
“Hehe,, tentu saja, apa kau iri,” bukannya tersinggung, Cen Tian malah membalas ejekan Duan Du sambil menaikkan kedua alisnya.
“Huh, dasar serakah,” dengus Duan Du sambil mengalihkan pandangannya.
Tap tap..!!
“Sudah-sudah, lebih baik kita harus bergerak cepat sebelum mereka duluan menghancurkan Alam Celestial,” ucap Han Liu langsung mengalihkan pembicaraan.
“Jika terlambat, maka orang-orang yang tidak bersalah akan menjadi korban. Bisa jadi mereka akan di perbudak.” Sambung Han Liu.
“Aku rasa paman Liu benar, dari pada mendengar ocehan kalian yang tidak jelas, ada baiknya kita langsung menuju salah satu Bonekanya Ye'er,” ucap Tu Long mengangguk setuju dan di ikuti oleh Peng He.
Duan Du dan Cen Tian pun hanya mendengus ringan lalu membuka peta yang telah di berikan Xiu Bai.
Beberapa menit kemudian, setelah menganalisa.
“Aku rasa kita ada di sini, jadi lokasi terdekat tempat Boneka Ye'er berada ada di sini,” tunjuk Duan Du.
Semuanya pun melirik ke arah dimana Duan Du menunjuk lalu melirik ke arah Selatan.
“Ayo,” ajak Tu Long langsung melesat.
Dret..!!
Wuss..!! Wuss..!!
***
Di saat Bai Han, Bo Wuhan, kelompok Duan Du, dan kelompok bawahan Xiu Mo Lang bergerak menuju lokasi masing-masing.
Xiu Bai bersama anggota keluarganya mencoba meningkatkan kemampuan. Dan Xiu Mo Lang sibuk merencanakan sesuatu, agar dapat mengalahkan Klan Asura dan Dewa Iblis Serigala Ungu.
Lalu Dewa Iblis Serigala Ungu terlihat sibuk memakan banyak manusia dalam setengah wujud aslinya.
Tanpa mereka sadari, sebuah retakan muncul.
Krak krak..!!
Piar..!!
Tak lama, dua sosok manusia berkepala monster muncul.
“Hemm..!! Apa kau yakin jika dia berada di sini?” Tanya salah satu manusia monster yang memiliki wajah manusia berbulu Harimau.
“Aku yakin merasakan auranya meledak, walau hanya beberapa detik, aku tidak pernah salah,” jawab manusia monster yang memiliki wajah manusia mirip Harimau, tapi tidak ada bulu seperti rekannya.
Nama mereka berdua adalah Hu Lao dan Hu Lau.
Hu Lao adalah manusia yang memiliki wajah berbulu Harimau, sebaliknya Hu Lau tidak.
“Jika begitu ayo kita tangkap dia sebelum yang lain datang,” ajak Hu Lao.
Hu Lau pun langsung mengangguk, dan sebelum bergerak, mereka terlebih dulu menyegel kekuatan asli mereka. Itu mereka lakukan agar musuh mereka tidak mengetahui dimana mereka berada.
Dret..!!
Wuss wuss..!!
***
Xiu Bai yang sedang mengobrol dengan istri, ibu dan neneknya pun langsung mengarahkan kepalanya ke atas.
“Jejak aura tadi,” gumam Xiu Bai dalam hati.
“Tidak, itu tidak mungkin mereka, jika itu mereka, maka mereka pasti sedang bersembunyi saat ini,” gumam Xiu Bai terlihat memasang wajah khawatir.
__ADS_1
Entah apa yang Xiu Bai khawatirkan, apakah Hu Lao dan Hu Lau musuh atau tidak. Itu tidak dapat di pastikan, karena ekspresi Xiu Bai jauh dari kata senang ataupun takut.
...
Sementara Dewa Iblis Serigala Ungu Atau Zi Lang yang sedang makan pun ikut melirik ke atas.
Tatapan matanya menunjukkan ketakutan, tapi dengan cepat ia menggelengkan kepalanya.
“Tidak mungkin mereka datang kesini, mereka juga tidak akan tahu tempat ini karena tertutup oleh penghalang,” gumam Zi Lang dalam hati dan mencoba yakin.
Zi Lang pun kembali menikmati makananya, tapi terlihat ia tidak sesenang sebelumnya.
“Sialan, rupanya aku harus mengubah rencana,” gumam Zi Lang langsung menghilang.
...
Dret..!!
Tap tap..!!
Zi Lang yang muncul di depan Xiu Mo Lang langsung melambaikan tangannya.
Wuss..!!
“I..Ini,” gumam Xiu Mo Lang sedikit merinding saat merasakan kekuatan pelindung yang Zi Lang buat.
“Tu..Tuan-”
Argh..!!
Sebelum Xiu Mo Lang menyelesaikan ucapannya, seketika ia berteriak saat kepalanya merasakan sakit yang luar biasa.
