Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Membuat Strategi Sebelum Bergerak dan Menikmati Penderitaan Lan Yanjing


__ADS_3

“Masukkan Han'er, Long Qiu, ini akan berbahaya jika kalian di sisi ku, aku akan memanggil kalian di waktu yang tepat nanti,” ucap Xiu Bai terlihat melambaikan tangannya untuk membuka dunia jiwa, ia sama sekali tidak menanggapi pertanyaan putranya saat ini.


Bai Han dan Long Qiu seketika saling melirik selama beberapa saat, tak lama setelah itu, mereka dengan cepat mengangguk dan langsung masuk ke dalam dunia jiwa.


Wuss wuss..!!


Bai Han dan Long Qiu sadar jika ada musuh yang sangat kuat di depan sana. Jika mereka terus berada di sisi Xiu Bai, maka itu akan membahayakan Xiu Bai karena akan membuat Xiu Bai kehilangan fokus lantaran menjaga mereka saat bertarung nanti.


...


Xiu Bai yang kini seorang diri, kembali melambaikan tangannya.


Blush..!!


Terlihat sebongkah batu muncul dari ruang kosong, batu tersebut tak lain Batu Pengetahuan.


“Ada apa? Kenapa kau mengeluarkanku di saat aku sedang asik makan?” Tanya Batu Pengetahuan yang terdengar seperti orang cemberut.


“Hemm..!! Saat ini aku butuh informasi,” ucap Xiu Bai terdengar serius.


Tak lama, Xiu Bai pun langsung bertanya tentang tatanan serta struktur Alam Semesta Hampa tempatnya berada saat ini.


...


5 menit berlalu, setelah Xiu Bai mendapat semua jawaban yang ia tanyakan tadi, kini Xiu Bai mengeluarkan 2 klon miliknya.


Blush..!!


“Kalian berdua melesatlah ke arah Utara, dan setelah mencapai sebuah Batu berbentuk seperti ini, maka kalian melesat ke arah Timur, di sana ada sebuah Dimensi yang di selimuti oleh Energi Hukum, tapi saat ini aku yakin Dimensi tersebut sedang di serang, jadi kalian pasti akan langsung mengetahuinya setelah sampai di sana.” Ucap Xiu Bai yang langsung memberikan perintah klonnya.


“Tugas kalian di sana adalah memancing sosok yang ingin menghancurkan Dimensi itu,” sambung Xiu Bai yang langsung di angguki oleh kedua klon Xiu Bai.


Dret..!! Wuss wuss..!!


Setelah mengangguk paham, kedua klon Xiu Bai langsung melesat dengan kecepatan penuh mereka.


Xiu Bai yang kini kembali seorang diri, terlihat melambaikan tangannya lagi.

__ADS_1


Blush..!!


Tak lama, 2 klon muncul.


Xiu Bai pun terlihat memberikan perintah yang sama dengan kedua klon sebelumnya, tapi kedua klonnya kali ini pergi dari arah Selatan dan pusat tujuannya sama, yaitu arah Timur, tempat Dimensi Alam Saint berada.


...


“Baiklah, kini tinggal memberitahu Shen Canling dan Ye Mo Xuan.” Gumam Xiu Bai yang terlihat memberitahu kedua rekannya melalui Batu Komunikasi yang telah di teteskan inti darahnya dan kedua rekannya, agar mereka bisa saling menghubungi satu sama lain, walau jaraknya terpisah jauh.


Dret..!!


Wuss wuss..!!


Tak lama setelah memberikan pesan melalui batu komunikasi, Xiu Bai pun langsung melesat ke arah Timur.


***


Di Dimensi Alam Saint.


Hoek..!!


“Bunuh aku, aku tak sudi menjadi menjadi mainanmu,” ucap Lan Yanjing terdengar berusaha untuk bicara sambil mengangkat kepalanya ke atas, dimana Shen Zhi An terlihat melayang di udara.


