Cinta Tuan Dokter Yang Posesif

Cinta Tuan Dokter Yang Posesif
Merasa diratukan


__ADS_3

"Nak--


"Ma...maaf.Kebahagian Dea segalanya untukku.Dea tak perlu tau siapa kelurganya dan seberapa banyak warisan yang akan ia terima.Karena semuanya sudah aku berikan jauh lebih dari keluarga itu",jawab Kalen datar.


"Kalen...


"Kek...aku tau apa yang Kakek lakukan demi Dea tapi bukan begini caranya Kek",ujar Kalen.


"Ya...maafkan Kakek nak.Mungkin Kakek tak memperhitungkan jika akan seperti ini", jawab Tuan Wiliam.


"Ya..."


"Kalen bawalah mobil Dea,dia membutuhkannya disana",ujar Rendra.


"Tidak Pa.Aku tidak akan membiarkan istriku berkendara memakai sopir,aku ada untuknya",jawab Kalen.


"Baiklah jika itu keputusanmu",balas Rendra tersenyum samar.


"Kalen kamu mau kemana nak?",tanya Marisa.


"Pulang...",jawab Kalen melangkah keluar dari rumah kediaman Atmaja.


"Tapi Nak.Tidakkah kamu makan dulu.Mama telah memasak makanan kesukaanmu Nak",ujar Marissa mengejar Kalen.


"Ma...aku tak bisa.Aku janji lain kali akan makan",jawab Kalen tersenyum lalu mengecup kening sang Mama dengan penuh kasih sayang.


Trang


Kalen mengambil kunci mobilnya yang jatuh tepat disamping mobilnya dan pria itu menggeram pelan.


"Shitt...",umpat Kalen melihat mobilnya telah dipasangi GPS dibawah mobilnya.


"Kalen... ada apa nak?",tanya Marrisa melihat anaknya tampak mengumpat.


"Tidak apa Ma,Dea sendirian dirumah.Aku harus pulang tapi aku tak bisa membawa mobil ini.Aku akan membawa mobil milik Dea bersamaku",ujar Kalen membawa sang Mama kembali masuk dan mengambil kunci mobil milik Dea.


Kalen melangkah menuju kamarnya untuk mengambil kunci mobil milik Dea yang ia simpan di lemari miliknya.


Kalen tersenyum tipis saat kembali menginjak kamar miliknya.Begitu banyak kenangan yang tercipta dikamar miliknya mulai saat pertama kalinya Dea memasuki kamarnya dengan ia yang masih membenci istrinya itu.Dan juga saat pertama kalinya ia menyentuh Dea untuk pertama kalinya meski bukan dikamarnya ini Dea menyerahkan kesuciannya.Banyak lagi kenangan indah yang tercipta disini.

__ADS_1


"Pa...tolong buka GPS yang terpasang dimobilku.Aku tau mereka sengaja memasangkannya karena ingin tau dimana keberadaan Dea",ujar Kalen saat sang Papa menghampirinya dikamar.


"Papa punya rencana lain untuk ini dan mungkin akan mengorbankan mobil kesayanganmu itu Nak",jawab Rendra.


"Baiklah... terserah Papa sajalah.Aku pamit",ujar Kalen melangkah menuju bagasi mobil dimana mobil sang istri berada.


Kalen memasuki mobil mewah itu dan tersenyum tipis."Kamu sangat beruntung mendapatkan mertua seperti Papaku sayang.Kami anaknya tak pernah dibelikan mobil semewah ini",gumam Kalen mengusap stir mobil dengan jemarinya.


Kalen melajukan mobilnya mewah yang hanya ada beberapa dibelahan dunia.Iri kah dia pada Dea?, jawabannya adalah tidak karena dikeluarga Atmaja kasih sayang adalah yang utama.


"Kak...", Dea berdiri diteras rumah mewahnya menyambut kepulangan sang suami.


Kalen turun dari mobil dengan senyuman dibibirnya melihat sang istri menyambut kepulangannya.


