Call Me Queen

Call Me Queen
Pecah Seribu


__ADS_3

"Gila, lo liat gak, beritanya pecah" Teriak Karin pagi itu saat melakukan panggilan video bersama Nena dan si kembar.


"So sweet gila"


"Gak nyangka es balok bisa begituan"


"Kinos gitu juga nggak ya" Zeze tampak berpikir di seberang sana.


"Kita jadi main ke si kembar kan? " Tanya Nena.


Seperti ucapan Fany semalam, jika mereka akan bertandang ke rumah pasangan sultan hari ini.


"Jadi kok, mungkin gue agak lambat. Elang bakal anter rekan bisnisnya dulu ke bandara" Ucap Karin.


"Kok Elang yang nganterin, aneh deh Rin? "


"Bukan apa-apa, Fan. Orang itu baik banget tau, beberapa kali tiap berkunjung ke sini selalu mampir sama istrinya. Jadi gue harus memperlakukan dengan baik lah"


"Hati-hati loh, bukannya curiga, tapi tak ada salahnya kalau kita tidak mengendurkan kewaspadaan. Ingat Chacha bakal menaikkan bendera perang kapan saja tanpa kita tahu" Peringat Fany lagi.


"Iya gue inget kok"


"Gue mandi dulu lah, ntar si Putra sampek sini gue belum mandi, habis mama ceramah" Ucap Nena berpamitan pada lainnya.


"Ketemu di sana ya"


Mereka serempak memutuskan panggilan. Tak hanya para sahabat Chacha yang geger. Bahkan hampir seluruh media geger karena unggahan dua manusia yang jarang sekali menampilkan kehidupan pribadinya itu.


Bagaimana tidak, Chacha dan Levy kompak mengunggah sebuah video di instagram mereka masing-masing. Namun, mereka berdua kompak menutupi siapa pasangan masing-masing. Di unggahan Chacha posisi Levy sedang membelakangi kamera, begitu juga di unggahan Levy, posisi Chacha sedang membelakangi kamera.


Jika kalian bertanya kapan mereka membuat video itu. Selepas percintaan panas mereka semalam dan baru selesai hingga menjelang subuh. Saat akan membersihkan tubuh di kamar mandi, Levy dengan teganya masih menambah satu ronde dengan durasi cukup lama.


Meskipun rasa lelah mendera keduanya, namun tak bisa disembunyikan jika kepuasan juga tercetak di sana. Levy tersenyum saat melihat wajah sayu istrinya, tampak sekali jika sang istri begitu kelelahan.


"Maaf cinta" Levy memeluk Chacha yang sedang bersandar di ranjang.


"Aku tak apa, cuma lemes aja" Levy tersenyum mendengar suara istrinya yang melemah.

__ADS_1


"Janji gak gitu lagi deh, hot banget sih" Chacha tertawa kecil.


"Harus hot dong, biar gak berpaling"


"Ngapain berpaling gak ada kerjaan. Kalau sama istri sendiri berasa malam pertama terus. Diluar sana belum tentu dapet yang menjepit kayak punya kamu" Ucap Levy dengan frontal nya.


"Mesum ih" Chacha melayangkan cubitan manisnya di perut Levy yang polos. Karena Levy tidak memakai kaosnya. Seperti kebiasaannya, Levy enggan memakai baju ketika tidur.


"Aww, beneran ini loh, Yang. Main sama kamu itu berasa malam pertama terus, heran kamu ini masih gadis apa gimana sih? "


"Mas ih" Chacha bersemu merah saat Levy terus saja menggodanya, bahkan Levy terang-terangan menatapnya dengan intens. Chacha terlihat begitu cantik ketika sedang mode malu-malu.


"Aww. Sakit cinta" Levy kembali mendapatkan cubitan manja sang istri.


"Nyanyi dong" Pinta Chacha tiba-tiba. Levy menatap sang istri heran. Tumben, pikirnya.


"Minta dinyanyiin? " Tanya Levy memastikan, Chacha mengangguk semangat menatap suaminya dengan tatapan puppy eyes andalannya. "Lagu apa? "


"Terserah kamu lah" Putus Chacha, entah mengapa Chacha rindu melihat tampilan sang suami saat memegang gitar.


"Ah, ada lagu yang lagi viral itu. Hampir di seluruh ruangan pada nyanyi lagu ini. Sebenarnya ini lagu apa"


"Bentar Mas ambil gitar dulu" Levy turun dari ranjang dan berjalan untuk mengambil gitar sang istri yang ada dipojok ruangan. Karena Chacha sering menghabiskan waktunya di balkon dengan bermain gitar ketika si kembar tidur.


Chacha dengan cepat menyambar ponselnya, membuat dalam mode video.


