mulai bertarung. Membuat para penonton kembali bersemangat.


“Aku pasang dia,” teriak salah satu penonton menunjuk ke arah Chen Long.


“Aku akan memasang dia, tunjuk penonton yang lainnya kini menunjuk musuh Chen Long.


Kini seketika kegaduhan terdengar dari kursi penonton yang sibuk memasang taruhan di tempat yang telah Duan Du buatkan.


“Hehe,, jika saja kakak Tian ikut, maka wajahnya pasti akan berubah hijau saking bahagianya melihat uang sebanyak ini,” gumam Duan Du tersenyum kecil.


Tujuan Duan Du mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya adalah untuk membeli sumberdaya di tempat yang telah kakaknya beritahu sebelum datang kesini. Kakaknya pernah memberitahu jika tempat tersebut adalah tempat terkuat dan di penuhi oleh monster yang sesungguhnya. Di tempat tersebut, banyak di jual sumberdaya langka yang tidak akan bisa di temui.


Kakaknya juga memberitahu jika ingin meningkatkan kekuatan secara Instan, maka ada dua tempat, pertama adalah Wilayah Seribu Penguasa yang di penuhi oleh jutaan monster kuat layaknya para penguasa Wilayah dan kedua adalah tempat yang kakaknya rekomendasikan.


“Kali ini, aku dan yang lainnya harus meningkatkan kekuatan kami agar tidak menjadi beban terlalu jauh,” gumam Duan Du dalam hati sambil memasang wajah serius.


***


Tap tap..!!


Di saat yang bersamaan, kini terlihat 6 sosok berjubah Merah melangkah ke kota yang Duan Du bersama anggota keluarganya tempati.


“Hemm..!! Di tempat ini kalian harus menjaga sikap, karena di sini ada Arena, maka banyak ahli kuat di sana. Jika kalian langsung membunuh seperti sebelumnya, maka itu akan membuat kita bisa mati jika mereka bergabung menyerang kita.” Ucap Ze Lang dengan nada datar memperingati bawahannya.


Kelimanya pun terlihat mendengus saat mendengar peringatan Ze Lang.


Seandainya mereka tidak menakuti ayah Ze Lang, mungkin mereka tidak akan pernah mau mengikuti perintah Ze Lang.


Tap tap..!!


Setelah melangkah masuk, Ze Lang dan kelima bawahannya pun sedikit heran saat melihat kota yang setahunya sangat ramai, kini terlihat sepi.

__ADS_1


__ADS_2