Call Me Queen

Call Me Queen
Awal Kehancuran Narendra 2


__ADS_3

Meskipun sudah melakukan pertunangan, namun acara peresmiannya belum dilakukan. Karena waktu itu terlalu terburu-buru alhasil hanya sanak keluarga lah yang tahu tentang pertunangan mereka. Hingga kerap kali lamaran datang untuk si kembar, membuat pasangan masing-masing dari dua bocah kembar itu sering kesal setengah mati.


Tak tanggung-tanggung mereka bahkan menyewa ballroom hotel milik Chacha untuk acara keduanya. Bukankah Fany juga memiliki hotel, bukankah dia memegang kendali FF Hotel milik Chacha. Bahkan salah satu cabangnya sudah Chacha alihkan menjadi nama Fany tanpa sepengetahuan dirinya. Dengan alasan tak ingin memanfaatkan kekayaan wanitanya membuat Pandu dan Kinos akhirnya menyewa ballroom hotel milik Chacha. Sekalian menunjukkan pada lainnya jika mereka berdua bisa membahagiakan si kembar dari segi manapun. Jujur, Pandu dan Kinos kesal saat dikata bocah miskin oleh para pelamar dari kekasih hatinya itu.


Dekorasi yang dibuat simple elegant itu bernuansa putih gold menambah kesan mewah acara itu. Fany dan Zeze tampak anggun menggunakan gaun berwarna putih gading tersebut. Ditambah dua pemuda gagah nan tampan menggunakan setelan berwarna hitam yang mendampinginya.


Para tamu yang hadir tampak begitu menikmati acara malam ini. Acara belum dimulai, banyak tamu yang tampak berbincang dengan sesama rekan bisnisnya.


Sedangkan para sahabat Chacha sedang duduk menjadi satu meja. Karin membawa Baby Geffie yang berumur 5 bulan tersebut. Sedangkan Chacha sendiri tak membawa serta anak-anak nya. Selain karena acara yang ramai, tak mungkin juga jika mereka datang ramai-ramai dengan para pengasuh anaknya. Lain cerita jika itu acara keluarganya. Namun, sebenarnya Chacha hanya tak ingin membuat anak-anak nya tak nyaman karena suasana bising.


"Fan, Ze, sorry mungkin acara kalian nanti bakalan kacau. Gue cuma punya momen ini buat Chiara. Karena ini berhubungan sama Pandu, kalau gue langsung samperin kerumahnya gak asik dong" Ucap Chacha saat mereka berkumpul.


Chacha dan Levy sengaja datang secara terpisah Chacha hadir terlebih dahulu karena harus mempersiapkan semuanya. Secara acara ini sudah menjadi hot news karena mengundang Angel yang notabene nya artis terkenal. Bahkan seorang Karin juga hadir, maka banyak media yang meliput berita kali ini, dan ini diluar prediksi Chacha. Dia harus menyiapkan anak buahnya agar mengontrol media nantinya. Sedangkan Levy jangan ditanya, hot Papa yang satu itu sedang terjebak dengan kelucuan si montok.


"Santai lah Cha. Apalagi ini menyangkut Pandu. Sebenernya gue juga gak yakin ini bakal kondusif" Jawab Fany.


"Lo yakin hancurin Narendra? " Tanya Kinos tak yakin. Mereka tahu bagaimana kejam nya Chacha, tapi mereka juga tahu bagaimana lembutnya hati wanita yang memiliki tiga anak ini. Apalagi ini menyangkut keluarga tangan kanannya.


"Yang gue hancurin kan Narendra nya bukan bisnisnya. Gue cuma mau menghancurkan ego dari keluarga mereka. Rasa angkuh dan sombong keluarga mereka. Gue belum ngelag buat nutup satu bisnis gue"


"Itu juga gue lihat keluarga Narendra ada yang datang. Tapi mereka heran karena merasa tak begitu kenal dengan Papa mertua gue"


"Biarin aja, nanti setelah semuanya terungkap baru mereka sadar kenapa mereka di undang"


"Ini Chiara kenapa lama banget datengnya, acara juga udah selesai lima belas menit yang lalu" Gerutu Zeze.


"Laki lo juga kemana Cha? " Tanya hot mama petakilan.


"Biasa si montok nahan papanya. Tuh orangnya nongol" Tunjuk Chacha dengan dagunya pada Levy yang baru saja datang.


Tampal Levy menyapa tuan rumah sebagai formalitas, dirinya hanya menyapa sebentar sebelum banyak para penjilat yang menghampiri nya.

__ADS_1


"Oh God. Kalian disini rupanya. Selamat buat kalian, Hai Geffie, kapan main ke rumah lagi" Sapa Levy pada Baby Geffie yang sengaja Karin bawa.


Levy sengaja tak menyapa Chacha. Karena berita tentang keduanya belum tersebar. Chacha terlalu sibuk menutup diri hingga kehidupan pribadinya benar-benar tak terekspos.


