Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Mempersiapkan diri Menghadapi Organisasi Menara dan 4 Klan Kuno


__ADS_3

“Huuf,, keluarlah Xie'er, ayah tahu kau ada di sana,” ucap Xiu Bai dengan nada suara hangat.


Wuss..!!


Tap tap..!!


“Hehe,, Ibu sama nenek menyuruh Xie'er mengikuti ayah, jadi jangan menyuruh Xie'er kembali jika ayah tidak ingin di ceramahi nantinya,” ucap Ling Bai Xie tersenyum kecil dari belakang punggung ayahnya.


Xiu Bai melihat putrinya seperti biasa langsung menaiki punggungnya dan mendengar ucapan putrinya hanya bisa tersenyum pahit karena ada makna ancaman dari ucapan putrinya.


Tapi tak lama, dengan cepat Xiu Bai mengubah ekspresinya.


“Siapa juga yang bilang putri ayah tidak boleh ikut,” ucap Xiu Bai langsung mencoba menurunkan putrinya, tapi tangan Ling Bai Xie sudah lebih dulu melekat layaknya lem, dan kepala Ling Bai Xie juga sudah menempel di bahu kanan Xiu Bai sambil mendengkur.


Melihat putrinya sudah tertidur, Xiu Bai pun hanya bisa pasrah, pandangannya pun mengarah ke Tu Long, Duan Du dan Pang Hei yang kini tertawa sambil menutup mulut mereka.


Setelah itu, ia melirik Penguasa Dinasty Kuno Jing We dan kedua putranya.


“Berapa banyak pasukan yang kau miliki Tuan Jing?” Tanya Xiu Bai terdengar serius.


“Hemm..!! Jika menghitung dengan prajurit tingkat rendah mungkin bisa melebihi 10 juta Tuan, tapi karena saat ini musuh kita adalah organisasi menara, maka aku ragu menghitung pasukan tingkat rendah untuk ikut bertarung,” jawab Jing We terdiam sesaat.


Setelah melihat ekspresi Xiu Bai yang masih menyimak tanpa memotong ucapannya. Jing We pun kembali melanjutkan.


“Di Istana Kuno ada 200 ribu pasukan yang mampu ikut bertarung, sementara di istana kedua, ada 50 ribu, kekuatan rata-rata terendah mereka ada di tingkat Dewa Immortal Suci ⭐ 1 Awal dan terkuat tentunya para Jendral Perang kami.”


“Lalu untuk setiap Jendral Perang, mereka mempunyai pasukan khusus mereka masing-masing di klan mereka, jika di hitung, setiap Jendralnya memiliki 100 ribu, dan Dong Lu tidak masuk hitungan.”


Terdengar Jing We terus melanjutkan rincian pasukan yang mampu bertarung, dan ia juga menyebut beberapa klan tersembunyi, klan tersembunyi ini dulunya adalah klan Kuno yang pernah jatuh dan mencoba bangkit kembali.


Kekuatan rata-rata mereka bisa di katakan setara dengan Dinasty Kuno. Tapi Jing We ragu apakah mereka akan ikut bertarung nantinya atau tidak, karena mereka tidak di bawah naungan Dinasty Kuno.


30 menit berlalu.


“Hemm..!! Total klan Kuno ada 4, itu artinya kita harus menyebar ke tempat 4 klan kuno ini untuk memastikan mereka berada di sisi kita,” ucap Xiu Bai.


“Jika mereka tidak ingin ikut campur, aku tidak mempermasalahkannya, tapi jika mereka mencoba bergabung dengan organisasi menara dengan memanfaatkan perang yang akan terjadi, maka, hancurkan saja mereka, karena aku tidak ingin menyimpan musuh yang bisa membahayakan kita di masa depan.” Ucap Xiu Bai.


Pandangan Xiu Bai pun mengarah ke Duan Du, Tu Long, Xiu Tian, Jing We, Pang Hei dan kedua putra Jing We.


“Du'er, kau akan pergi bersama Tuan muda Lujie ke klan Ding, lalu Tu Long akan pergi bersama Tuan muda Chen ke klan We, apakah ada kalian ada yang keberatan?” Tanya Xiu Bai.


Duan Du dan Jing Lujie langsung menggelengkan kepalanya. Bersamaan dengan Tu Long dan Jing Chen.


“Hehe,, tentu saja aku tidak keberatan kakak, dengan adanya Jing Lujie, itu memudahkanku mencari letak klan Ding.” Ucap Duan Du.

__ADS_1


“Hem...!! Aku pun begitu, karena letak klan We tersembunyi dan aku tidak mengetahui ciri-ciri klan We secara pasti, maka dengan adanya Jing Chen, itu memudahkanku dalam mencari klan We nantinya,” sambung Tu Long.


