Cinta Tuan Dokter Yang Posesif

Cinta Tuan Dokter Yang Posesif
Sugar babyku


__ADS_3

Bunyi dering ponsel Dea membuat Kalen menoleh pada wanitanya itu."Siapa sayang?",tanya Kalen.


"Kak Wulan,Kak",jawab Dea.


"Wulan?",beo Kalen.


"Iya... Kakak tiriku",jawab Dea.


"Yang menyerangmu saat syukuran pernikahan kita?",tanya Kalen.


"Iya Kak...",jawab Dea tak mempedulikan ponselnya karena ia tau jika Kakaknya itu menelfon pasti akan membahas uang


"Mau apa lagi wanita itu?",tanya Kalen.


"Aku gak tau Kak",jawab Dea.


"Angkat saja lalu kamu loud speaker",ujar Kalen menghampiri wanita itu.


Dea menggeser tombol hijau dilayar ponselnya.


"Ya Kak...",ujar Dea


"Lama banget sih Lo angkat telfon gue,dari mana aja Lo?",ujar Wulan terdengar ketus.


"Habis dari kamar mandi Kak",jawab Dea.


"Terus Lo sama siapa sekarang.Mana suami Lo?",ketus Wulan.


"Aku sendiri Kak...suami aku lagi diruang kerja",bohong Dea saat Kalen memintanya berkata seperti itu melalui isyarat.


"Oh baguslah...gue butuh uang.Lo pasti ada uang kan?.Masa iya istri dari Kalendra gak ada uang",ujar Wulan.


"Untuk apa sih Kak.Kakak kan kerja masa iya gak ada uang",jawab Dea.

__ADS_1


"Ck...gak usah banyak tanya,kirim sekarang!,50juta",ujar Wulan dengan entengnya.


"Ha?,Aku gak ada uang sebanyak itu Kak", jawab Dea.


"Pelit banget Lo mentang mentang jadi istri konglomerat Lo.Andai gue gak nolak Lo gak bakalan nikah dengan Kalendra",kesal Wulan.


"Jika ingin uang ya kerja",ujar Kalen tiba tiba yang sudah geram dengan mulut Wulan.


"Dea...Lo bohong sama gue..."


Tut....


"Kamu sering dimonopoli kayak gini?",tanya Kalen.


"Dulu iya Kak,tapi semenjak aku dijual untuk melunasi hutang ayah pada Kakek aku tak lagi memeberikan apa yang Kak Wulan inginkan",jawab Dea.


"Maksud kamu?",tanya Kalen mengerutkan keningnya.


"Aku terpaksa menikah dengan Kakak saat itu demi melunasi hutang ayah pada Kakek.Aku harus melepas beasiswaku",lirih Dea.


"Ya...aku tak seperti Kakak tuduhkan saat itu menikah dengan Kakak agar aku bisa hidup enak.Sama sekali gak ada niatan aku untuk itu.Semua demi balas budiku pada ayah yang telah membesarkanku selama ini",jawab Dea.


"Maaf untuk yang telah terjadi...aku akan mengurus Kakakmu agar tak lagi mengganggumu",ujar Kalen.


"Kak Wulan sebenarnya baik Kak,hanya saja salah pergaulan membuatnya suka menghamburkan uang",jawab Dea.


"Jika dia baik,dia tidak akan memerasmu seperti tadi",ujar Kalen.


"Dia menyukaimu Kak",ujar Dea.


"Ha?"


"Hehehe benaran.Dia menyukai mu Kak,karena aku sering dulu mendengar nama Kakak disebut sebut olehnya", jawab Dea.

__ADS_1


"Yang penting aku tak menyukainya,karena hatiku telah dicuri oleh gadis kecil ini",ujar Kalen mencubit pipi Dea.


"Jika dipikir pikir kamu layaknya sugar Daddyku Kak",ucap Dea.


"Ya...karena usia kita yang terpaut cukup jauh kamu seperti sugar baby ku",ujar Kalen memeluk tubuh mungil Dea.


"Kak...apakah pihak kampus tau jika kita pasangan suami istri?",tanya Dea.


"Ya...hanya dosen saja, kenapa?",tanya Kalen meletakkan dagunya di bahu Dea yang hanya mengunakan tangtop.


"Aku tak ingin besok barisan fans Kakak menyerangku",jawab Dea.


"Itu tak akan terjadi",ujar Kalen.


"Kenapa tidak... Kakak tidak tau saja jika mahasiswi fakultas kedokteran sangat memuja Kakak",jawab Dea.


"Biarkan saja karena aku memilihmu", jawab Kalen mengecup bahu polos Dea.


"Kak...ah,


Kalen menyesap bahu polos Dea hingga meninggalkan jejak kepemilikannya disana."Kamu miliku baby...", bisik Kalen.


Dea tak menjawab hanya memejamkan kedua matanya seraya tersenyum tipis.


"Dera..."


"Hmmmm..."


"Aku menginginkanmu...",bisik Kalen.Tangan pria itu menyusup masuk kedalam tangtop yang dikenakan Dea.


"Kak--


"Kita ke kamar",ujar Kalen menggendong tubuh mungil Dea ala bridal style.

__ADS_1


...****************...


Aku skip ya...kalian bayangkan sendiri aja apa yang terjadi selanjutnya...


__ADS_2