Tak lama setelah itu, kini tatapan mata Xiu Mo Lang pun berubah seutuhnya.
Terlihat Xiu Mo Lang kini menatap ke arah tubuh Zi Lang yang berdiri sambil menatap ke arah dirinya dengan tatapan kosong.
“Hehe,, baiklah, sekarang hanya tinggal memasukkan jiwa yang dulu pernah aku tangkap,” kekeh Zi Lang yang telah mengambil alih tubuh Xiu Mo Lang.
Wuss..!!
Dret..!!
Argh..!!
Seketika muncul jiwa mirip Buaya yang sangat besar, saat Jiwa Buaya tersebut hendak melawan, terlihat jiwanya lebih dulu masuk ke dalam tubuh kosong Zi Lang.
Blush..!!
Bom bom..!!
Bersamaan dengan itu, sebuah guncangan hebat yang mampu di rasakan oleh seluruh penghuni Alam Celestial Yang Terlupakan terjadi selama beberapa detik.
“Hehe,, dengan begini aku bisa melarikan diri jika itu memang benar-benar mereka,” kekeh Zi Lang.
Tap tap..!!
“Tuan,” ucap sosok tubuh kosong Zi Lang langsung berlutut di depan Zi Lang yang menggunakan tubuh Xiu Mo Lang.
”Hancurkan semua Alam Celestial ini bersama seluruh isi.” Perintah Zi Lang langsung menyeringai.
Sosok tubuh kosong Zi Lang, atau Jiwa Monster Buaya yang telah di masukkan oleh Zi Long langsung mengangguk terpaksa, karena tidak dapat melawan kendali yang Zi Long berikan.
Dret..!!
Wuss wuss..!!
__ADS_1
Setelah itu Jiwa Monster Buaya langsung keluar dari ruangan tersebut.
Wung..!!
Tepat setelah ia keluar, kepala jiwa Monster Buaya langsung berubah menjadi kepala Buaya, tak lama setelah itu ia pun membuka mulutnya lebar-lebar.
Bam..!!
Bola energi yang sangat dahsyat pun meledak dari mulut jiwa Monster Buaya dan melesat ke arah Alam Celestial Yang Terlupakan.
Wung..!!
...
Di saat bersamaan, Zi Long yang merasakan energi kuat mengarah ke dirinya seketika memasang wajah jelek.
“Sialan, bukan berarti ini yang pertama,” teriak Zi Long mengumpati Monster yang telah ia kendalikan.
Dengan cepat Zi Long membuka portal dan melesat masuk.
Wuss..!!
Bom..!!
Duuuaarr..!!
Tepat setelah Zi Long masuk, ledakan besar terlihat menghancurkan Alam Celestial Yang Terlupakan dalam sekejap.
...
Jiwa Monster Buaya yang sudah menghancurkan Alam Celestial di depannya, terlihat kembali bergerak ke sembarang arah.
Wuss wuss..!!
***
“Sial, kekuatan ini,” gumam Xiu Bai, Bai Chu Ye, Xiu Mu Lian, dan Hua Qian langsung berdiri serempak.
“Nenek, Ibu, buat pelindung, jangan biarkan satu pun keluar masuk apapun alasannya, dan Ye'er, ikuti ayah.” Ucap Xiu Bai langsung melesat ke atas bersama Bai Chu Ye.
Dret..!!
Wuss wuss..!!
***
Di tempat Bai Han dan Bo Wuhan. Bai Han yang merasakan ledakan dahsyat tersebut langsung memasang wajah serius.
“I..Ini,” ucap Bai Han dan Bo Wuhan langsung memasang wajah berkeringat dingin.
Tak lama mereka pun saling memandang.
“Apakah ini kekuatan yang Tuan Besar maksud dari tangan kanan Pemimpin Tertinggi Menara?” Tanya Bo Wuhan.
Dalam hidupnya, ini kedua kalinya ia ketakutam seperti ini, dan orang pertama yang membuat Bo Wuhan ketakutan adalah Xiu Bai.
“Aku rasa tidak, ayah bilang jika kekuatan Pemimpin Tertinggi Menara ada di tingkat Kaisar Dewa Roh ⭐ 3 Puncak, sementara kekuatan ini tidak bisa di prediksi, itu artinya kekuatan ini milik orang yang tidak kita kenal,” ucap Bai Han langsung menggelengkan kepalanya.
“Lalu bagaimana? Apakah kita akan terus maju, atau mundur untuk memberitahu Tuan Besar?” Tanya Bo Wuhan kini terlihat khawatir.
“Ada kalanya kita mundur, tapi setelah membawa anggota keluarga kita kembali bersama,” jawab Bai Han terlihat melesat ke arah Alam Celestial tempat salah satu Boneka adiknya berada.
Dret..!!
Wuss..!! Wuss..!!
__ADS_1