Mendengar itu, Xiu Bai pun mengangguk. “Baiklah, kapan kalian berniat berangkat mencari klan Ding dan Klan We?” Tanya Xiu Bai.


“Sekarang, lebih cepat akan lebih baik,” jawab ke 4 nya serempak.


Dret..!!


Wuss.. Wuss..!!


Setelah berpamitan, Duan Du, Jing Lujie, Tu Long dan Jing Chen pun langsung melesat pergi untuk melaksanakan tugas mereka.


...


Kini pandangan Xiu Bai pun mengarah ke Penguasa Dinasty Kuno Jing We.


“Kakak,, kau akan pergi bersama Tuan Jing We, apakah kau akan benar-benar mencari dan meyakinkan klan Zhen?” Tanya Xiu Bai.


“Huh,, aku tahu maksudmu ini adalah menyindirku secara halus,” dengus Xiu Tian.


“Kau tenang saja, aku tidak akan melakukan pergerakan yang mencolok nantinya. Jadi aku akan langsung berangkat bersama Tuan Jing We,” ucap Xiu Tian langsung menarik Jing We dengan cepat.


Dret..!!


Wuss..!!


“Hais,, semoga saja mereka bisa meyakinkan para klan kuno ini dan bekerjasama dengan baik, bukannya malah memperburuk keadaan,” gumam Xiu Bai berharap dalam hati.


Karena ia sedikit meragukan ke 3 keluarganya itu, yang satu licik, yang satu Bar-bar, dan yang terahir, menurut Xiu Bai lebih parah, perampok tanpa perasaan.


“Huuf,, Pang Hei, kau akan pergi bersama Liu'er, tunggu saja kedatangannya tidak lama lagi, karena beberapa hari yang lalu, saat menyelamatkannya, aku menyuruhnya menyelidiki sesuatu.” Ucap Xiu Bai.


Pang Hei pun mengangguk patuh.


Dret..!!


Tap tap..!!


Berselang 1 jam setelah kepergian anggota keluarga Xiu Bai ke setiap klan Kuno, Fang Liu pun muncul.


“Eeh,, kemana yang lain kakak?” Tanya Fang Liu memasang wajah bingung.


“Aku menyuruh mereka ke Hutan Tanpa Batas, karena di sana jauh lebih aman,” jawab Xiu Bai.


“Apakah kau sudah mendapat apa yang aku inginkan?” Tanya Xiu Bai.

__ADS_1


Fang Liu yang awalnya terkejut, dengan cepat mengangguk. “Hemm..!! Ini dia,” ucap Fang Liu memberikan batu giok bewarna biru.


Setelah mengambilnya dari tangan Fang Liu, terdengar Xiu Bai bicara.


“Terimakasih, dan kau bisa pergi bersama Pang Hei menuju klan kuno Xian untuk meyakinkan mereka agar berada di sisi kita saat bertarung nanti melawan organisasi Menara.”


“Baik kak, inilah yang aku tunggu-tunggu,” ucap Fang Liu terlihat memasang wajah bersemangat. Pandangannya pun mengarah ke Pang Hei.


“Ayo,” ajak Fang Liu.


Pang Hei pun langsung mengangguk.


Dret..!!


Wuss..!!


Wuss..!!


Melihat kepergian mereka semua, Xiu Tian pun langsung mengalirkan energinya ke batu giok biru.


Dret..!!


Blush..!!


Krak krak..!!


Bam..!!


Tepat setelah suara ledakan, muncul gambar yang terbuat dari energi.


Xiu Bai yang melihat gambar berserta tulisan di depannya pun mengerutkan keningnya.


“Hemm..!! Ternyata Klan Naga Langit yang ada di Alam Celestial ini hanya klan Cabang,” gumam Xiu Bai.


kini melirik ke arah sosok yang bersender di pintu masuk. “Apakah informasi dari Dark Elf ini dapat di percaya paman?” Tanya Xiu Bai ke arah Han Liu.


“Setengahnya benar setengahnya di ragukan, karena dulu, leluhurku berkata jika Klan Naga Langit yang ada di sini adalah Klan Utama, sama halnya dengan Klan Asura.” Ucap Han Liu.


“Tapi kita tidak bisa menyalahkan Dark Elf, itu karena bisa saja mereka hanya mendapat sedikit informasi saja, sama halnya dengan klan Asura, mereka pun tidak berani memasuki Hutan Tanpa Batas terlalu dalam, sehingga informasi yang mereka dapat tentang Klan Asura terlalu minim.” Sambung Han Liu.


Xiu Bai pun langsung mengangguk setuju dengan pendapat pamannya.


“Jika begitu, akan lebih baik kita memastikannya sendiri secara langsung, ayo paman,” ajak Xiu Bai.


Dret..!!

__ADS_1


Wuss wuss..!!


__ADS_2