Cinta Tuan Dokter Yang Posesif

Cinta Tuan Dokter Yang Posesif
#178


__ADS_3

Kaisan tersenyum tipis melihat sang istri yang tampak tidur dengan lelap diatas tempat tidur setelah aktivas ranjangnya.


"Aku mencintaimu baby",gumam Kaisan mengusap lembut punggung polos Mika dibalik selimut.


Merasakan nyaman karena punggungnya diusap Mika makin mempererat pelukannya tubuh Kaisan.


Pria itu tersenyum lalu menyibak rambut Mika yang berantakan di area wajah.Kaisan lagi dan lagi begitu terpesona akan kecantikan yang dimiliki sang istri meski tanpa make up.


Pria itu sibuk memandangi wajah cantik Mika tanpa ikut tidur.Kaisan makin merengkuh pinggang polos Mika jingga merapat


pada tubuhnya.Ia membenamkan wajah cantik Mika di dada bidangnya.


"Sepertinya aku akan menelan ludahku sendiri yang tak akan bucin jika telah memiliki pasangan",batin Kaisan lalu mengecup puncak kepala sang istri.


"Kau membuatku hilang kendali baby",gumam Kaisan.


Mika melenguh pelan saat merasakan Kaisan tangan Kaisan yang mengusap tubuh polosnya.


"Buka matamu baby", bisik Kaisan.


Perlahan Mika membuka kedua matanya,ia begitu nyaman dengan posisi seperti ini.Wanita itu kembali membenamkan wajahnya di dada bidang Kaisan dan mengecupnya.


"Jangan menggodaku lagi baby",ucap Kaisan.


Mika hanya tersenyum tipis di dalam dekapan hangat sang suami.


"Ayo bangun,kita belum sholat ashar",ujar Kaisan.


Mika mengurai dekapannya."Mandilah Mas, setelah itu baru aku",jawab Mika mengeratkan selimut menutupi tubuh polosnya.

__ADS_1


"Ayo mandi bersama,waktu ashar hampir habis sayang",ujar Kaisan menyambar jubahnya lalu memakainya.


Mika menggeleng pelan, ia takut suaminya itu kembali menyerangnya.


"Aku janji hanya mandi,ayo",ujar Kaisan menggendong tubuh sang istri dan membawanya ke kamar mandi.


Setelah menyelesaikan mandi wajibnya keduanya melaksanakan sholat ashar berjamaah.Mika bersyukur bersuamikan Kaisan,dibalik semua kemewahan yang pria itu miliki ternyata Kaisan seorang pria yang baik agamanya.Istri mana yang tak bahagia memiliki pasangan yang baik akhlaknya serta agamanya.


Mika mencium takzim punggung tangannya sang suami setelah selesai melaksanakan sholat.Dengan pelan Kaisan mengusap kepala sang istri.


"Terimakasih telah menjadikan aku istri kamu Mas",ujar Mika menatap sang suami yang memakai baju koko itu.


"Iya... terimakasih juga telah menjadikan aku imammu dan suamimu.Insyaalllah aku menerima segala kekurangan kamu dan mencintai kelebihanmu",jawab Kaisan mengecup kening sang istri dengan lembut.


Mika berdiri duduknya lalu membuka mukenanya dan melipatnya kembali.Wanita itu berjalan menjauh meja rias dan mengambil haiddrayer untuk mengeringkan rambutnya.


Pergerakan wanita itu tak lepas dari tatapan Kaisan yang masih duduk diatas sejadah.Pria itu menyunggingkan senyuman.


Mika mengehentikan pergerakan tangannya yang sedang mengeringkan rambutnya."Gak usah Mas,kita bulan madu dirumah saja ya",jawab Mika.


"Kenapa?",tanya Kaisan berjalan mengahampiri sang istri setelah melipat kembali sejadahnya.


"Aku gak mau kemana mana aja Mas",jawab Mika.


"Yakin...?",tanya Kaisan mengambil haiddrayer dari tangan Mika lalu membantu wanitanya itu untuk mengeringkan rambutnya.


"Ya Mas...",jawab Mika.


"Katakan jika kamu berubah pikiran,oke",ujar Kaisan.

__ADS_1


"Ya..."


"Kalau begitu besok kita langsung pulang kerumah kita ya",ujar Kaisan.


"Jadi benar kamu beli rumah Mas?",tanya Mika.


"Ya...walau tak sebesar rumah Kak Kalen",jawab Kaisan.


"Yang penting itu nyaman Mas,tak perlu mewah",ujar Mika.


"Aku janji akan membelikan rumah yang lebih besar jika usahaku makin maju",jawab Kaisan.


Mika menggeleng pelan."Tak perlu Mas...asalkan bersama kamu tinggal dimana pun aku mau",jawab balas Mika.


"Terimakasih kasih telah menerimaku apa adanya",ujar Kaisan.


"Sama sama Mas",jawab Mika tersenyum tipis.


***


"Ma... liburan semester ini aku mau nginap dirumah Kak Kalen ya",ujar Kaira pada sang Mama saat makan malam bersama.


"Ya... kamu sudah menghubungi Kakakmu itu belum?",tanya Marisa.


"Kak Kalen belum, susah menghubunginya.Tapi Kak Dea sudah aku beritahu dan dia tak mempermasalahkannya.Aku ingin bermain dengan keponakan lucuku disana",jawab Kaira.


"Jangan menyusahkan Dea selama


kamu tinggal disana",ujar Rendra pada sang putri.

__ADS_1


"Oke Pa",jawab Kaira.


...****************...


__ADS_2