"Kak...mobil kamu mana kenapa kamu membawa mobil--


"Milikmu?.Aku tadi mampir ke rumah menemui Mama",jawab Kalen mengecup keningnya sang istri.


"Lalu Kakak tak membawaku serta?",sungut Dea mengerucutkan bibirnya ke depan.


"Nanti sayang saat kandungan kamu sudah bisa untuk melakukan perjalanan jauh.Aku tak ingin terjadi sesuatu pada kalian",jawab Kalen merengkuh pinggang Dea lalu mengecup bibit tipis Dea.


"Kak...tapi aku merindukan Mama dan Kaira Kak", rengek Dea.


"Kak--


"Apa,hum?",ujar Kalen mengedipkan matanya pada sang istri membuat Dea merona.


"Kak malu sama yang lain.Ini diluar", bisik Dea berusaha melepaskan pelukan tangan Kalen pada pinggangnya.


"Lalu kamu mau dimana,hum?",jawab Kalen berbisik tepat ditelinga Dea.


"Kak...kamu--


Kalen tersenyum tipis melihat wajah merona sang istri yang ia goda habis habisan."Kamu cantik baby,dan aku suka",ujar Kalen melepaskan rangkulannya dipinggang Dea lalu menarik pergelangan tangan Dea memasuki rumah mereka.


"Kak...aku sendirian dirumah dan kamu pulang kerumah meninggalkanku",keluh Dea.


Kalen mengentikan langkahnya lalu menarik Dea hingga menabrak dada bidangnya dan memeluk wanitanya itu dengan erat.

__ADS_1


"Baby... dengarkan aku,kamu dan calon anak kita sangat penting bagiku.Jadi tolonglah mengerti,jika nanti kandungan kamu sudah kuat aku janji akan membawamu kemanapun yang kamu mau sayang",ujar Kalen.


"I-iya Kak...",jawab Dea yang seakan terhipnotis dengan tatapan Kalen.


"Good girls.Apakah kamu sudah makan?",tanya Kalen melepaskan pelukannya.


"Belum,aku sengaja menunggu Kakak",jawab Dea.


"Baiklah...ayo kita makan",ujar Kalen.


"Di belakang ya Kak sekalian lesehan",jawab Dea.


Kalen mengerutkan keningnya."Lesehan?",beo Kalen.


"Iya kak...ayo aku sudah menyiapkannya",jawab Dea menarik pergelangan tangan sang suami.


"Hehehehe...apa lagi ini baby,hum?.Kamu mengidam lagi?", tanya Kalen terkekeh melihat makanan yang ditata Dea diatas tikar.


"Angggap saja begitu Kak,ayo duduk",jawab Dea.


"Baiklah sayang...",jawab Kalen terkekeh melihat tingkah sang istri yang setiap harinya selalu saja membuat kejutan dengan tingkah konyolnya.Dan itulah yang ia sukai dari Dea yang apa adanya.


"Aku memasak makanan kesukaan Kakak,dan untuk kali ini makan yang banyak,oke",ujar Dea.


"Kamu memasak semuanya sayang?", tanya Kalen menatap semua makanan yang tersaji.


"Ya Kak.Kenapa memangnya Kak?", jawab Dea memasang wajah polosnya.


"Baby aku sudah melarang kamu untuk memasak tapi kenapa kamu--


"Untuk kali ini aja Kak.Ini keinginan anak kamu",ujar Dea memegang tangan Kalen lalu membawanya ke perutnya.


"Janji...!"


"Iya Kak.. sebenarnya apa sih alasan kamu melarang aku masak?",tanya Dea.


"Kamu itu aku jadikan istri untuk mendampingi aku bukan untuk yang lainnya.Percuma aku gaji mereka jika pekerjaan kamu ikut mengerjakannya",jawab Kalen.


"Aku merasa diratukan sama kamu Kak, beneran deh",ujar Dea tersenyum tipis membuat Kalen benar benar terhipnotis akan senyuman sang istri yang menambah kecantikan yang Dea miliki.

__ADS_1


"Ya...karena kamu ratu di rumah ini",jawab Kalen tersenyum tipis.


...****************...


__ADS_2