Cinta Tuan Dokter Yang Posesif

Cinta Tuan Dokter Yang Posesif
Siap


__ADS_3

Malam semakin larut satu persatu tamu undangan mulai meninggalkan hotel dimana acara pesta pernikahan Kaisan dan Mika diadakan.


Sang pengantin pun tampak menuruni pelaminan untuk pergi beristirahat.Mereka akan menginap di hotel selama satu hari dua malam.Setelah itu mereka akan melanjutkan hannymoon mereka ke berbagai tempat di Indo.


Kaisan yang melihat Milka kesulitan untuk berjalan meminta gadis itu berhenti lalu membukakan high heels yang digunakan sang istri agar gadisnya itu leluasa berjalan.


Dengan menenteng high heels yang digunakan Mika tadi Kalen membimbing Mika untuk memasuki lift yang akan mengantarkan mereka ke kamar mereka dihotel itu.


"Capek?",tanya Kaisan merebahkan kepala Mika di dada bidangnya sembari menunggu lift sampai dilantai dimana kamar mereka berada.


"Sedikit Mas",jawab Mika memejamkan kedua matanya menikmati nyamannya dada sang suami.


Kaisan menyunggingkan senyumannya melihat sang istri yang mulai nyaman berdekatan dengannya.


"Aku janji akan membuatmu bahagia",batin Kaisan lalu mengecup pucuk kepala Mika.


Ting


Pintu lift terbuka,Mika kembali membuka matanya dan berdiri tegak lalu keluar dari lift diikuti Kaisan dari belakang.


Pria itu tersenyum karena tak menyangka ia seorang suami sekarang.


"Masuklah!",ujar Kaisan.


"Pintunya terkunci,aku tak tau sandinya",jawab Mika karena hotel itu menggunakan kunci ganda karena kamar itu telah dibeli oleh Kaisan atas nama Mika.


"Tanggal lahirmu", bisik Kaisan.


"Hah?"


"Ya... cobalah!",ujar Kaisan.


Dengan pelan Mika menekan tombol sesuai tanggal lahirnya dan benar saja pintu kamar itu terbuka.Mika melongo dibuatnya lalu melangkah masuk dengan pelan.Aroma terapi dan mawar segar menguap diindra penciumannya.

__ADS_1


Mika menatap seisi kamar yang dihias sedemikian rupa.


"Mandilah",ujar Kaisan.


"Ah...ya",jawab Mika saat Kaisan memeluknya dari belakang.


"Pakaian gantimu ada dilemari itu", tunjuk Kaisan pada lemari.


"Ya Mas...",jawab Mika saat Kaisan melepaskan pelukannya pada tubuhnya yang membuatnya panas dingin karena hal itu masih sangat baru baginya.


Mika berjalan menuju lemari yang dimaksud Kaisan sedangkan Kaisan duduk dibibir tempat tidur memainkan ponselnya.


Saat Mika membuka lemari itu ia dibuat melongo karena penampakan pakaian ganti yang diperuntukkan untuknya.


"Ya Tuhan pakaian ini,aku gak pakai ini saja sudah jelas akan diterkam Kaisan.Bagaimana jika aku aku pakai",batin gadis itu menatap deretan lingerie di hadapannya.


Mika mengambil satu buah lingerie yang modelnya masih masuk akal menurutnya.Meski pakaian haram itu modelnya tak ada yang wajar.


"Aku akan memakai jubah mandi nanti saat keluar kamar",batin Mika membawa pakaian yang berbentuk jaring itu ke kamar mandi.


Saat pintu kamar mandi terbuka Kaisan menoleh menatap sang istri yang berdiri diambang pintu dengan penampilan yang membuatnya menelan salivanya.


Mika mematung saat Kaisan menghampirinya.Jantungnya berdegup kencang saat tatapan Kaisan pada tubuhnya tak berkedip.


"Sexy...", bisik Kaisan tepat ditelinga Mika.


Deg


Mika tersentak saat bibir Kaisan menyentuh pundaknya.


"Tunggu aku", bisik Kaisan lalu mengecup pipi Mika dan masuk kekamar mandi.


"Huffhhh...Ya Tuhan apakah malam ini aku akan kehilangan kegadisanku!",batin Mika menghembuskan nafas berat.

__ADS_1


Mika duduk didepan meja rias lalu mengoleskan lotion pada tubuhnya.Tak lupa ia juga memakai parfum di area lehernya.


Dengan jantung yang masih berdebar Mika menatap pantulan dirinya di depan cermin.Ia terlihat seperti bukan dirinya malam ini dengan pakaian terbuka yang ia pakai.


Ceklek


Kaisan keluar dari kamar mandi dengan bertelanjang dada.Bulir air masih terlihat di tubuh kekarnya membuat Mika tak berkedip melihat tubuh polos bagian atas Kaisan.


Kaisan tersenyum tipis melihat sang istri yang menatapnya seperti itu.Lalu berjalan mengahampiri sang istri yang masih duduk di depan meja rias.


Kaisan berdiri dibelakang Mika yang menatapnya dari pantulan cermin.


"Sudah wudhu?", tanya Kaisan diangguki oleh Mika.


"Ayo...sholat sunnah dulu.Mukenahmu ada diatas ranjang",ujar Kaisan.


"Ya Mas...",jawab Mina tersenyum tipis.Ia tak menyangka jika Kaisan akan mengajaknya untuk sholat sunnah.


Keduanya melaksanakan sholat sunnah berjamaah.Setelah selesai Kaisan merapalkan sebuah doa lalu menghembuskan ke ubun ubun sang istri.


"Apakah kamu sudah siap?,jika belum aku akan menunggu sampai kamu siap",ujar Kaisan.


Mika berdebar kencang dan menghembuskan nafas panjang."Ya aku siap, ambillah hakmu malam ini Mas",jawab Mika yang tampak begitu gugup.


Kaisan tersenyum tipis."Aku janji akan melakukan dengan pelan",ujar Kaisan lalu mengangkat tubuh Mika lalu membawanya ke ranjang pengantin mereka.


Dengan pelan Kaisan mendudukkan Mika di atas ranjang lalu membuka dengan pelan mukenah yang Mika gunakan.


"Kamu cantik", bisik Kaisan.


Deg


...****************...

__ADS_1


Aku tunda dulu ya malam pertamanya 😄😄😄


__ADS_2