Takdir Gintani

Takdir Gintani
Ceraikan Aku!


__ADS_3

Setelah konten pertama mereka booming, Kevin dan Gintani pun melanjutkan konten keduanya. Kali ini, mereka mengcover lagu milik salah satu nasyid dari negeri Jiran. Ya, sejak kecil, Gintani sangat suka mendengarkan lagu-lagu nasyid milik Raihan.


Proses pengambilan suara pun dimulai. Seperti biasanya, Gintani begitu piawai melantunkan sebuah lagu dangan judul Peristiwa Subuh. Suaranya mengalun begitu merdu. Bait demi bait, dia dendangkan begitu syahdunya. Saat dia menyanyikan lagu yang bertajuk Ya Rasulullah, tanpa terasa, air matanya luruh di kedua pipi Gintani. Sungguh Gintani rindu akan sosok idola umat muslim itu.


Kevin dan Bram begitu terharu mendengar lantunan lagu yang dibawakan istri seorang CEO arrogant itu. Tenanglah Gin, aku pastikan Argha akan menyadari jika kamu adalah sosok istri yang patut dipertahankan, gumam Bram dalam hati.


Selesai pengambilan suara, Gintani dan Kevin berdiskusi untuk membuat sebuah cuplikan video dalam konten kali ini.


"Nggak, Kev...! Aku nggak setuju!" tolak Gintani saat Kevin memintanya untuk menjadi bintang video klip konten kedua yang sedang mereka kerjakan.


"Tapi kakak ipar... banyak orang yang merasa penasaran loh, sama penyanyinya. Mau, ya? Please....!" lanjut Kevin memasang wajah puppy eyes-nya.


Gintani menggelengkan kepalanya. "Aku nggak pede, Kev. Lagian, aku juga nggak terbiasa dengan hal-hal seperti itu," jawab Gintani.


"Please kakak ipar..! Kamu tinggal ikutin arahan director saja, gampang kok!" Kevin tak putus asa membujuk Gintani.


Namun, sekali lagi Gintani menggelengkan kepala. Dia bersikukuh untuk tidak terlibat langsung dalam pembuatan video klip yang akan menampilkan dirinya.


"Baiklah kalau emang kakak nggak mau. Tapi... kalau aku buat tayangan slide show foto-foto kakak, apa kakak keberatan...?" tanya Kevin.


Gintani terhenyak kaget, "Maksudnya?" tanya Gintani, heran.


Kevin merogoh saku jaketnya. Dia kemudian mengeluarkan benda pipih dari dalam saku jaket. Kevin mengotak-atik benda itu sejenak, lalu menyerahkan benda pipih berwarna silver tersebut kepada Gintani.


Gintani hanya mampu menutup mulutnya. Dia benar-benar terkejut melihat begitu banyak foto wajahnya tersimpan di galeri ponsel milik Kevin. "Foto ini?" tanya Gintani seraya mengerutkan keningnya.


Seolah menyadari keterkejutan Gintani, Kevin pun hanya menganggukkan kepalanya. "Itu foto-foto kakak yang aku ambil saat take vokal," jawab Kevin. "Boleh, kan...aku buat tayangan slide show dari foto-foto itu, please?" ucap Kevin memasang jurus pamungkasnya. Dia memohon dengan wajah memelas seraya mengatupkan kedua telapak tangannya.


Gintani sedikit mengulas senyumnya. Ternyata, bukan hal yang mudah untuk menolak seorang Kevin yang keras kepala. "Terserah kamu saja!" jawab Gintani, menyerah.


Kevin terlihat sumringah mendengar keputusan Gintani. Dia begitu bersemangat untuk mengerjakan konten keduanya. Terlebih lagi, dia telah mengantongi restu Gintani yang tidak keberatan untuk dipasang foto-fotonya di konten kali ini. Ya... meskipun hanya berbentuk slide show saja.

__ADS_1


🍀🍀🍀


Keesokan harinya, dunia maya kembali digemparkan oleh alunan merdu penyanyi berinisial GN. Hampir semua media sosial, menjadikan kabar itu sebagai headline news. Bahkan ada beberapa acara di televisi swasta, yang menyinggung soal berita viral bertajuk Sabyan Kedua. Lantunan suara Gintani, memenuhi beranda-beranda media sosial. Kembali pujian dilontarkan di kolom-kolom komentar.