"Kok di situ, harusnya kan di sana? "


"Biar mereka penasaran sama kamu" Ucap Chacha, karena memang dirinya tak ingin menampilkan Levy dalam video tersebut. Bisa geger beritanya.


Tak mau kalah, Levy juga melakukan hal yang sama. Dia menyandarkan ponselnya pada air berisi gelas di belakang Chacha. Menampilkan dirinya dan punggung mulus milik sang istri yang kebetulan hanya memakai tanktop.


"Mulai ya? " Chacha mengangguk mendapati sang suami dalam posisi siap.


Hanya dia


(Dia, dia, dia, dia, dia, dia, dia, dia, hanya dia)

__ADS_1


Hanya dia yang ada diantara jantung hati


Tempat bermanja, tempatnya rindu


Tempat curahan hati yang damai


"Lagu apa sih itu, Yang? " Tanya Levy, jujur dia memang tak begitu mengetahui apa saja yang sedang viral. Tapi, jika bertanya apa update terbaru tentang dunia bisnis. Silahkan bertanya padanya.


"Bentar, aku mau unggah dulu video barusan" Ucap Chacha. Sekali lagi dirinya melihat videonya, tampak bahu kekar Levy tanpa benang yang menjadi tampilan videonya. Dengan wajah Chacha di sampingnya menatap Levy penuh damba.


Chacha yang mulai di kenal di dunia bisnis itu seketika menjadi bahan perbincangan saat mengunggah videonya bersama Levy yang dia beri caption 'surgaku ❤'. Beragam komentar menyerbu postingan miliknya.


Levy juga memposting video miliknya. Bahkan mereka menebak siapa yang menjadi wanita dalam video tersebut. Pasalnya caption Levy membuat netizen gagal fokus, 'bidadari ku🌹Queen D👑'. Yang mereka tahu jika Angel belum mengklarifikasi bahwa dirinya bukan lagi tunangan Levy. Ditambah perbedaan warna rambut Chacha dan Angel. Milik Chacha berwarna coklat agak terang, sedangkan milik Angel berwarna sedikit blonde. Dan yang membuat para netizen semakin yakin jika itu bukan Angel adalah, tanda mahkota di bahu Chacha. Mereka tahu jika Angel tidak memiliki tanda seperti itu di bahunya. Sebagai artis kerap kali Angel menggunakan pakaian yang terbuka, menampilkan punggung mulus miliknya.


Mereka semakin dibuat heboh ketika melihat Levy mengeluarkan ekspresinya dalam video tersebut. Dimana Levy menatap Chacha dengan tatapan menggoda miliknya.


"Itu lagu dangdut, Mas" Ucap Chacha masih terfokus pada ponselnya.


"Iya, kah? Tapi kok kalau di kantor kedengarannya bukan deh, Yang" Levy masih tidak mengerti. Terbiasa mendengar lagu barat membuat Levy tak begitu mengerti apa itu dangdut.


"Iya ih, ini lihat. Judulnya pecah seribu, penyanyinya namanya Elvy Sukaesih. Mungkin yang Mas denger itu sudah dicover sama orang lain"


"Suaranya masih muda loh, Yang"


"Bisa jadi yang mengcover lagu itu masih anak muda, Mas. Anak muda jaman sekarang memang beda" Ucap Chacha.


"Kamu gak ngantuk? " Tanya Levy. Chacha menggeleng pelan.


Mereka berdua juga heran. Setelah melewati pergulatan panas yang memakan waktu berjam-jam, otomatis tubuh mereka merasa lelah. Namun rasa kantuk juga tak kunjung menghampiri, bahkan jam dinding sudah masuk waktu subuh.


"Mau di balkon? " Tanya Levy, pasalnya mereka berdua jika sudah diterpa udara dingin akan mengantuk secara otomatis.


"Gendong ya? " Pintar Chacha.


Levy tersenyum, mengangkat tubuh sang istri yang hanya berbalut hotpants dan tanktop itu. Levy membawa tubuh ramping istrinya ke arah balkon kamarnya. Mendudukkan sang istri di sofa, lalu dirinya kembali lagi untuk mengambil selimut di kamarnya.


Chacha merebahkan tubuhnya di sofa. Levy datang dan langsung menyelimuti tubuh sang istri, setelahnya dia juga ikut masuk kedalam selimut. Memeluk hangat tubuh Chacha.

__ADS_1


Chacha semakin memepetkan badannya dalam dekapan Levy, kepalanya bersandar di dada bidang sang suami. Dengan lembut Levy mendekap tubuh mungil sang istri bahkan Levy memberikan kecupan berkali-kali di puncak kepala istrinya.


__ADS_2