
Acara pemotongan pita pun selesai semua tamu undangnpun dipersilahkan untuk masuk melihat kantor baru itu.Tak banyak memang hanya karyawan kantor dan relasi bisnis Faris dan juga keluarga Atmaja tentunya.
"Selamat Faris, Kakek sudah menduga jika kamu bisa berdiri di kakimu sendiri",ujar Kakek William menyalami Faris.
"Terimakasih Kek,ini juga berkat kepercayaan Kakek menanamkan saham diperusahaanku", jawab Faris.
"Ya...karena Kakek percaya kamu bisa menjalankan perusahaan.Buktinya perusahaaan milik Kalen saja kamu bisa mengelolanya",ujar Kakek Wiliam tersenyum bangga pada calon cucu menantunya itu.
"Oh ya bagaimana persiapan pernikahan kalian?", tanya Kakek Wiliam yang melihat Kaira dari kejauhan menggendong si kecil Rania.
"Sudah 80% Kek...",jawab Faris.
"Baguslah...jaga cucu perempuan Kakek satu-satunya Faris.Dia princess kami yang begitu sangat kami jaga dan kami sayangi",ujar Kakek Wiliam sendu.
"Insyaallah Kek,aku akan menjaga dan mencintai Kaira dengan sepenuh hati",jawab Faris mantap.
"Ya...Kakek percaya kamu pria yang baik.Itulah kenapa kamu dengan mudahnya menjodohkan kamu dengan Kaira yang begitu manja",ujar Kakek William.
"Bukankah sifat manja seorang perempuan itu adalah sifat alaminya Kek.Malah kita akan ketar ketir jika sifat manja seorang perempuan tak lagi ada", jawab Faris.
"Ya kamu benar", timpal Kakek Wiliam membenarkan ucapan Faris.
"Faris...saya pamit dulu.Saya ada meeting setelah ini",ujar Arman salah satu sahabat dan relasi bisnisnya.
"Iya Man.Hati hati.Mari saya antar ke depan",ujar Faris ramah.
"Tidak usah Faris...",jawab Arman.
"Tuan Wiliam,saya pamit dulu",ujar Arman.
"Ya silahkan!",jawab Kakek William.
Acara itu pun akhirnya selesai,Kalen juga ikut pamit pulang dan juga Kakek William.Sedangkan Rendra dan sang istri sudah pulang sedari tadi karena ada keperluan lain.
Kini tinggal Kaira yang sedang duduk di salah satu sofa lobi memainkan ponselnya.Ia sedang membuka sosial medianya dan meng-upload foto terbarunya berasa sang Faris yang ia samarkan wajahnya.Ia tak ingin banyak orang yang mengagumi wajah tampan calon suaminya itu.
"Lagi apa,hm?",tahta Faris duduk disebelah Kaira.
__ADS_1
"Eh Mas,nih lagi melihat sosial media saja", jawab Kaira.
"Maaf ya mengabaikanmu,Mas tadi sibuk menyapa relasi kerja Mas.Maaf juga belum mengenalkan kamu pada mereka karena Mas tak ingin wajah cantik kamu jadi santapan tatapan mereka",ujar Faris.
Blush
Kaira tersipu malu dan tersenyum tipis."Apaan sih Mas,kamu gombal mulu",jawab Kaira mengulum senyumannya.
"Mas mana bisa menggombal sayang.Oh ya mau lihat ruangan Mas gak?",ujar Faris.
"Boleh?",tanya Kaira dengan mata berbinar.
"Tentu.Ayo!",jawab Faris menarik pergelangan tangan Kaira membawanya ke lantai paling atas dimana ruangannya berada.
***
"Silahkan masuk sayang...!",ujar Faris saat membuka pintu ruangan.
"Terimakasih Mas...",jawab Kaira melangkah masuk ke ruangan yang begitu sangat tertata rapi itu.
"Ya... terimakasih pujiannya",jawab Faris.
"Itu ruangan apa Mas?",tanya Kaira menunjuk sebuah pintu.
"Mau lihat?",jawab Faris.
"Iya...", angguk Kaira.
"Lihatlah...!",ujar Faris.
Kaira membuka pintu itu dan ia tampak terkejut."Mas ini--
"Ya...kamar pribadiku sayang.Masuklah!",ujar Faris.
Kaira masuk kedalam ruangan yang merupakan sebuah kamar yang terdapat ranjang king size dan juga lemari pakaian yang terdapat pakaian kerja Faris dan juga pakaian wanita.
"Mas...ini gaun milik siapa?", tanya Kaira menatap Faris penuh selidik.
__ADS_1
"Gaun gaun untukmu nantinya sayang jika kita sudah menikah",jawab Faris tersenyum tipis melihat ada raut wajah cemburu dari Kaira.
"Benaran buat aku?",tanya Kaira.
"Yes...", jawab Faris.
"Memangnya kita akan tinggal disini setelah menikah Mas?",tanya Kaira dengan polosnya.
Faris terkekeh melihat sifat polos Kaira, tentu saja ia tidak akan tinggal disini.Gaun itu persiapan jika nanti ada sesuatu hal terjadi dikamar ini setelah mereka menikah nanti.
"Tentu tidak sayang.Nanti kamu juga tau,jadi jangan dipikirkan ya",ujar Faris.
"Ya..."
"Oh ya kamu sudah makan?",tanya Faris.
"Su--dah",jawab Kaira melihat dinding kamar itu yang terdapat fotonya dan Faris saat melakukan foto prawedding satu minggu yang lalu di gunung Bromo.
Tentunya bukan Faris dan Kaira ya yang menyebabkan terbakarnya gunung Bromo.
"Mas...kamu taruh foto kita disini?", tanya Kaira.
"Ya... apakah kamu keberatan?",tanya Faris.
"Tidak Mas...",jawab Faris.
"Ayo pulang,Mas akan mengantarmu",ujar Faris.
"Tapi aku bawa mobil sendiri Mas",jawab Kaira.
"Nanti biar orang kepercayaanku yang mengantarkan mobilmu pulang",ujar Faris.
"Baik... ayo!.Kita ke Mall dulu ya Mas",jawab Kaira keluar dari kamar itu.
"Oke...",jawab Faris.
...*********...
__ADS_1