Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Ingatan Tentang Si Pencuri dan Ikatan Keluarga Yang Tidak Bisa Di Pisahkan


__ADS_3

“Apa itu yang jatuh, itu tadi terjatuh dari dalam saku jubahnya, mungkin saja ia tadi sempat mencuri, coba lihat barang-barang kalian di rumah atau mungkin ada yang mengenali barangnya.” Tunjuk Zu Xen mengarahkan tanggannya ke bawah kaki Xiu Bai sambil tersenyum licik.


Seketika semua penduduk desa langsung mengarah ke bawah dan saat mereka melihat sebuah kalung, mereka pun langsung menuduh Xiu Bai seorang pencuri dan teman Si Pencuri.


Sementara Pemimpin Desa yang awalnya ingin mencoba menenangkan para penduduk kini terlihat terkejut saat melihat kalung tersebut.


Dengan cepat ia meraba sakunya, dan saat tidak merasakan kaling yang ada di saku jubahnya, ia pun tersadar jika itu memang benar adalah kalungnya.


Tap tap..!!


Dengan segera Pemimpin Desa mendekati Xiu Bai lalu meraih kalung tersebut. Setelah memegangnya, wajah Pemimpin Desa langsung berubah memerah.


“Dasar pencu-”


Wuss..!!


Sebelum Pemimpin Desa menyelesaikan ucapannya, seseorang seketika menyambar kalung yang ada di tangannya.


“Haha terimakasih karena telah memberikanku kalung ini, kau sangat baik Pemimpin Desa,” ucap Sang Pencuri langsung muncul cukup jauh dari lokasi para penduduk berdiri.


“Ka..Kau kau, cepat tangkap pencuri sialan itu dan bawa-”


Mata pemimpin Menara seketika melotot setelah ia mengarahkan pandangannya ke arah dimana tempat Xiu Bai berdiri, namun kini ia sudah tidak menemukan Xiu Bai di sana.


“Ah maaf, apakah anda mencari saya?” Tanya Xiu Bai tersenyum kecil dan terlihat muncul di samping Sang Pencuri.


Pemimpin Desa dan semua penduduk Desa langsung berteriak sambil berlari ke arah Sang pencuri dan Xiu Bai.


“Sudah ku duga jika mereka berkomplot, cepat tangkap mereka dan jangan biarkan mereka kabur lagi,” teriak Zu Xen di penuhi amarah saat ini.


Wuss..!!


Wuss..!!


“Hahaha,, ingin menangkapku, mimpi,” ejek Sang Pencuri langsung menunjukkan bokongnya ke arah para penduduk sambil menggoyang-goyangkan bokongnya.


Setelah para penduduk sudah berjarak 1 meter, Sang Pencuri pun langsung melesat ke rumah para penduduk.


Sementara Xiu Bai terlihat keluar Desa.


Wuss..!!


Wuss..!!


Kini para penduduk langsung membagi diri menjadi dua kelompok, ada yang mengejar Xiu Bai dan ada yang mengejar Sang Pencuri.

__ADS_1


Tap tap..!!


Xiu Bai yang melesat ke arah kabut kini mendaratkan kakinya ke tanah.


“Sejauh ini rencanaku berjalan sesuai rencana, dengan sengaja berbohong untuk memancing pemuda itu melanjarkan aksinya untuk menjebak ku, pada akhirnya pencuri itu langsung keluar saat melihat kalung yang ada di bawah kaki ku,” gumam Xiu Bai tersenyum kecil.


“Tapi perasaan ini, tadi aku merasa sangat akrab dengan pencuri itu, sama seperti aku merasa akrab Duan Du dan Tu Long.” Gumam Xiu Bai kini memegangi dada kirinya.


“Hemm..!! Kini sudah ku putuskan, aku akan membawanya, semoga saja Duan Du dan Tu Long mengenal pencuri itu,” gumam Xiu Bai terdengar sedikit ragu-ragu.


Tentu Xiu Bai ragu, karena ia merasa Si pencuri itu terlihat sedikit lebih merepotkan dari Duan Du dan Tu Long.


Tap tap..!!


Tak lama setelah Xiu Bai selesai bergumam, Si Pencuri kini muncul tidak jauh darinya sambil membawa banyak sekali barang curian dengan kain dan di dalam kain tersebut ia menumpukkan barang curiannya.


“Hahaha,, kali ini sedikit lebih banyak dari sebelumnya,” ucap Si Pencuri tertawa bahagia.


“Eeh,, kau yang tadi itu bukan?” Tanya Si pencuri menunjuk Xiu Bai sambil memiringkan kepalanya.