'Teman-teman putrinya Tuan Gavin bukan main ya"


'Gila sultan semua itu'


'Lihat disana juga ada Tuan Muda Rahardian'


'Iya itu juga Tuan Muda Anderson'


'Itu bukannya presdir utama QI Company ya? "


'Itu yang pakai baju samaan sama Tuan Muda Rahardian'


'Ah iya. Andai mereka semua jomblo'


'Jangan berkhayal jadi pasangannya Tuan Muda Rahardian kalau gak mau berurusan sama Angel "


"Samperin sana" Perintah Chacha saat melihat Maya tersenyum angkuh dengan menggandeng lengan Narendra.


Diam-diam Chacha melirik ke arah pojok ruangan. Di sana ada Mami Anna yang duduk dengan asistennya, sengaja Chacha tempatkan dipojok sebelum waktunya dia keluar. Mami Anna berhasil melawan rasa trauma dan mengembangkan kariernya menjadi seorang desainer. Bahkan karyanya selalu laku terjual dalam hari pertama launching. Semua juga berkat campur tangan Chacha yang memiliki banyak relasi.


"Males banget sebenarnya, hah. Tapi demi kebahagiaan Mami hayuk lah" Gerutu Pandu.


"Gendeng" Umpat Chacha sambil mencebikkan bibirnya.


Si kembar dan pasangannya masing-masing menuju ke arah orang tua mereka. Dimana keduanya masih berbincang ringan dengan Narendra. Chiara dan Angel juga masih setia mendampingi orang tuanya. Tampak Angel tersenyum ramah, karena banyak media yang memotret dirinya. Berbeda dengan Chiara yang memasang wajah datar andalannya.


"Papa" Sapa Zeze dan Kinos. Fany dan Pandu sengaja berjalan agak lambat, biar surprise katanya.

__ADS_1


"Ah kalian, ayo kenalkan ini Pak Narendra partner bisnis Papa"


"Apaan dikenalin, Pak Narendra kan mantan kepala sekolah aku" Zeze mengerucutkan bibirnya.


"Biasa aja dong kagak usah monyong-monyong" Celetuk Chiara, entah kenapa Chiara susah sekali akur dengan Zeze dan Karin. Berbeda dengan Fany dan Nena yang menjadi teman diskusinya.


"Iri bilang boss" Ejek Zeze.


"Kagaklah, ngapain iri sama lo, gak berfaedah" Balas Chiara dengan muka nyinyir nya.


Kedua orang tua dan beberapa tamu yang ada di dekat mereka hanya bisa terkekeh melihat adu mulut dua gadis dewasa itu.


"Gelud terus, gak sekalian baku hantam neng? " Pandu langsung bersuara untuk melerai keduanya.


Melihat kedatangan Pandu, Chiara langsung berlari memeluk kembarannya itu. Cukup lama mereka tak bertemu, Pandu yang sibuk bolak balik luar negeri karena bisnisnya. Membuat keduanya jarang berinteraksi.


Berbeda dengan Narendra saat pertama kali melihat Pandu. Pasalnya Pandu begitu menjiplak dirinya saat masih muda dulu. Tak hanya Narendra yang terdiam di tempat, bahkan Maya juga membeku saat pertama kali melihat Pandu. Rahang tegasnya, hidungnya bahkan senyumnya pun sama dengan Narendra. Hanya matanya saja yang meniru milik Mami Anna.


"Kak Chia, itu tunangannya Kak Fany. Kakak kok gitu sih" Ucap Angel sengaja menjatuhkan Chiara karena tahu banyak media di sana.


Chiara tak menggubris ucapan Angel, dia masih asik memeluk erat kembarannya itu. Pandu juga tak sungkan memeluk sang adik. Bahkan kini keduanya sedang menggoyangkan tubuhnya ke kanan da ke kiri membuat Fany terkekeh pelan.


"Kak Chia, itu tunangan Kak Fany, Kakak jangan malu-maluin dong" Angel langsung memisahkan acara temu kangen antara Chiara dan Pandu itu.


Chiara dan Pandu sama-sama menatap Angel dengan tatapan datar namun penuh emosi. Angel hanya masa bodoh dengan semua itu, apalagi saat dirinya melihat adanya Levy di sana membuat Angel langsung menjaga imagenya. Meskipun dia sudah mengetahui jika Levy telah memiliki istri. Namun, media tahunya dia adalah tunangannya kan, tak apalah memanfaatkan keadaan.


"Ka-kau si-siapa, nak? " Tanya Narendra ragu saat melihat tatapan tajam Pandu sama dengan milik Mami Anna.


...****************...


__ADS_1


Yang mau ikut tapi gak diajakin, pake acara recokin hot Papa dulu🤣


jangan lupa neng montok disawer kembang sekebon ya aunty😅


__ADS_2