Argha semakin terusik dengan ulah para netizen yang tidak bertanggung jawab. Banyak di antara mereka yang dengan terang-terangan mengiming-imingi perhiasan dan benda-benda mahal hanya untuk bertemu wanita berinisial GN ini. Bahkan ada beberapa produser yang menawari GN untuk terlibat langsung dalam menyanyikan lagu-lagu religi. Ada juga para pencipta lagu yg menghubungi Kevin dan Gintani untuk bekerja sama.


"Tidak! Gua tidak bisa membiarkan Gintani memasuki dunia entertainment," gumam Argha. Bagaimana pun juga, Argha tidak ingin jika sampai wanita miliknya disentuh orang lain. Sekali pun Argha tahu jika Gintani bukan orang yang mudah untuk didekati pria lain.


Hari ini, Argha sengaja pulang lebih awal dari biasanya. Pikirannya benar-benar kacau setelah melihat tayangan slide show foto-foto wajah istrinya yang diambil saat rekaman suara. Netizen pun dibuat heboh dengan kemunculan paras cantik nan teduh milik istri sang CEO arrogant. Ibarat bara yang disiram bensin, hati Argha mulai hangus terbakar api cemburu. Terlebih lagi, komentar-komentar netizen yang menjodohkan Gintani dengan idolanya.


@ayu1202 Couple of the year..., Kev_Gn. Semoga langgeng yaaa...


@lenatya Tadinya aku cemburu, tapi pas liat wajah kak GN, aku dukung 1000 persen ya, buat segera ke pelaminan....


@mamak_rempong Jangan lupa undangannya ya, babang tamvan....


"Huh...! Benar-benar tidak bisa dibiarkan... " Argha mendengus kesal, membaca komentar netizen satu persatu.


🍀🍀🍀


Hampir 3 jam Argha menunggu, namun bayangan cantik istrinya tak muncul jua. Hingga akhirnya, Argha segera pergi ke kamar untuk menunaikan solat magrib.


.


.


.


Klek...!


Pintu apartemen terbuka.

__ADS_1


Argha yang tengah tertidur di sofa ruang keluarga, seketika mengerjapkan matanya saat mendengar pintu terbuka. Netranya menangkap bayangan Gintani yang sedang mengendap-endap memasuki kamar tamu.


Trek...


Lampu ruang keluarga menyala. Gintani tampak terkejut. "Mas, be...belum tidur?" tanya unfaedah Gintani.


"Suami mana yang bisa tidur jika istrinya masih kelayapan di luar." Argha mendengus kesal.


"Sudahlah, Mas! Aku capek...! Aku mau rehat dulu!" jawab Gintani. Dia terus berjalan memasuki kamar tamu.


Brakk....!


Argha menendang pintu kamar saat Gintani hendak menutupnya.


"Kamu apa-apaan sih, Mas?" gerutu Gintani yang keningnya hampir dicium pintu.


"Kamu yang apa-apaan...?" teriak Argha. "suami ngomong, main pergi begitu saja... Itu, sikap seorang istri yang baik, hah?" Argha semakin kesal dengan perbuatan Gintani.


"Terus, aku harus bagaimana? Apa aku harus mematuhi suami yang tidak pernah menganggap aku istri, begitu?"


"Setidaknya, aku masih suami kamu, Gin! Hargai aku!"


"Oh, ya...! Apa kamu lupa, jika kamu juga tidak pernah menghargai aku? Aku tidak meminta banyak, Mas! Aku tahu umur pernikahan kita, tapi jika kamu sedikit saja menghormati ikatan di antara kita, tolong hargai aku sebagai istrimu meski hanya dalam waktu yang singkat. Aku tanya, apa kau pernah memberikan aku harga yang pantas sebagai seorang istri? Pernah?"


"Jangan pernah ungkit lagi kesalahanku! Di sini, kita tidak sedang membicarakan perasaanku. ucap Argha geram.


"Lalu apa yang kita bicarakan? Perasaanku? Kesalahanku? Dengar Mas, aku begini juga karena kamu. Apa kamu pikir aku sanggup hidup satu atap dengan orang yang tidak mencintai aku? Apa kamu pikir aku sanggup tidur sekamar dengan orang yang tidak pernah menghargai keberadaanku. Aku lelah Mas, aku benar-benar lelah dengan semua keegoisan kamu. Aku rasa kita tidak harus menunggu satu setengah tahun lagi, ceraikan aku sekarang juga! Biarkan aku menjalani hidupku sendiri!" teriak Gintani.


Bersambung....


Jangan lupa like, vote n komenya 🙏🤗

__ADS_1


__ADS_2