
"Chacha sama Levy mana?" tanya Karin pada yang lainnya.
"Di kafe sekitar sini" jawab Putra.
"Yok susul haus nih" tambah Nena yang diangguki lainnya.
Mereka semua berjalan menuju kafe yang dikatakan oleh Levy sebelum berpisah dengan sahabatnya tadi. Mereka semua masuk langsung menemukan kedua sejoli yang asyik menyeruput minuman masing-masing dengan mata fokus dengan ponsel ditangan masing-masing.
"Capek" ucap Fany langsung duduk di samping Chacha.
"Udah selesai?"
"Udah sekarang haus" jawab Zeze.
"Gih pesen kalau haus"
Mereka langsung memesan minuman masing-masing dengan beberapa cemilan untuk mengisi sedikit energi mereka setelah puas berbelanja.
"Sibuk banget sih kalian berdua" gerutu Kinos yang sejak tadi memperhatikan Chacha dan Levy.
Sontak keduanya mengangkat kepalanya, melirik satu sama lain dan meletakkan ponsel mereka masing-masing.
"Kompak amat" goda Putra.
"Oh" jawab mereka berdua bersamaan sedangkan yang lain hanya terkikik geli melihat tingkah keduanya.
"Apalagi kali ini?" tanya Chacha.
"Wait. Jam tangan kalian kembar?" tanya Karin.
"Levy bandar" jawab Chacha santai.
"Serius, Lev?" tanya Elang si empunya hanya mengangguk sambil menghabiskan minumannya.
"Awas buntut lu ngamuk Cha. lo couple an sama orang lain" peringat Fany.
__ADS_1
"Tiati kalo ngomong dia calon kakak ipar gue" jawab Chacha.
"Maksud lo?" tanya mereka hampir bersamaan.
"Dia calon tunangan si Audy" Levy langsung melihat kearah Chacha untuk memastikan. Yang dilihat hanya mengangkat bahu acuh.
"Serius ih. Gue buru-buru balik karena pertemuan keluarga bahas acara pertunangan mereka. Tapi alhasil gue gak bisa hadir karena rapat"
"Terus lo sendiri gimana?" tanya Elang.
"Gue? gak ada hubungan apapun tuh"
"Lo kan pacarnya, Cha" ucap Zeze gemas.
"Udah putus tuh" mereka menghela napas lega.
"Kenapa?" tanya Chacha.
"Gak papa lega gue lo putus sama dia" ucap Nena yang diangguki oleh lainnya.
"Balik yuk. Gue mau istirahat" ajak Chacha.
"Heleh kangen katanya. Besok lah ke rumah, gue ada kerjaan juga hari ini.
"Ya udah deh"
"Pak bos esok bareng yes ke rumah bu bos" ucap Kinos.
"Serah telat gue tinggal" putus Levy.
"Jangan lupa hadir diacara pertunangan si Audy"
"Dimana?" Tanya Levy.
"FF hotel" jawab Chacha sambil mengedipkan mata ke arah Fany yang langsung direspon anggukan kecil oleh Fany.
__ADS_1
"Kapan Cha?" tanya Zeze.
"Ntar gue kasih undangannya. Btw minggu depan masuk yak?"
"Yo'i gak sabar gue mau masuk semoga kita sekelas lagi" ucap Karin.
"Gayamu giliran masuk minta liburan. Giliran liburan minta masuk. Aneh lo" ucap Nena sedangkan Karin hanya mengerucutkan bibirnya.
"Kuy cabut" ucap Chacha langsung berdiri berjalan mendahului mereka.
Diperjalanan untuk keluar dari Mall tersebut tanpa sadar Chacha menabrak seseorang karena terlalu fokus pada ponselnya.
"Aduh" ucap orang itu. Chacha mengangkat pandangannya untuk menatap orang ditabraknya.
"Lo kalo jalan pake mata dong" maki orang itu pada Chacha. Chacha hanya diam.
"Jangan gara-gara lo frustasi diputusin sama si bule lo jadi gak punya mata" orang itu masih berteriak-teriak didepan Chacha membuat mereka menjadi pusat perhatian.
"Lo budek apa gagu sih" orang itu mulai kesal. Chacha tetap bungkam dan menatap dia santai.
"Cha" ucap beberapa orang dibelakangnya memanggil dirinya tanpa menoleh Chacha sudah tau siapa mereka.
"Kamu gak papa?" tanya Levy langsung merangkul pundak Chacha lembut. Chacha merogoh tasnya dan mengambil sesuatu.
"Buat beli minum. Mulai tadi teriak-teriak gak capek? kasian tenggorokannya" ucap Chacha sambil menjabat paksa tangan gadis itu sambil memberikan beberapa lembar uang.
"Lo kira gue apaan hah" marah gadis itu sambil melempar uang pada Chacha.
"Lo apaan sih Chiara" ucap Levy dengan suara rendah mampu membuat Chiara bungkam.
"Terserah lo mau cari masalah apa sama gue Chiara satu hal yang perlu lo ingat jangan pernah campuri urusan pribadi gue kalau lo masih mau hidup tenang. Paham"
"Cih lo beraninya cuma ngancam gue, apa karena lo nona muda Effendy"
"Effendy ya. Sayangnya lo salah Chiara dia bahkan lebih dari nona muda Effendy" kali Karin yang menjawab.
__ADS_1
"Satu hal lagi Chiara berhenti lo goda Si Kevin sebelum hidup lo berubah mengerikan" ucap Chacha sambil menampilkan smirknya lalu melangkah melewati Chiara dan langsung menuju parkir untuk mengambil mobilnya.
"Kita pisah disini ya. Gue balik dulu besok gue tunggu di rumah. Bye" Chacha langsung melajukan mobilnya disusul yang lainnya.