
Setelah Chacha dan Levy melakukan sarapan yang tertunda, barulah mereka melakukan diskusi dengan para sahabatnya mengenai masalah Angel.
"Jadi kalian maunya ini gimana? "
"Go public lah, tapi gue masih mau main-main dulu"
"Maksud lo? "
"Ada deh, kalian tinggal mainin peran kalian masing-masing nantinya"
"Mau heran tapi ini Chacha"
Chacha hanya terkekeh mendengar penuturan Karin. Entah apalagi yang direncanakan ibu tiga anak ini. Tapi satu hal yang mereka tahu, Chacha tidak pernah melepas musuhnya yang berulang kali bermain dengannya.
Mereka kembali fokus pada ponsel masing-masing. Sedangkan Chacha melanjutkan mimpi indahnya yang sempat terjeda demi mengisi perutnya.
"Gila, Levy malah numpahin minyak ke api yang baru nyala" Pekik Karin heboh. Untung saja Geffie tidur sangat nyenyak.
"Apa sih Rin, bikin kaget aja" Nena langsung memukul tangan Karin cukup keras karena kaget.
"Sakit, Na" Ujar Karin.
"Salah lo sendiri"
"Ada apa sih, Rin? Heboh bener" Tanya Fany.
Levy hanya terkekeh pelan melihat reaksi Karin, apalagi saat Karin menatapnya. Levy semakin menahan tawanya.
"Cek ig tuh anak deh" Ucapnya sambil menunjuk Levy dengan dagunya.
Ketiganya serempak membuka akun ig Levy. Benar saja, tak hanya Karin yang akan kaget saat melihat postingan Levy, tapi ketiganya juga. Ditengah situasi yang sedang memanas karena ulah Angel yang membuat citra Chacha buruk di mata publik. Levy malah menyiram minyak dengan mengunggah postingan dengan caption "get well soon my baby". Ditambah dengan foto tangan Chacha yang sedang terpasang infus membuat akun Levy di serbu ribuan komentar.
Ada yang menyangka itu tangan Angel, karena mengira Angel akan drop setelah Levy hampir lepas lagi dalam genggamannya. Ada juga yang mengatakan jika itu tangan Chacha, melihat bagaimana kedekatan mereka saat di gym yang sudah diunggah oleh tim yang melakukan syuting saat itu.
Levy tidak berniat menyangkal atau mengklarifikasi apapun. Dia membiarkan netizen berkomentar semaunya. Membiarkan Angel jika ingin mengambil kesempatan karena postingan itu. Levy yakin jika permainan istrinya akan semakin seru nantinya.
"Rin acara lo masih lanjut kan? " Tanya Levy tiba-tiba.
"Masih kok, kalau gak salah sisa tiga episode lagi deh" Jawab Karin.
"Sip, berarti masih ada tempat buat Chacha main nantinya"
"Jadi mau disatuin di acara yang kemarin? " Tanya Zeze.
__ADS_1
"Dia mulainya di sana ya selesaikan juga di sana lah"
"Yang gue heran sebenarnya Angel tuh sadar apa nggak sih, kalau agensi yang dia ikuti sekarang punya Chacha? " Nena bertanya pada Karin.
"Mana gue tahu. Tapi gue yakin nih kalau dia gak tahu siapa pemilik agensi yang sudah membesarkan namanya" Jawab Karin sambil tertawa.
"Jadi kalian beneran mau go public? " Tanya Fany memastikan.
"Masalah keluarga Izhaka udah selesai, tinggal masalah keluarga Effendy aja. Chacha masih nunggu satu bukti lagi yang belum keluar" Jelas Levy.
"Perang lagi? "
"Gue rasa gak bakalan, lo tau sendiri gimana bini gue bisa ngendaliin keadaan"
"Chacha emang beda, dia pantas jadi pemimpin tertinggi" Puji Fany.
*
Acara syuting di mulai bertepatan dengan kembalinya si kembar dari Paris. Chacha lebih memilih telat datang ke acara tersebut dan memilih bertemu si kembar terlebih dahulu. Sedangkan Levy dirinya suruh hadir tepat waktu.
Kali ini mereka syuting indoor. Setelah beberapa kali outdoor, Karin meminta syuting di studio kali ini. Karena privasi Chacha masih sangat dijaga saat ini. Chacha hanya akan menguak hubungannya bersama Levy, namun tidak untuk mengulik kehidupan pribadinya.
Ditempat acara mereka sudah berkumpul dengan formasi lengkap. Sesuai dugaan, jika Angel akan memanfaatkan postingan Levy untuk keuntungannya. Bahkan Angel kini terlihat tampak pucat. Mereka mengacungkan dua jempol untuk MUA Angel.
"Saya rasa cukup kacau ya. Saya juga gak nyangka kalau Queen bakal pingsan. Diantara kami dia yang paling kuat, ah bahkan kalian juga menayangkan keseluruhan tanpa di cut terlebih dahulu" Karin menutup wajahnya dengan kedua tangannya.
"Kami saat itu juga shock. Setelah nona besar Izhaka yang pingsan, tiba-tiba Tuan Levy juga pingsan" Jelas host tersebut.