Kondisi Lan Yanjing saat ini, kedua kaki, tangannya telah terputus dan tidak bisa di sembuhkan lagi, terlebih lagi, darah Lan Yanjing terus menyemprot dari tangan dan kaki yang terputus, itu karena saat ini seluruh energi Lan Yanjing telah habis, jadi ia tidak bisa menutup lukanya.


Bukan hanya itu saja, hampir seluruh saraf serta maridian milik Lan Yanjing juga terputus, yang membuat tubuhnya tidak bisa di gerakkan.


Sementara De Yanjing, Xi Yanjing dan kedua rekannya, kondisi mereka terlihat sama, tapi luka yang mereka terima terlihat tertutup oleh energi milik Shen Zhi An.


...


“Khehehe,, kaulah yang terkuat dan paling keras kepala dalam berjuang. Jadi aku ingin melihat sampai mana batas penderitaanmu terlebih dahulu,” kekeh Shen Zhi An yang terlihat sangat menikmati penderitaan yang Lan Yanjing alami.


Saat ini Shen Zhi An berniat untuk membuat kelima sosok di depannya ini dalam keputus asaan sebelum ia membuatnya menjadi Makhluk Parasit.


...

__ADS_1


Cuih..!!


Lan Yanjing yang mendengar apa yang Shen Zhi An katakan, langsung meludahkan darah dari mulutnya.


“Aku berharap akan ada seseorang yang mendatangimu dan mengalami hal yang sama dengan apa yang kami alami,” ucap Lan Yanjing dengan nada dingin di sertai tatapan mata dingin ia arahkan ke Shen Zhi An.


Lan Yanjing tahu jika ia tak akan mati saat ini, karena ia yakin dirinya tak akan di biarkan mati begitu saja oleh Shen Zhi An.


Sama halnya dengan keempat saudaranya yang telah pingsan, Lan Yanjing tahu mereka semua masih hidup, itu terdengar dari detak jantung mereka yang masih berdenyut normal.


...


Shen Zhi An yang mendengar ucapan Lan Yanjing pun menyeringai lebar.


“Khehe,, hayalanmu terlalu tinggi makhluk rendahan, aku ini adalah yang terkuat di seluruh Alam Hampa ini. Tidak ada yang dapat setara denganku ataupun yang membuatku khawatir.” Kekeh Shen Zhi An sambil melirik ke arah para monster mutasi yang kini membawa beberapa orang.


“Haha,, apa kau ingin melihat sesuatu yang menarik makhluk rendahan, lihatlah siapa yang di bawa bawahanku saat ini,” ucap Shen Zhi An menunjuk ke arah dimana Monster Mutasi menuju kesini.


Lan Yanjing yang merasakan pirasat buruk pun memaksakan diri untuk menggeser kepalanya, dan pada saat ia melihat seorang dua orang yang begitu ia kenal di seret kesini, membuat mata Lan Yanjing meneteskan darah.


“Ti..Tidak, kedua cucuku,” ucap Lan Yanjing terdengar sangat ingin berteriak, tapi mulutnya tidak mau mengikuti keinginannya.


Karena tidak mampu berteriak, Lan Yanjing pun memaksa tubuhnya untuk bergerak ke arah kedua cucunya menggunakan dada dan kepalanya.


Sret sret..!!


Shen Zhi An yang melihat apa yang Lan Yanjing lakukan, langsung tersenyum lebar.


Prok prok..!!


“Haha,, ayo berjuanglah, kau pasti bisa kawan,” teriak Shen Zhi An terdengar menyemangati Lan Yanjing sambil bertepuk tangan, tapi sesungguhnya ia menyemangati Lan Yanjing, lantaran bahagia melihat penderitaannya.


Blush..!! Wung..!!


Tepat di saat Shen Zhi An sedang lengah, seketika muncul sebuah celah berjarak 5 meter dari tempat Shen Zhi An berdiri, dan dari dalam celah, muncul sosok pemuda berjubah putih yang kini mengayunkan pedangnya ke arah Shen Zhi An dengan kecepatan luar biasa.


Slash..!! Bom bom bom..!!

__ADS_1


__ADS_2