Cinta dari GIA

Cinta dari GIA
Episode 59 (Koma)


__ADS_3

***(di Ruang Makan)


"Bi udah siapin sarapan semua ini dari jam 3?" tanyaku pada Bi Sarah.


"Iya Mbak Gia," jawab Bi Sarah.


"Maaf ya tadi malam alarm Gia nggak kedengeran saking pulas nya tidur, soalnya capek banget Bi," kataku.


"Ah nggak papa Mbak Gia," kata Bi Sarah.


"Kasihan Naufal kayaknya tertekan banget deh gara-gara kata-kataku tadi shubuh," ucapku dalam hati.


"Mari makan semuanya," kata Naufal.


Kami melahap habis sarapan Bi Sarah seperti biasa karena makanannya yang tidak ada tandingan enak nya.


Setelah selesai makan Naufal langsung pamit untuk berangkat kerja.


"Sayang aku berangkat dulu ya, Kamu baik-baik di rumah," kata Naufal sambil mengelus pipiku di halaman depan rumah.


"Iya Mas, kamu hati-hati semangat kerjanya," kataku sambil menyalami tangannya.


Naufal masuk dalam mobilnya dan sesekali memberi salam dan menyalakan klaksonnya.


"Mbak Gia masih cuti ya?" tanya Bi Sarah.


"Iya Bi, masih cuti kenapa?" tanyaku balik.


"Enggak papa Mbak," jawab Bi Sarah.

__ADS_1


"Apa aku aku masuk aja ya, tapi agak siangan buat kasih kejutan sama Naufal buat bayar gara-gara tadi aku kasih penekanan hebat sama dia," gumam dalam hatiku.


"Tapi kayaknya habis ini Gia bakal nyusul Mas Naufal Bi, Gia pengen buat kejutan buat dia," kataku.


"Mbak Gia beneran udah sembuh nanti malah sakit lagi loh Mbak," kata Bi Sarah yang khawatir.


"Udah enakan sih Bi, cuma aku mau kasih kejutan buat Mas Naufal," ucapku yang kekeh.


"Kemaren di tawarin urut sama Pak Joko Mas Naufal udah nyampein belum ke Mbak Gia," ucap Bi Sarah.


"Kayaknya udah deh Bi, Gia lupa, ya udah Gia ke atas dulu ya, mau siap-siap Bi," pamitku.


"Tpi kalo Mbak Gia belum sehat beneran jangan masuk Mbak," tutur Bi Sarah yang memangs sangat khawatir.


"Nggak kok Bi, Gia udah baik-baik aja, Udah enakan," kataku.


"Ya udah gih ke atas dulu Mbak," perinta Bi Sarah.


Dengan senang hati aku berjalan pelan menapaki anak tangga menuju kamar.


"Pasti Naufal seneng banget aku kasih kejutan tiba-tiba aku datang ke ruang kerjanya," kataku dengan senang hati.


***(di Rumah Sakit)


Sedangkan sesampainya Naufal di di rumah sakit Bastian langsung menghampirinya dengan nafas terengah-engah di ruangan Naufal.


"Lo harus jelasin sama Gue, Lo kenal kan sebenernya sama Vela, di wallpaper ponsel nya Vela aja foto Lo sama dia waktu SMA pasti Lo tau semua tentang Vela," kata Bastian.


"Kok ponsel nya Vela bisa ada sama Lo sih Bas," kata Naufal heran.

__ADS_1


"Sekarang bukan waktunya bahas itu, sekarang waktunya Lo ceritain tentang Vela sama gue," paksa Bastian.


"Sebenarnya kemarin Gue mau cerita sama Lo Bas, tapi menunggu waktu yang tepat aja Gue ceritain nya ke Lo," tutur Naufal.


"Vela dulu tuh sahabat Gue, kita sahabatan lama, kita sempat dekat dan Gue pernah sangat suka sama dia begitu juga dia, tapi kita lebih memilih untuk memendamnya saja dan tidak mengungkapkan satu sama lain sampai dia kembali ke negara asalnya dan Gue belum sempet ngungkapin perasaan Gue sama dia, tapi Gue udah keburu nikah sama Gia, terus dia balik ke sini buat nemuin Gue tapi status Gue udah beda Gue udah nikah sama Gia, lagian itu kan masa lalu, semua sudah berakhir," kata Naufal.


Naufal menceritakan semua kejadian masa lalu bersama Vela pada Bastian.


"Sumpah Gue nggak tau kalo Vela itu sahabat Lu, dan wanita yang pernah Lo cintai, sumpah Gue gak ada maksud buat nikung Vela, Vela juga nggak pernah cerita tentang Lo Fal sama Gue," kata Bastian.


"Maafin Gue Fal, Gue bener-bener nggak tau," kata Bastian lagi yang merasa bersalah pada Naufal.


"Terus ini kenapa ponselnya ada di Lo, terus kok udah lecet semua, pecah gitu pula, kenapa? Ada apa?" tanya Naufal.


"Semalam Vela kecelakaan dan sekarang dia ada di ruang ICU, dia koma," kata Bastian yang membuat sok Naufal.


"Apa Lo bilang!! Lo serius Bas, kecelakaan sampai koma?!!" tanya Naufal pada Bastian.


"Kalo Lo sekarang nggak percaya sama gue, Lo bisa dateng di ruang ICU, Lo pasti lihat dia terbaring lemah dan tidur di sana," ucap Bastian.


Naufal sangat panik dan langsung berlari ke ruang ICU. Apalagi dengan kata-kata Tante Firlys semalam.


Naufal sangat kaget tubuh Vela terbujur di sana terdiam di sana.


Entah apa yang membuat dia tertarik untuk menemui Vela di ruang ICU.


Naufal menggoyang-goyang tubuh Vela, Bastian hanya melihatnya di luar ruang ICU


"Vel bangun Vel!! kamu harus bangun!!" kata Naufal yang sangat panik.

__ADS_1


Bersambung.........


__ADS_2