
"Dokter Bayu..."
"Apa yang terjadi?",tanya Dokter Bayu.
"Bapaknya Mika dirawat disini karena stroke", jawab Kaisan.
"Innalilahi...saya ikut prihatin",ujar Dokter Bayu.
"Terimakasih Nak...",jawab Sari.
"Ya... Tante", balas Dokter Bayu.
"Oh Kai...kita melakukan penyuluhan sekarang,karena ada pasien yang akan kamu tangani pulang hari ini",ujar Dokter Bayu.
"Ya Dok..."
"Dokter ... tolong berikan ruang perawatan VIP untuk calon mertua saya",ujar Kaisan.
"Baiklah Kai...", jawab sang Dokter.
"Mik,Bu...aku lanjut kerja dulu",ujar Kaisan.
"Ya Kai...",jawab keduanya serempak.
Mika menatap punggung lebar Kaisan yang mulai menjauh.Gadis itu tersenyum tipis,dia tak menyangka bernasib seperti ini.Menikah dengan pria kaya raya yang merupakan calon pewaris dari rumah sakit ini.
"Mik...ayo!, Bapak kamu sudah dipindahkan",ujar Sari.
"Ya Bu...",jawab Mika tersentak dari lamunannya.
__ADS_1
Gadis itu mengikuti sang ibu dan juga tim Dokter yang membawa sang Bapak ke ruang perawatan.
Sementara itu dikediaman Atmaja Marisa mulai disibukkan dengan persiapan pernikahan putra keduanya.Wanita paruh baya itu tampak berbincang serius dengan pihak EO.
"Maaf Nyonya ada tamu didepan",ujar salah satu pelayan.
"Siapa?",tanya Marisa.
"Katanya teman Nyonya",jawab pelayan.
"Baiklah Mbak, sampai disini dulu pembahasan kita,nanti saya akan meminta anak saat untuk datang kesana menentukan konsepnya",ujar Marisa.
"Baik Buk...saya permisi dulu",jawab lihat EO.
"Ya... silahkan!",balas Marisa.
Marisa menemui tamunya yang kata pelayan adalah temannya.Wanita paruh baya itu mengerutkan keningnya saat melihat teman arisannya datang kesini.
"Ini Jeng.Aku mau bahas tentang anak anak kita",jawab Vio.
Marisa mengerutkan keningnya."Anak anak kita?",beo Marisa.
"Ya...Jeje dan Kai",jawab Vio.
"Ada apa dengan mereka jeng Vio?", tanya Marisa.
"Aku berencana mau mendekatkan meriah berdua Jeng,ya selama ini mereka cukup dekat dan Jeje bilang dia mencintai Kai",jawab Vio.
"Oh... begini jeng Vio,maaf sekali tapi Kai kemarin bertunangan dengan kekasihnya.Dan ini rencananya beberapa minggu lagi akan menikah", jawab Marisa.
__ADS_1
"What?, gak mungkin.Jeje mengatakan jika mereka selama ini dekat dan mana mungkin Kai memiliki kekasih", geleng Vio.
"Saya juga tidak tau akan hal itu jeng.Saya tak pernah ikut campur dalam percintaan anak anak",jawab Marisa.
"Tapi... pertunangan Kai masih bisa dibatalkan kan jeng?,saya sangat berharap kita menjadi besan dan jika pernikahan ini terjadi maka akan sangat menguntungkan untuk perusahaaan kita",ujar Vio yang tak tau malu.
"Maaf Jeng...saya tak bisa membatalkan pertunangan anak anak saya.Kai sangat mencintai kekasihnya dan sayang tak mungkin menghancurkan hati anak saya hanya karena bisnis.Lagi pula perusahaan milik suami saya sudah besar jadi--
"Sombong kamu Jeng.Siapa sih calonnya Kai itu,kerja dimana?, apa perusahaaan kedua orangtuanya, pendidikannya dan apakah dia lebih terhormat dari keluarga saya",berang Vio.
"Maaf Jeng Vio.Dikeluarga saya tak pernah memandang seseorang dari kedudukan serta dan hartanya.Saya tak butuh calon menantu yang dari kaluarga terpandang tapi tak bisa menjaga diri",jawab Marisa.
"Jadi Jeng bilang anak saya tak bisa menjaga diri, begitu?", tanya Vio yang mulai emosi.
"Jeng sendiri mungkin tau bagaimana kelakuan Jeje.Kai tak akan pernah salah memilih wanita yang akan ia jadikan pendampingnya", jawab Marisa.
"Huh...Saya rasa pertemanan kita cukup sampai disini",ujar Vio berdiri dari duduknya.
"Terserah...",jawab Marisa.
Vio pergi meninggalkan kediaman Atmaja dengan hati panas.Ia akan meminta suaminya untuk membatalkan kerja sama perusahaan dengan perusahaaan AMJ grup.
"Pa...aku mau Papa membatalkan kerja sama perusahaaan kitab dengan perusahaaan AMJ grup.Mereka sudah berani menolak putri kita",ujar Vio menghubungi langsung suaminya.
"Gila kamu Vio.Perusahaan kita tak sebesar itu untuk menarik saham kita,yang ada kita yang bangkrut.Perusahaan kita membutuhkan bahan baku dari mereka",jawab sang suami.
"What...?"
klik
__ADS_1
"Argh...dasar pria yang berguna", umpat Vio.
...****************...