
Mika menatap dirinya dari pantulan cermin setelah selesai mengeringkan rambutnya.Satu minggu sudah ia menjadi seorang istri dari Kaisan.Dan hari ini pria itu kembali melanjutkan Coasnya di rumah sakit yang tinggal beberapa bulan lagi.
Wanita itu menatap jam yang masih menunjukkan 05:30 menit.Mika melangkah menuju ranjang dimana sang suami yang masih tertidur lelap.
"Mas... bangun!",ujar Mika mengusap lembut rambut Kaisan.
Merasa tidurnya terganggu pria itu mengggeliat pelan tanpa mau membuka matanya.
"Mas...ayo.Subuh hampir habis,kamu belum sholat",bisik Mika pelan.
Kaisan membuka kedua matanya lebar lebar karena teringat ia belum menjalankan kewajibannya itu.
"Kamu sudah sholat?", tanya Kaisan.
"Belum Mas,nunggu kamu",jawab Mika.
"Ya sudah aku mandi dulu",ujar Kaisan segera bangkit dari tidurnya.
Setelah 10 menit membersihkan tubuhnya Kaisan segera melaksanakan sholat subuh berjamaah dengan sang istri tercinta.Sungguh nikmat rasanya bisa melaksanakan sholat dengan mengimami sang istri.
Setelah selesai mereka berdoa untuk keselamatan rumah tangga mereka dan juga meminta untuk segera diberikan keturunan yang baik.
"Aku bikin sarapan dulu ya Mas,baju kamu udah aku siapkan di walk in closet",ujar Mika.
"Memangnya mereka belum datang sayang?", tanya Kaisan menanyakan pelayan mereka yang diliburkan sang istri selama mereka menikmati bulan madu mereka.
"Nanti siang Mas",jawab Mika yang sedang merapikan mukenanya.
"Oh...ya sudah.Bikin roti panggang saja sayang",ujar Kaisan agar sang istri tak terlalu repot.
"Baiklah Mas...aku tinggal ya", jawab Mika.
"Ya...hati hati turun tangganya",ujar Kaisan.
"Iya...",jawab Mika.
Sesuai permintaan Kaisan Mika membuatkan roti panggang untuk sang suami dengan selai kacang kesukaan pria itu.
Tak lupa juga Mika menyiapkan jus buah karena Kaisan tak menyukai kopi.Pria itu menjaga pola makannya dengan baik.Dia makan nasi hanya disiang hari.Malamnya ia makan makanan lainnya yang tak terlalu mengandung karbohidrat tinggi dan yang penting sehat.
__ADS_1
Tak lama pria itu turun dari lantai atas dengan pakaian rapi dan menenteng tas kerjanya.Mika tersenyum tipis melihat betapa berbedanya sang suami jika sudah memakai pakaian kerjanya.Pria itu terlihat begitu berwibawa dengan memakai kaca mata bacanya.
"Kenapa?",tanya Kaisan melihat sang istri yang menatapnya tak berkedip.
"Oh itu aku--
Cup
"Apakah aku setampan itu sehingga istriku ini sampai gak berkedip,hum?",bisik Kaisan setelah mencuri kecupan dipipi kanan sang istri.
"Ya...kamu sangat tampan Mas, aku jadi takut kamu banyak yang lirik",jawab Mika.
"Tapi sayangnya aku sudah milik kamu,dan aku tak peduli dengan mereka",ujar Kaisan.
"Benarkah?",tanya Mika.
"Ya...",jawab Kaisan.
Ting tong
"Mas siapa pagi pagi bertamu ya?",tanya Mika.
"Sebentar ya Mas",ujar Mika melangkah mini pintu utama rumah itu.
Ceklek
"Mama...",ujar Mika tersenyum lebar
"Mama ganggu kalian ya?",tanya Marisa sengaja mendatangi rumah anak dan menantunya pagi pagi sekali.
"Gak kok Ma,ayo masuk?",ujar Mika mempersilahkan mertuanya itu masuk.
"Kalian tidak memakai jasa pelayan untuk rumah sebesar ini?", tanya Marisa tak menemukan satu orangpun pelayan.
"Pakai kok Ma,masuk hari kni.Ayo Ma,kita sarapan dulu",jawab Mika.
"Ya...", ujar Marisa.
"Kai..."
__ADS_1
"Mama...",ujar Kaisan.
"Maaf mengganggu waktu kalian,Mama sendirian dirumah jadi Mama ke sini",ucap Marisa.
"Kakek dan Kaira juga Papa kemana,Ma?", tanya Kaisan.
"Kakek dan Papa kamu lagi ke luar kota, Kaira liburan ke rumah Kakak kamu",jawab Marisa.
"Oh..."
"Ma ayo sarapan.Maaf adanya hanya roti karena requesan Mas Kaisan yang gak ingin makan berat pagi ini",ujar Mika menyajikan roti panggang dihadapan sang mertua.
"Gak apa apa sayang.Kalian kapan pulang dari Raja Ampat?", tanya Marisa yang gak tau jika anak dan menantunya tak jadi kesana.
Mika dan Kaisan saling pandang lalu tersenyum tipis.
"Gak jadi berangkat Ma, menantu Mama gak mau kemana-mana katanya",jawab Kaisan.
"Jadi satu minggu ini kalian dirumah saja?", tanya Marisa terkejut dengan apa yang dikatakan anaknya.
"Ya...sesekali kita pergi nonton ke luar",jawab Kaisan.
"Kita ingin menikmati pacaran setelah menikah dulu Ma,untuk honeymoon mungkin belakangan setelah Mas Kaisan menyelesaikan Coasnya",timpal Mika.
"Yang ada kalian itu babymoon bukan honeymoon lagi",ujar Marisa.
"Kai...Mama ajak Mika ke butik ya",ujar Marisa.
"Aku gak mau Mika kerja lagi sama Mama ya",jawab Kaisan.
"Ya enggaklah Kai,mana mungkin Mama membiarkan menantu Mama bekerja",ujar Marisa.
"Aku ingin Mika dirumah dulu Ma,agar Mama segera memiliki cucu",jawab Kaisan.
Marisa tersenyum mendengar ucapan sang anak yang tak menunda untuk memiliki anak.
"Ya Mama doakan semoga Mika mengandung cucu kedua Mama", timpal Marisa di amini oleh Mika dan Kaisan.
Setelah Kaisan berangkat Mika dan Marisa juga berangkat ke butik.Kali ini bukan untuk bekerja ya tapi menemani mertua saja.
__ADS_1
...****************...