Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Membunuh Tiga Tetua Klan Wei dan Wang Daexin Utusan Kekaisaran Qian Long


__ADS_3

“Apakah kakek yakin jika Leluhur Li Zhang dan Hin'er ku ada di kota ini?” Tanya Li Cheon Rong dengan nada bersemangat dan terlihat wajahnya sangat mesum saat membayangkan wajah Li Hin'er yang sangat cantik.


Li Cheon Dang seketika berhenti, ia lalu melirik ke arah cucunya yang dari dulu selalu terobsesi dengan Li Hin'er.


“Tentu saja dia ada di dalam sana, kau tenang saja, setelah kakek membunuh Li Zhang, kau bisa melakukan apapun kepada cucunya itu,” ucap Li Cheon Dang dengan nada acuh.


“Ayo jalan, kita akan sampai gerbang kota,” ajak Li Cheon Dang sambil menunjuk tembok kota yang cukup tinggi.


Tap tap..!!


Jalur yang Li Cheon Dang dan Li Cheon Rong lewati tepat dengan jalur lembah tempat Xiu Bai dan Li Zhang berada.


...


Xiu Bai yang terbaring santai di atas pohon langsung bangkit.


“Mereka sudah datang, dua orang berasal dari sana dan tiga orang berasal dari sana,” tunjuk Xiu Bai menunjuk ke arah timur dan barat.


Li Zhang yang memejamkan matanya langsung membuka matanya lalu bangkit. Setelah ia mengedarkan kesadarannya, ia pun langsung melirik ke arah timur.


“Tuan muda, bisakah saya melawan mereka berdua?” Tanya Li Zhang dengan sorot mata penuh tekad dan amarah.


“Hoho,, jangan berikan belas kasih kepada mereka walau dia berasal dari klan yang sama denganmu, jika aku tahu kau mengampuninya, maka kaulah yang akan ku bunuh, karena aku benci pengkhianat,” kekeh Xiu Bai, tapi tak lama nada suara Xiu Bai berubah mengerikan.


“Tentu saja, aku akan memberikan mereka siksaan yang menyakitkan sebelum membunuh mereka berdua,” ucap Li Zhang dengan serius, tanpa mempermasalahkan ancaman Xiu Bai.


Xiu Bai pun tersenyum tipis. “Lakukan yang terbaik.”


Wuss..!!


Tanpa menunggu jawaban dari Li Zhang, Xiu Bai pun melesat seolah menyatu dengan kegelapan yang membuatnya tidak terlihat.


...


Sementara ketiga tetua utama klan Wei yang menerima tugas dari Wang Daexin untuk membunuh Li Zhang dan cucunya kini menuju pintu yang di yakini pintu terahir seketika berhenti.


Tap tap..!!


Wuss..!!


Crash crash crash..!!


Tak lama, beberapa benang energi yang di pasang oleh Xiu Bai langsung terputus.


Baru saja salah satu dari mereka berhasil menghancurkan benang energi yang Xiu Bai pasang. Kini muncul beberapa benang energi dari berbagai arah.


“Sialan, siapa di sana? Keluar kau,” teriak tetua Wei berjubah hitam dengan nada geram.

__ADS_1


“Jangan jadi pecundang kau, memasang jebakan seperti benang energi ini sangatlah lemah, ini seperti mainan anak-anak saja, cepat keluar,” sambung tetua Wei berjubah Hijau.


Wung..!!


Bukannya mendapat jawaban, terlihat ribuan benang energi seketika mengelilingi ketiganya dari berbagai arah.


Dret..!!


Crash..!!


Crash..!!


“Sialan, walau hanya benang energi, tapi jika ini terus bermunculan, maka ini akan menguras energi kita,” ucap tetua Wei berjubah putih dengan nada geram.


5 menit berlalu.


Xiu Bai yang menonton ketiga buruannya kini sudah hampir kehilangan setengah energinya langsung tersenyum.


“Hemm,, jika tidak salah kekuatan mereka setara dengan Wei Fusen, itu artinya mereka tetua utama ke 90, jika aku tidak salah tebak,” gumam Xiu Bai.


“Jika klan Wei hanya mengirim mereka bertiga untuk membunuh Li Zhang, aku rasa klan Wei terlalu meremehkan Li Zhang,” gumam Xiu Bai menggelengkan kepalanya.


Dret..!!


Xiu Bai langsung mengeluarkan tombaknya. “Baiklah, waktunya membereskan mereka bertiga, akan berbahaya jika buruan utamanya menyadari energi dalam jumlah besar di luar kota,” gumam Xiu Bai langsung melesat ke arah ketiga tetua Wei Utama.


Wuss..!!


