Cinta Tuan Dokter Yang Posesif

Cinta Tuan Dokter Yang Posesif
Dinner


__ADS_3

Dea mengehentikan langkahnya dan tersenyum saat Aris dan juga Dokter Sasha menegurnya.


"Aris....kamu--


"Ya kita juga berencana makan malam disini juga",jawab Aris yang juga tampak tampan dengan jas berwarna maroon senada dengan gaun yang digunakan Dokter Sasha.


"Oh...kita juga",ujar Dea tersenyum lebar.


"Bagaimana jika kita--


"No baby... aku sudah menyiapkan makan malam khusus untuk kita berdua malam ini",ujar Kalen saat tau arah ucapan sang istri.


"Pak Kalen benar Dee.Kita juga akan dinner malam ini disini berdua",jawab Aris menatap sang istri yang tersenyum tipis.


"Baiklah...kita duluan ya",ujar Dea karena Kalen menarik lembut pergelangan tangannya.


"Ya Dee..."


Kalen membawa Dea menunjuk sebuah ruangan dimana sebuah meja yang telah dihiasi begitu indah dengan view langsung menara Eiffel.


"Duduklah baby...",ujar Kalen menarik sebuah kursi untuk Dea.


Terimakasih Kak...",jawab Dea tersenyum tipis.


"Ya Baby",jawab Kalen lalu ikut duduk dihadapan sang istri.

__ADS_1


"Baby...", sambung Kalen menatap dalam Dea.


"Ya Kak, ada apa?", tanya Dea sedikit gugup ditatap sedemikian oleh sang suami.


"Terimakasih...",ujar Kalen mengenggam lembut tangan Dea.


"Untuk?",tanya Dea mengerutkan keningnya.


"Telah mau memaafkanku atas semua kesalahanku padamu sebelumnya.Aku...Kalendra pernah menyakitimu begitu dalamnya dulu.Tanpa aku mau melihat kebenaran yang ada padamu.Bahkan aku sering menghinamu dulu dan juga membuatmu menangis",lirih Kalen membuat Dea tersenyum tipis tanpa menjawab ucapan Kalen.Ia masih ingin mendengar apa selanjutnya yang akan suaminya itu katakan.


"Dea...Deraku.Aku sungguh sangat mencintaimu saat ini.Aku menyesali apa yang aku lakukan padamu di masa lalu.Jangan pernah membalasku dengan meninggalkanku.Karena aku tak bisa tanpamu Dera.Aku sungguh takut kehilanganmu",sambung Kalen mengecup cukup lama punggung tangan Dea.


Dea menyentuh lembut rambut klimis Kalen."Aku juga Kak...",jawab Dea membuat Kalen menegakkan kepalanya menatap sang istri yang tersenyum begitu lembut padanya.


"Kamu segalanya untukku...",ujar Kalen berdiri dari duduknya lalu meminta Dea untuk berdiri lalu memeluk Dea dengan begitu erat.


"Karena aku sedang mengungkapkan perasaanku yang begitu takut jika kamu akan--


Dea menutup mulut Kalen dengan telapak tangannya lalu menggeleng pelan."Aku tidak akan pernah meninggalkanmu Kak,dia bukti cinta kita dan tak ada alasan untukku meninggalkanmu dan memisahkanmu dengannya Kak",jawab Dea membawa tangan Kalen ke perutnya yang mulai membuncit.


"Aku mencintai kalian",ujar Kalen mengecup cukup lama kening Dea.


"Ya aku tau.Tapi anak kita saat ini sangat lapar Kak",jawab Dea membuat Kalen terkekeh gemas dengan sang istri.


"Maafkan aku,ayo kita makan!",ujar Kalen membantu Dea kembali untuk duduk.

__ADS_1


Keduanya memulai makan malam mereka dan sesekali mereka saling melempar senyuman.Kalen benar benar telah menelan ludahnya sendiri sendiri yang dulu menolak Dea dan akan membuta Dea menderita selama menjadi istrinya.Kini semuanya berbalik padanya.Justri kini ia jatuh sedalam dalamnya pada pesona mahasiswi itu.Bahkan jangankan untuk membuat Dea menderita, sedikit saja orang menyakiti wanitanya itu ia akan membalas dengan kejam seperti yang ia lakukan pada Tiara dan Fika.


"Mau berfoto?",tanya Kalen saat kedua sudah selesai makan malam.


"Tapi kita tak membawa kemera Kak",jawab Dea.


"Ponsel ku saja baby",jawab Kalen.


"Ayo...",Kalen merengkuh pinggang Dea lalu mengarahkan kamera depan ponselnya untuk berselfi dengan latar belakang menara Eiffel.


"Kak...kapan kamu megambil semua foto fotoku ini?",tanya Dea saat melihat isi galeri ponsel Kalen.


"Saat kamu tak menyadarinya baby,dan lihatlah hasilnya sangat cantik dan natural",jawab Kalen menatap satu foto Dea yang ia ambil saat Dea baru saja selesai mandi menggunakan gaun tipis saat mereka hannymoon beberapa bulan yang lalu di Bali.


"Ya...saat aku masih langsing Kak, sekarang--


"Makin sexy...",bisik Kalen mengecup tengkuk Dea.


"Sexy dari mananya Kak,udah mulai melar gini",jawab Dea.


"Kamu kayak gini demi mengandung anak kita,dan bagi aku kamu gak melar sayang, tapi yang aku katakan tapi,Sexy", bisik Kalen.


"Tapi jika nanti aku udah bengkak.Apakah kamu masih mencintaiku?",tanya Dea.


"Tentu...aku cinta kamu bukan karena semua itu.Tapi saat kamu nanti telah melahirkan kamu harus menurunkan berat badan kamu demi kesehatan kamu.Bukan aku tak suka kamu dengan tubuh melar kamu",jawab Kalen.

__ADS_1


"Ya Kak..."


...****************...


__ADS_2