Call Me Queen

Call Me Queen
Pertemuan keluarga


__ADS_3

Malamnya di keluarga Effendy.


"Cha kamu bisa pulang lebih awal setelah dari luar negeri?" tanya Bu Ratu.


"Ada apa emang, Bun?"


"Keluarga kekasih kakak mu akan bertamu ke rumah" jawab Ayah Gun.


"Emmm akan Chacha usahakan"


"Bang Chacha gak bisa hadir di serah terima jabatan Abang, maaf ya" ucapnya sambil menunduk.


"Tak apa abang mengerti" ucapnya lembut.


"Chacha keatas dulu" ucapnya sambil berlalu meninggalkan ruang tamu.


...****************...


Pagi ini Chacha sudah rapi dengan setelan kerjanya berwarna hitam. Dirinya terlihat lebih dewasa kali ini.


"Ayah Bunda Chacha berangkat ya" ucapnya.


"Hati-hati dijalan, nak" ucap Bu Ratu sambil memeluk Chacha.


"Ayah jangan lupa meeting nya" Ayah Gun hanya terkekeh mendengar ucapan bungsunya itu lalu memeluknya erat.


"Abang jangan lupa" ucapnya pada Rey hanya dijawab anggukan oleh Rey.


"Lo jangan buat ulah dulu sebelum gue balik kasian Ayah sama Bunda" ucapnya pada Audy membuat kedua orang tuanya mengernyit heran.


Chacha masuk kedalam mobilnya dan melajukan mobilnya dengan santai. Tak lupa dirinya juga telah mengirim pesan pada semua sahabatnya dan terutama Levy bahwa ia sudah berangkat.

__ADS_1


Di kediaman Effendy Audy mulai memikirkan cara untuk menjatuhkan reputasi Chacha lagi. Dirinya harus menjadi satu-satunya yang dipuja dan disanjung sebagai nona muda Effendy.


"Audy kok melamun?" ucap Bu Ratu mengagetkan lamunan Audy.


"Eh enggak kok bunda" jawabnya kikuk.


"Ayo masuk"


"Emm Yah, Bun Rey keluar dulu ya" pamit Rey.


"Hati-hati Rey"


...****************...


2 Minggu Kemudian


Chacha tiba dikediamannya tengah malam.


"Eh non Chacha udah balik?" ucap si Mbok.


"Ini baru mau tidur liat ada orang jalan Mbok kira apaan" jawab si mbok malu.


"Chacha langsung ke atas ya mbok mau istirahat" ucapnya lalu meninggalkan ruang tamu.


"Iya non"


Chacha langsung masuk kedalam kamarnya merebahkan tubuhnya ke kasur tanpa mengganti pakaiannya. Dirinya sangat lelah setelah meeting terakhir dirinya langsung menempuh perjalanan panjang dan akhirnya tiba saat tengah malam. Dengan mudahnya dirinya terlelap menuju alam bawah sadarnya. Bahkan dirinya lupa mengabari kepulangannya pada sahabat-sahabatnya.


Keesokan paginya di meja makan semua anggota keluarga Effendy telah berkumpul seperti biasa.


"Eh non Chacha belum turun Nyonya?" tanya si mbok sambil menyiapkan sarapan.

__ADS_1


"Loh Chacha sudah pulang Mbok?" tanya Bu Ratu.


"Sudah Nya semalem mungkin masih istirahat" jawab si Mbok.


"Bangunkan mbok biar sarapan dulu"


"Iya Nya" jawab si mbok langsung bergegas menuju kamar Chacha. Tapi sebelum mengetuk pintu kamar Chacha pintu itu telah terbuka duluan.


"Eh si mbok ngapain disini?" tanya Chacha heran.


"Mau bangunin non cantik dong buat sarapan" jawab Si Mbok.


"Chacha kan udah bilang Si Mbok gak usah bangunin Chacha. Biar Chacha sendiri yang turun gak usah naik turun tangga mbok" omelnya.


"Iya non" jawabnya. Dirinya terharu karena nona mudanya begitu perhatian diusianya yang sudah renta itu bahkan dirinya pernah disuruh berhenti dan Chacha akan menanggung biaya hidupnya. Tapi dirinya menolak karena malu.


"Ya sudah ayo turun. Udah Chacha bilangin Mbok jangan capek-capek, nanti Chacha cari asisten rumah tangga lagi biar si mbok gak repot, kali ini Chacha gak terima protes dalam bentuk apapun" Chacha bicara panjang lebar hanya diangguki oleh si mbok.


"Ayah Bunda" sapa Chacha saat tiba di meja makan.


"Kapan sampek nak?" tanya Bu Ratu.


"Semalem bun"


"Jangan lupa ntar malem ada pertemuan keluarga" tekan Audy.


"Kalo gue gak sibuk gue pasti gabung" jawabnya santai.


"Luangin waktu lah nak" timpal Bu Ratu.


"Chacha ada rapat via video Bunda, bahas kelanjutan proyek cabang Ayah. Ayah setelah rapat nanti proyek ini Chacha serahin ke Ayah loh ya. Chacha udah gak campur tangan lagi. Chacha capek" ucapnya sambil cemberut. Ayah Gun hanya terkekeh melihat bungsunya cemberut.

__ADS_1


"Iya nak. Usahakan nanti malam bergabung bagaimanapun kamu bagian keluarga ini" ucap Ayah Gun.


"Emm Chacha usahakan" Lalu mereka melanjutkan acara sarapannya.


__ADS_2