“Tebasan Kesunyian.” Gumam Xiu Bai langsung mengayunkan tombaknya saat muncul dalam jarak 2 meter di depan salah satu tetua Wei.


Crash..!!


Tanpa mengetahui apa-apa, pandangan tetua Wei yang Xiu Bai serang kini merasa pandangan seketiga menggelap.


Bruk..!!


“Urgh,, apa yang terjadi,” gumam tetua Wei berjubah putih langsung terjatuh.


“Satu,” gumam Xiu Bai tersenyum ke arah dua yang tersisa, keduanya masih belum menyadari jika rekan mereka telah tumbang. Itu karena serangan Xiu Bai sangatlah bersih tanpa adanya suara.


Wuss..!!


Crash..!!


Bruk..!!


“Dua,” gumam Xiu Bai melirik yang tersisa.

__ADS_1


“Si..Siapa kau?” Tanya tetua Wei berjubah hitam yang kini sadar jika kedua rekannya telah mati.


Tatapannya kini terlihat ketakutan saat melihat sosok berjubah yang mirip assasint memegang tombak di depannya. Bukan dari penampilannya yang membuat tetua Wei tersebut takut, melainkan aura yang mengerikan dari tubuh Xiu Bai.


“Hemm..!! Aku adalah pembawa kematian,” ucap Xiu Bai datar.


Dret..!!


Xiu Bai langsung muncul di depan tetua Wei, tak lama tangan Xiu Bai langsung menjulur ke kepala tetua Wei tersebut.


Argh..!!


Saat Xiu Bai menyerap ingatan musuhnya, tetua Wei tersebut berteriak kesakitan.


Bruk..!!


“Hemm..!! Menarik, ingatan dari dia jauh lebih banyak dari ingatan Wei Fusen dan kedua tetua yang aku bunuh beberapa saat yang lalu di pasar gelap,” gumam Xiu Bai tersenyum tipis dengan mata bersinar cerah.


“Jadi namamu adalah Wang Daexin yang berasal dari Kekaisaran Qian Long,” sambung Xiu Bai yang tahu siapa orang tersebut dan asalnya dari mana, termasuk mengetahui dia juga dalang yang menghasut klan Li yang memiliki pikiran serakah di masa lalu dan menjebak Li Zhang.


“Jika seperti itu maka sudah berahir, hanya tinggal mengetahui apa tujuan dari Kekaisaran Qian Long menugaskan Wang Daexin ingin menghapus klan Li,” ucap Xiu Bai langsung memejamkan matanya.


“Paman, apakah kau mendengarku,” gumam Xiu Bai menggunakan teknik khusus telepati klan Asura yang mampu berkomunikasi dalam jarak yang cukup jauh.


Du Jian yang terus mengawasi Wang Daexin terlihat cukup bosan, tiba-tiba saja mendengar suara Tuan mudanya.


“Tentu saja Tuan muda, apakah ada berita bagus?” Jawab Du Jian kini merasakan ada kabar baik sehingga nadanya sangat bersemangat saar membalas telepati Tuan mudanya.


Di luar kota, Xiu Bai pun langsung tersenyum. “Tentu saja ini kabar yang bagus untukmu paman, kau boleh melakukan apa saja terhadapnya, tapi sebelum itu, serap ingatannya terlebih dulu baru kau boleh melakukan apapun, ingat itu,” ucap Xiu Bai memberikan peringatan.


Du Jian yang mendengar itu sedikit berkeringat dingin saat mendengar peringatan Tuan mudanya. “Hehe,, tentu saja Tuan muda, kau mempercayakan ini kepada ahlinya,” jawab Du Jian dengan percaya diri.


Xiu Bai pun langsung bergerak ke arah Li Zhang yang melawan Li Cheon Dang dan cucunya setelah mendapat jawaban dari pamannya.


Wuss..!!


Tap tap..!!


Pandangan Xiu Bai pun mengarah ke pertarungan Li Zhang yang melawan Li Cheon Dang. Terlihat wajah Li Cheon Dang sangat ganas dari waktu ke waktu, seolah ia ingin memakan Li Zhang hidup-hidup.


Lalu pandangan Xiu Bai mengarah ke Li Cheon Rong, terlihat jika kedua kaki Li Cheon Rong telah hilang.


“Hehe,, pantas saja dia sangat marah, ternyata Li Zhang memotong kedua kaki cucu kesayangannya,” kekeh Xiu Bai langsung menembakkan energi kegelapan khas Ras Asura.


Energi tersebut adalah energi untuk menyiksa seorang mata-mata agar bisa membuka mulut.


Wung..!!

__ADS_1


“Argh..!! Kakek ini sangat panas dan menyakitkan, tolong bantu aku,” teriak Li Cheon Rong kini merasakan rasa sakit yang luar biasa.


__ADS_2