
Kaira sudah rapi dengan penampilannya meski harus melewati banyak drama dulu.Faris melarang Kaira memakai celana jeans nya mulai hari ini.Pria itu takut janin yang ada di dalam perut Kaira merasa kesakitan.Benar benar pria itu begitu sangat overprotektif sekali kepada Kaira.
Dan akhirnya Kaira gaun yang ia padupadankan dengan auter.Dan tak hanya sampai disitu Faris juga menyembunyikan semua high heels milik Kaira.Pria itu memintanya sang istri untuk memakai sepatu yang tak memiliki hak tinggi.
Meski awalnya Kaira merengut kesal tapi Bik Sum mengiyakan ucapan Faris dan akhirnya Kairapun menurut.
Faris akan menaikkan gaji Bik Sum karena sudah membantu dirinya membujuk sang istri.Bik Sum pun senang bukan main gajinya naik menjadi dua kali lipat.
"Ayo sayang...",ujar Faris menggandeng Kaira keluar dari apartemennya.
"Nanti Mas tungguin di parkiran ya", sambung Faris.
"Apa kamu gak bosan Mas?",tanya Kaira.
"Tidak...Mas nanti akan memeriksa beberapa pekerjaan Mas di mobil.Kamu hanya ujian kan?",jawab Faris.
"Iya...",angguk Kaira.
"Kalau begitu jangan pikirkan Mas,oke.Fokus sama ujian kamu saja.Tapi benaran nih kamu gak pusing lagi?",tanya Faris.
"Iya...aku udah baikan kok",jawab Kaira.
Keduanya berangkat menuju kampus Kaira yang berjarak sekitar 3 km dari apartemen Faris.Pria yang mengenakan baju kaos yang dipadu padankan dengan celana jeans biru terlihat lebih muda dari usianya.Kaira saja begitu terpesona melihat penampilan Faris saat ini yang lain dari pada biasanya.Hampir setiap hari Faris mengenakan kemeja dan celana bahan.Tapi kali ini sangat berbeda dan itu membuat Kaira takut nantinya suaminya itu dilirik wanita lain.Dan ia tak akan membiarkan itu terjadi.
Andai Kaira tau jika tadi pagi ada pelakor yang berusaha mendekati suaminya sudah dipastikan wanita hamil itu akan merenggut kesal.
"Apakah Mas sangat tampan sayang, sehingga kamu menatap Mas seperti itu?",tanya Faris yang memergoki Kaira yang memperhatikannya.
"Eh...Aku--
"Kenapa?,kamu bebas memandangi Mas sepuas kamu", sambung Faris.
"Ya kamu terlihat sangat tampan Mas,bahkan terlihat jauh lebih muda dari usia kamu",jawab Kaira jujur.
__ADS_1
"Hahaha...Mas bisa terbang jika kamu memuji Mas seperti itu sayang", gelak Faris yang sedikit nervous dipuji sang istri.
"Aku serius Mas,nanti kamu jangan keluar mobil ya.Takutnya mahasiswi malah mendekati kamu",ujar Kaira.
"Mas hanya milik kamu sayang,jadi jangan mengkuawatirkan apapun",jawab Faris mengenggam jemari Kaira lalu mengecup punggung tangan wanita itu.
Kaira rasanya meleleh saat ini diperlakukan semanis ini oleh Faris.Pria itu sungguh pandai membuat Kaira melayang.
Tak lama mobil Faris memasuki kawasan kampus dan memarkirkan mobilnya di parkiran khusus mahasiswa.
"Aku turun dulu ya Mas",ujar Kaira.
"Iya... semangat sama fokus sama ujiannya",ujar Faris mengecup kening Kaira.
"Sayang Papa,jangan bikin Bunda kesusahan ya sayang", bisik Faris di depan perut Kaira lalu melabuhkan kecupan di balik gaun yang Kaira kenakan.
"Kok Papa sih Mas,ayah dong kalau dianya manggil aku Bunda", ucap Kaira.
"Gak...aku lebih suka dianya nanti manggil aku Papa dan kamu Bunda",jawab Faris.
"Iya...",jawab Faris tersenyum tipis.
Faris menatap punggung sang istri yang mulai menjauh dari pandangannya.Ia tak menyangka akan memiliki istri dan ia begitu sangat mencintainya dan juga bisa dibilang menjadi budak cinta dari Kaira.
Ia sudah jatuh dalam pesona Kaira,dan ia mengakui jika ia tak bisa tanpa Kaira.Ia sudah sangat bergantung pada Kaira.
Ting
Geovano
[Pak... wanita itu sudah ada pada saya.Lalu apa yang harus saya lakukan padanya?]
Faris melakukan panggilan video dengan Geovano.
__ADS_1
"Mana dia Geo?",tanya Faris.
"Hubungkan panggilanku ke layar proyektor yang ada disana",ujar Faris
"Baik Pak..."
"Faris... tolong aku pria ini--
"Dia adalah orangku,aku peringatkan padamu untuk tak lagi mengusikku.Kita tak pernah menjalin hubungan ataupun dekat dulunya",ujar Faris.
"Tapi aku menyukaimu dari dulu Faris", pekik wanita itu.
"Sayangnya aku tidak",jawab Faris.
"Geo...lakukan apapun yang membuatnya jera",ujar Faris.
"Baik lah Pak, bolehkah aku mencicipinya Pak",ujar Geo menatap lapar tubuh wanita itu yang berbalut gaun yang cukup ketat dan sexy.
"Terserah kau saja Geo, yang aku inginkan dia tak lagi mengangguku",jawab Faris lalu mematikan panggilannya.
****
"Kau sangat sexy baby,tapi sayangnya kau tawanan dari bosku", ucap Geovano mengusap paha wanita itu yang cukup terbuka karena gaunnya cukup pendek.
"Lepaskan aku bajingan", teriak wanita itu.
"Hahaha tentu saja tidak akan,kau harus melewati siksaanmu dulu disini dan aku inginkan menikmati tubuh indahmu ini", ucap Geovano tersenyum mesum.
"Aku tidak sudi",jawab wanita itu meludahi Geovano sehingga membuat pria itu tampak murka.
"Pengawal kesinikan cambuknya!",teriak Geovano.
Geovano mencambuk wanita itu dan tentu menikmati tubuh wanita itu disaat wanita itu tak lagi bisa melawan.
__ADS_1
"Itulah hukumannya jika kau mengusik Tuan Faris,dan aku tidak akan melepaskanmu.Kau akan menjadi budak ranjangku",ujar Geovano tersenyum miring meninggalkan wanita itu dikamar pribadinya dan menguncinya.
...****************...