Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Nama Asli Dewa Iblis Neraka dan Kecerdikannya


__ADS_3

“Khehe,, akhirnya calon sekutu ku datang,” kekeh Dewa Iblis Neraka dengan wajah seringai licik.


***


Wung..!! Duarr..!!


Tepat setelah Dewa Iblis Neraka selesai bergumam, pintu ruangan tempat ia berada langsung hancur, yang menyebabkan sedikit guncangan, akibat benturan yang terjadi.


“Sialan kau Mo Shen.”


Bersamaan dengan hancurnya pintu tempat Dewa Iblis Neraka berada, sebuah teriakan datang dari pintu masuk.


Tap tap..!!


Sosok pemuda yang terlihat seperti berusia 20 tahun muncul, bola matanya yang bewarna Hijau terlihat jelas memancarkan niat ingin membunuh.


Sementara Dewa Iblis Neraka yang memiliki nama asli Mo Shen, yang awalnya tersenyum bahagia. Langsung memasang wajah mengerikan.


“Berani sekali kau menyebut nama ku secara langsung, sudah bosan hidup kau bocah,” ucap Mo Shen menatap ke arah Dewa Iblis Angin Darah.


Dret..!!


Dalam sekejap Mo Shen muncul di depan Feng Mo.


Dengan cepat tangan Mo Shen ingin mencekik leher Feng Mo, tapi dengan cepat Feng Mo lenyap dan muncul di belakang Mo Shen.


Wung..!!


Merasakan Feng Mo di belakangnya dengan tangan terayun ke kepalanya, Mo Shen seketika menyeringai lebar.


Bomm..!!


Ledakan besar seketika terdengar di ruangan Mo Shen. Namun semua bawahan Mo Shen yang ada di luar, terlihat tidak ada yang mendekat, malah mereka terlihat menjauh.


...


Di ruangan Mo Shen, asap yang mengepul, kini mulai menghilang.


“Khehe,, apa kau benar-benar ingin mati Feng Mo,” kekeh Mo Shen yang kini terlihat mencekik leher Feng Mo.

__ADS_1


Feng Mo adalah makhluk yang tercipta dari Angin yang tempatnya di daerah perang yang di penuhi oleh darah.


Feng Mo juga di anggap baru tercipta beberapa tahun yang lalu. Jadi, kekuatannya masih di bawah Mo Shen.


Urgh..!!


“Kau kira aku takut, hah, akan ku hancur-”


Arghh...!!


Sebelum Feng Mo sempat menyelesaikan ucapannya, Feng Mo merasakan lehernya terbakar oleh rasa panas yang luar biasa kuat.


Tubuh Feng Mo seketika merinding saat melihat Mo Shen yang kini tubuhnya di selimuti oleh Api Neraka Hitam.


Glek..!!


Merasa tidak bisa menang melawan Mo Shen saat ini, mata Feng Mo yang di penuhi niat membunuh, langsung menghilang.


Hal tersebut langsung membuat Mo Shen menghilangkan api yang menyelimuti tubuhnya.


“Khehe,, begini baru lebih baik,” ucap Mo Shen terkekeh liar.


Tap tap..!!


Bruk..!!


Dengan santai Mo Shen duduk dan menaikkan kaki kanannya ke paha kirinya.


Feng Mo yang melihat itu, hanya bisa menyimpan dendam.


Bruk..!!


“Baiklah, katakan apa keuntungannya bagiku?” Tanya Feng Mo terdengar kesal.


“Kau tahu, Daerahku saat ini sudah mengecil, karena kau selalu menekanku dengan merebut tanahku. Termasuk di Gunung Taesang, dan kau bilang ingin bekerjasama untuk menambang Emas yang ada di Gunung Taesang. Yang tak lain sebenarnya daerahku.” Sambung Feng Mo terdengar dingin.


“Hoho,, tenanglah, itu namanya perang Daerah, yang menang tentu berhak merebut sesuatu yang berharga dari daerah yang kalah. Kau tahu itu bukan.” Kekeh Mo Shen.


“Dan kali ini, aku akan serius, aku ingin para budakmu atau bawahanmu yang menambang Emas di Gunung Taesang, dengan pembagian 70 : 30. Bagaimana,” sambung Mo Shen menyeringai tipis.

__ADS_1


Feng Mo yang mendengar itu, seketika terdiam sesaat. Karena 30% bukanlah jumlah yang kecil. Tapi itu resikonya cukup besar, lantaran di daerah Gunung Taesang, masih banyak monster yang tidak memiliki kecerdasan.


Kekuatan para monster yang tidak memiliki kecerdasan, tidak bisa di anggap remeh, karena bisa saja seluruh budaknya mati di sana.


“Hemm..!! 40% jika kau memberiku 40% maka aku akan menanggung resiko kematian para budak ku,” ucap Feng Mo menatap tajam Mo Shen.


“Setuju,” ucap Mo Shen langsung tersenyum lebar.


Mendengar itu, seketika membuat Feng Mo merasa ada yang salah, karena ia sangat tahu Mo Shen sangatlah serakah.


“Apa? Apa kau tidak ingin? Jika kau menolak atau berubah pikiran, maka katakanlah sekarang, karena masih banyak Penguasa Daerah lain yang menginginkan kerjasama ini.” Ucap Mo Shen dengan santai.


“Tidak ada, aku setuju dengan pembagiannya. Jika begitu, aku kembali.” Ucap Feng Mo langsung menggelengkan kepala dan melangkah pergi.


Dret..!! Wuss wuss..!!


...


Melihat Feng Mo pergi, Mo Shen pun menyeringai licik. “Khehe,, dengan ini aku bisa menambah budak serta pasukanku,” kekeh Mo Shen dalam hati.


Tujuan Mo Shen sebenarnya adalah ingin menculik budak dan bawahan Feng Mo, dengan alasan mereka di bunuh oleh para monster. Dan setelah menculik mereka, Mo Shen berniat mencuci otak mereka, lalu di tugaskan untuk menyerang Daerah-Daerah lain.


***


Pagi hari..!!


Hoamm..!!


“Hehe,, jadi ini daerah milik Dewa Iblis Neraka.” Ucap Tu Long yang terlihat melangkah santai menuju lantai 1, tempat ruang makan berada.


“Kecilkan suaramu idiot, banyak mata di kota ini, jika mereka curiga, rencana kita bisa di majukan.” Dengus Duan Du mengikuti dari belakang.


“Bukankah itu bagus, mengacau di kota ini tidak buruk juga.” Balas Bo Wuhan terlihat matanya sangat bersemangat.


“Ehem,, tahan dirimu paman, ini kota kecil, akan percuma jika kita membuat kekacauan di sini dan ketahuan. Lebih baik kita mengacau di kota besar, atau setidaknya di Ibukota, tempat Dewa Iblis Neraka tinggal.” Ucap Bai Han langsung memperingati.


Mendengar itu, Bo Wuhan, Tu Long dan Duan Du pun langsung menyeringai lebar.


“Kau benar Han'er, akan lebih baik kita langsung ke tempat Dewa Iblis Neraka.” Ucap ketiganya serempak, yang mana, membuat Bai Han tidak bisa berkata-kata.

__ADS_1


__ADS_2