Cinta Tuan Dokter Yang Posesif

Cinta Tuan Dokter Yang Posesif
Kasmaran


__ADS_3

Kaira meletakkan ponselnya diatas tempat tidur dan merebahkan tubuhnya di atas ranjang.Untuk mandi ia masih malas dan juga ia tidak mungkin meninggalkan Rania sendiri saat ia di kamar mandi.Anak itu lagi aktif-aktifnya saat ini.


"Ty..."


"Apa sayang?",tanya Kaira.


"Bobok...antuk",jawab bocah itu dengan mata yang terlihat sayu menahan kantuknya.


Harusnya batita itu sudah tidur dari tadi setelah mandi.Tapi entah kenapa ia tak mau tidur dan malah merengek menyebutkan Auntynya pada Dea.Mungkin karena jarang bertemu Kaira gadis kecil itu merindukan Auntynya.


Memang akhir akhir ini mereka jarang bertemu meski tinggal satu rumah.Saat Kaira akan berangkat kerja gadis kecil itu baru bangun dan saat Kaira pulang ia sudah tertidur.Dan tadi nampaknya gadis itu menahan rasa kantuknya demi bertemu Kaira.


Kaira mengambil bantal dan menidurkan keponakannya itu sembari mengusap lembut punggung gadis kecil nan lucu itu.


Tak memerlukan waktu lama Rania sudah tertidur pulas.Kaira mengecup pipi chubby gadis kecil itu dengan lembut.


"Aunty sayang sekali sama Rania", bisik Kaira lalu mengambil guling untuk mengapit tubuh kecil keponakannya itu agar tidak jatuh karena ia berencana membersihkan tubuhnya sebentar.


Setelah memastikan aman Kaira melangkah menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.Ia sengaja membiarkan pintu kamar mandi terbuka begitu saja agar ia bisa mengawasi Rania dari jauh.Ia sudah mengunci pintu kamarnya jadi aman tak akan ada yang bisa masuk secara tiba-tiba.


Setelah beberapa menit Kaira menyudahi ritual mandinya.Gadis itu segera keluar dan berpakaian.Ia tersenyum melihat Kaira yang terlihat dengan wajah polosnya yang terlihat lucu bagi Kaira.


Kaira meraih ponselnya dan ternyata terdapat pesan masuk dari sang kekasih.Buru buru ia membuka pesan itu.


Mas Faris


[Sweety nya Mas, makanannya sudah dikirim kesana ya.Semoga kamu suka.]


Mas Faris


[Mas berangkat dulu ya.]


Kaira tersenyum tipis membaca pesan dari Faris yang membuat jantungnya tak sehat.Pria itu membuat kerja jantungnya cukup keras dengan debaran tak beraturan.


Tok tok tok


Kaira membuka pintu kamarnya dan tampak seorang pelayan berdiri didepannya.


"Ada apa Bik?", tanya Kaira.


"Maaf Nona dibawah ada titipan makanan untuk Non Kaira",jawab pelayan itu ramah.


"Oh...boleh minta tolong dibawakan ke sini saja Bik, Rania lagi tidur dan gak bisa ditinggal lama takutnya jatuh",ujar Kaira.


"Baik Non....",jawab pelayan itu patuh.


Kaira menutup kembali pintu kamarnya lalu meraih ponselnya.


Mas makanannya sudah sampai, terimakasih ya


Mas Faris

__ADS_1


[Iya...dimakan ya]


**Ya Mas... semangat kerjanya**


Lama menunggu balasan namun tak kunjung masuk, Kaira meletakkan ponselnya diatas nakas.Mungkin Faris lagu sibuk begitu pikirnya.


Tak lama makanan yang dikirimkan sang kekasih datang di antarkan pelayan kekamarnya.Gadis itu tersenyum melihat menu makanan khas Korea yang lagi kekinian dan viral.


Kaira mencoba menyuap satu menu kedalaman mulutnya dan rasanya begitu pas di lidahnya.


"Huummm...ini enak banget",gumam Kaira menikmati makanan itu dengan begitu lahapnya.


Ting


Mas Faris


[Iya sayang...maaf ya balas nya agak lama.Tadi lagi ada sedikit masalah di bagian dapur.]


Mas Faris


[Makanan udah dimakan?,enak gak sayang?]


Kaira tersenyum tipis lalu mengetik balasan dengan lincahnya.


**Enak kok Mas...ini lagi makan**


Mas Faris


**Iya Mas**...


Mas Faris


[Video call ya sayang]


**Aku lagi makan Mas,kamu katanya juga lagi sibuk**


Mas Faris


[Sudah selesai kok,ini lagi diruangan.Mau ya]


Tring


Mas Faris is calling...


Kaira terkesiap ternyata pria itu benar benar menghubunginya.


"Ya Mas...",ujar Kaira saat panggilan video terhubung.


"Lagi dimana?",tanya Faris.


"Dikamar Mas", jawab Kaira tersenyum tipis.

__ADS_1


"Katanya lagi makan",ujar Faris.


"Iya...makannya dikamar.Rania lagi tidur jadi gak bisa ditinggal takutnya jatuh",jawab Kaira.


"Oh...besok aku jemput ya",ujar Faris.


"Ya Mas...,apa tak merepotkan kamu?", tanya Kaira.


"Ya gak lah sayang...",jawab Faris membuat gadis itu salah tingkah di panggil dengan sebutan sayang.


"Hmmm Mas sudah makan?",tanya Kaira gugup ditatap begitu intens oleh Faris.


"Belum, sebentar lagi.Lagi dibuatkan",jawab Faris.


"Oh...."


"Cantik...", gumam Faris


"Apanya Mas?",tanya Kaira.


"Kamu cantik...",puji Faris.


Kaira tersipu malu."Biasa saja kok Mas", jawab Kaira gugup.


"Bukan biasa tapi luar biasa--cantiknya",puji Faris.


"Ish... gombal kamu Mas", jawab Kaira dengan jantung yang berdebar kencang dan muka yang mulai memanas.


"Aku tidak suka menggombal sweety.Aku berkata apa adanya", ujar Faris.


"Mas... stop! atau aku matikan teleponnya",jawab Kaira yang benar benar berdebar saat ini.


"Hahaha...iya.Mas tutup dulu ya, jangan bergadang",ujar Faris.


"Iya Mas...",jawab Kaira.


"See you sweety...",ujar Faris mengedipkan sebelah matanya membuat Kaira mematung dan seketika tawa pria itu pecah melihat reaksi Kaira.


Klik


Kaira langsung mematikan sambungan teleponnya.Gadis itu menyudahi makan malamnya.


Sementara itu di sebuah ruangan seorang pria masih menyisakan tawanya melihat reaksi sang kekasih.


Jujur Kaira membuatnya segila ini.Ia merasa hidupnya lebih berwarna sekarang.


"I love you more sweety",gumam Faris.


...****************...


Yang minta author khilaf up dua bab ya.Ini udah di up Jangan lupa dukungannya.Kopinya untuk author ya.

__ADS_1


__ADS_2