
"Ya Kak..."
Kalen manarik kembali Dea ke dalam kolam dan memeluk pinggang Dea agar wanita itu tak tenggelam.
"Kak...kamu--
"Aku gak bisa nahan diri jika melihat rambut basahmu ini sayang",ujar Kalen mencium lembut bibir Dea dan m********* pelan.
"Ah...Kak.Ini di kolam aku gak mau orang melihat kita",lirih Dea menatap sekitarnya yang tampak sepi.
Kalen menarik dagu Dea agar istrinya itu menatapnya."Aku tidak segila itu melakukannya disini sayang.Aku tak akan rela tubuh kamu dilihat orang lain",ujar Kalen mengusap bibir Dea dengan ibu jarinya.
"Kak--
Kalen merapatkan tubuh Dea padanya lalu mengecup kening Dea cukup lama lalu membawa Dea ke dalam Villa dengan menggendong Dea ala bridal style.
Kalen membawa Dea ke kamar mandi lalu manarik tirai karena kamar mandi yang semi terbuka.
__ADS_1
Kalen menyalakan shower lalu membantu Dea membuka resleting baju renang Dea dari belakang.Kalen meloloskan baju renang Dea hingga kulit putih Dea mulai basah oleh air shower.
Dea tertunduk malu meski ini bukan lagi hal pertama ia tak berbusana dihadapan Kalen namun ia masih merasa malu karena tatapan pria itu pada tubuhnya.
"Kak jangan menatapku seperti itu",ujar Dea.
"Kamu sangat perfect sayang...",ujar Kalen mengusap punggung polos Dea dengan punggung tangannya membuat wanita itu memejamkan matanya menikmati rasa yang ditimbulkan oleh sentuhan Kalen.
Kalen mencium ceruk leher Dea lalu menyesapnya membuat nafas wanita itu makin memburu.
"Kak..."
Keduanya hanyut dalam gelora hasrat yang menggelora.Kalen selalu punya cara agar bisa memasuki wanitanya itu.Tak hanya di kamar mandi mereka mengulangi kegiatan panas mereka diatas ranjang.
Kevin benar benar telah terperangkap dalam pesona Dea.Semua kata katanya dulu kini berbalik menyerangnya.Ia pernah mengatakan jika dia akan membuat Dea menderita.Tapi kini semua terbalik kebahagiaan Dea adalah hal penting baginya.
"Cepat tumbuh sayang...",ujar Kalen mengusap perut datar Dea saat usai aktivitas panas mereka.
__ADS_1
Kalen menatap Dea yang sudah masuk kedalam dunia mimpinya akibat kelelahan melayani n***unya yang begitu besar."Maaf membuatmu lelah.Tapi melihatmu seperti ini satu kebahagiaan bagiku bisa membuatmu puas dengan layananku",bisik Kalen membawa tubuh polos Dea agar merapat pada tubuhnya.
Keduanya memasuki alam mimpi setelah kelelahan.Begitulah cinta kita tak ada yang tau kapan ia datang dan pergi.Cinta mampu mengalahkan logika manusia yang terkadang menolak namun hati berkata lain.
***
Kalen membuka matanya dan menatap sekeliling.Langit telah berubah kekuningan karena hari telah berganti sore.Ia melirik sang istri yang masih tidur dengan damainya.
Kalen turun dari ranjang dengan begitu hati hati agar tak membangunkan Dea.Pria itu meraih ponselnya terdapat satu pesan dari adiknya Kaisan.
Kak... orangtua kandung Dea telah ditemukan
Kalen manatap Dea yang masih memejamkan kedua matanya.Ia ikut bahagia jika keluarga kandung Dea ditemukan.
Besok kami akan pulang,jangan beritahu Dea dulu.
Kalen menyimpan ponselnya kembali keatas nakas lalu duduk dibibir ranjang.
__ADS_1
Kalen menatap langit merah karena sebentar lagi sunset akan muncul.Ia tau istrinya begitu menyukai sunset tapi ia tak tega membangunkan Dea yang masih tidur dengan begitu damai.
...****************...