"Kami memaklumi, karena kejadiannya begitu cepat. Jangankan kalian, kami juga kaget melihat kejadian tersebut" Tambah Zeze.
"Kita kembali ke topik inti, apakah rumor itu benar? " Tanya sang host kembali.
"Rumor yang Queen dekat dengan Levy? " Tanya Fany.
"Ya itu, banyak sekali warganet yang berkomentar dengan beragam komentar. Sampai Angel juga drop kondisinya kan? " Angel hanya mengangguk dan kembali menunduk. Dia tidak bisa banyak bergerak kali ini agar rencananya berhasil. Langkah pertama dia berhasil karena bisa duduk berdekatan dengan Levy. Tampak para sahabatnya juga acuh tak acuh saat dirinya duduk di samping Levy.
"Untuk rumor kedekatan saya dan nona besar Izhaka, lebih baik kita tunggu orangnya saja. Kami akan mengklarifikasi nya berdua" Jelas Levy dengan nada datarnya.
"Ah baiklah jika seperti itu. Dan ya, ini juga menjadi pembahasan yang cukup hangat beberapa hari terakhir ini. Ini tentang postingan di ig anda Tuan Levy"
"Postingan? " Tanya Levy lagi.
"Postingan tangan seorang wanita yang sedang terpasang jarum infus dengan caption 'get well soon my baby' itu"
__ADS_1
"Oh"
"Apa itu benar tangan Angel, karena jarak beberapa menit dari anda. Angel juga memposting foto yang sama dengan posisi yang berbeda? "
"Apa kedua tangan itu terlihat mirip? " Bukannya menjawab Levy malah balik bertanya.
Pertanyaan Levy membuat keadaan seketika hening. Sedangkan para penonton langsung membandingkan ke dua tangan itu. Mereka secara kompak membuka ponsel masing-masing.
Angel sendiri sudah menunduk begitu dalam. Pertanyaan itu tak pernah terlintas dipikirannya, namun tiba-tiba Levy menanyakan hal itu membuat dirinya semakin merasa terpojok.
Layar LED yang menjadi background mereka menampilkan dua postingan berbeda. Menampilkan kedua tangan yang terpasang jarum infus, dengan posisi pengambilan gambar yang berbeda.
"Mungkin terlihat beda karena pengambilan gambarnya" Tambah Putra dengan nada malasnya. Sebenarnya dia hanya menarik alibi lara penonton agar tidak terfokus pada tangan itu. Bukankah mereka mendapat porsi peran masing-masing?
"Ah iya mungkin, itu bisa saja terjadi" Ucap sang host agak canggung. Padahal cukup terlihat jelas perbedaan kedua tangan itu.
Acara terpaksa break karena keadaan yang berubah canggung. Para sahabat Chacha langsung sibuk dengan ponsel masing-masing saat acara break. Mengabaikan Angel yang bergerak seperti mencari perhatian.
Hingga acara dimulai kembali Chacha juga belum nampak atau sengaja tidak masuk ke dalam set. Chacha memang penuh kejutan, bahkan syuting kali ini dirinya turun tangan secara langsung mengatur para staffnya.
"Ya kita kembali lagi, bagaimana tanggapan kalian sebagai sahabat dekat tentang kedekatan keduanya? "
"Keduanya dengan siapa dulu? " Tanya Fany.
"Tuan Levy dan nona besar Izhaka"
"Kami mengenal mereka lebih dari siapapun" Ucap Nena dengan nda dinginnya.
"Dan sepupuku tidak bisa dibandingkan dengan siapapun" Tambah Elang.
Sang host kembali bungkam. Para anak muda yang sukses di usia remaja ini memang sangat melindungi sang ratu. Bahkan mereka terus memantau setiap komentar netizen yang dilayangkan pada sahabat mereka.
Saat keadaan hening, suara ketukan sepatu yang bergesekan langsung dengan lantai menggema di ruangan itu seluruh fokus teralihkan pada sosok yang baru datang. Sepatu kets, celana jeans robek, kaos yang mencetak tubuh idealnya dan jaket membuat penampilannya layaknya anak remaja. Apalagi wajah baby Face yang dia miliki, bahkan untuk menyambutnya saja mereka harus di kode oleh Karin.
"Selamat bergabung nona besar Izhaka" Sapa sang host menyambut Chacha.
"Just call me Queen" Jawab Chacha dengan nada ramahnya.
"Baik, silahkan duduk"
Chacha melihat ke arah sofa panjang yang sudah penuh dengan para sahabatnya. Hanya tertinggal sofa yang Levy duduki bersama Angel yang bisa Chacha duduki. Semua orang menunggu dengan cemas apa yang akan Chacha lakukan saat melihat semua sofa sudah dipenuhi.
Namun penonton dibuat berteriak heboh saat Levy menarik Chacha dan mendudukkannya di tengah-tengah antara dirinya dan Angel. Chacha hanya tertawa ringan saat Levy menekan pinggangnya agar tak beranjak.
__ADS_1
"Diem enggak? " Chacha langsung melipat bibirnya saat Levy menatapnya dengan mata melotot, namun itu terlihat lucu di matanya.