“Apa kau juga tiba-tiba muncul di tempat ini sama seperti diriku?” Tanya si Pencuri terdengar buru-buru karena penasaran.


Xiu Bai yang di tanya langsung mengangguk. “Benar, aku yang tadi di alun-alun dan untuk pertanyaan keduamu, aku tidak mengerti apa yang kau maksud, karena aku baru datang dari atas,” tunjuk Xiu Bai mengarah ke tebing yang di tutupi kabut.


Mata Si Pencuri seketika bersinar setelah mendengar jika Xiu Bai datang dari atas.


Tap tap..!!


“Jika begitu ayo bawa aku naik,” sambung si pencuri kini langsung memegang kedua bahu Xiu Bai.


Dan pada saat si Pencuri memegang bahu Xiu Bai, tubuh Si pencuri seketika membeku dengan mata melotot.


Bukan hanya si pencuri saja, bahkan Xiu Bai ikut membeku dan seketika ingatan yang sebelumnya tidak pernah muncul kini kembali muncul.


“I..Ini,” gumam Xiu Bai dalam hati saat melihat ingatan sosok pemuda di depannya yang masih muda terlihat sedang berlari membawa hasil curian lalu berhenti di sebuah gubuk kecil.


Tak lama sosok pemuda di depannya pun ingin melangkah masuk, namum sebelum ia masuk, sosok wanita tua yang telah bungkuk muncul bersama anak kecil berusia 10 tahun.


Pada saat Xiu Bai melihat sosok anak kecil tersebut, ia seketika merasakan rasa sakit yang luar biasa.


Argh..!!


Xiu Bai pun langsung berteriak cukup lama hingga terjatuh pingsan.


Sementara si pencuri yang tadi membeku langsung menangis dengan air mata terlihat mengalir deras.

__ADS_1


“Ti..Tidak mungkin dia adik ku, karena adik ku telah mati pada waktu sebelum aku muncul di tempat ini.” Gumam si pencuri.


“Tapi perasaan ini, perasaan saat aku memegang tubuhnya sangat mirip dengan aku memegang tubuh adik kecil ku,” gumam si pencuri.


Entah mengapa si pencuri juga sama seperti Duan Du dan Tu Long, ia tidak bisa menyebut nama adiknya.


Tepat setelah si pencuri selesai bergumam, ia langsung mendengar pemuda di depannya berteriak.


“Adik, kau kenapa?” Tanya si pencuri dengan wajah penuh kekhawatiran.


Terlihat jelas si pencuri mencoba untuk menyadarkan adiknya, namun setelah lama berteriak kesakitan, adiknya langsung pingsan.


...


Tap tap..!!


Si pencuri yang membawa Xiu Bai ke dalam gua kini langsung membaringkannya.


Srett..!!


“Mulai hari ini aku akan menjagamu, tidak akan ku biarkan kau mati lagi, dan walau kau tubuh, wajahmu berbeda atau bisa di bilang kau telah di Reinkarnasi dan terlahir kembali, aku yakin jiwa dan sifatmu masih sama adik ku,” gumam Si pencuri dalam hati sambil mengepalkan erat kedua tangannya.


***


Tap tap..!!


Sementara jauh di wilayah Sekte Harimau Besi, langkah Duan Du langsung terhenti.


“Perasaan ini, apakah kakak telah bertemu dengan seseorang yang ku kenal?” Gumam Duan Du dalam hati.


“Semoga saja itu benar,” sambung Duan Du terlihat memasang wajah penuh harap.


“Hei ada apa? Kenapa tiba-tiba berhenti?” Tanya Han Liu langsung menepuk pinggung Duan Du.


Duan Du langsung tersadar sambil melirik Han Liu. “Tidak ada, aku hanya merasakan rasa ikatan keluarga saja,” jawab Duan Du dengan santai.


“Oh,, aku kira apa. Ayo kita lanjutkan perjalanan, aku yakin mereka semua yang sengaja tidak kita bunuh pasti akan merasa ketakutan dan melapor ke sekte mereka. Dan aku yakin jika mereka pasti merasakan teror dari kita, karena sudah 3 markas mereka kita hancurkan,” ajak Han Liu di sertai senyum lebar.


Duan Du pun ikut tersenyum menyeringai, ia pun langsung mengangguk lalu kembali melanjutkan perjalan bersama Han Liu dan beberapa anggota Iblis Pembantai.


Wuss..!!


Wuss..!!


***

__ADS_1


Ibukota Kekaisaran Qian Long.


Sama seperti Duan Du, Tu Long seketika terhenti saat merasakan hatinya berdetak lebih cepat dan juga hatinya merasakan kebahagian seolah bertemu dengan keluarganya setelah sekian lama berpisah.


__ADS_2